Monthly Archives: March 2014

MAINTENANCE COST MANAGEMENT

ACARA

7 – 8 April 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
5 – 6 Mei 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
9 – 10 Juni 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
7 – 8 Juli 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
11 – 12 Agustus 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Maintenance Cost Management adalah suatu manajemen pengelolaan biaya maintenance yang mengulas tentang cara bagaimana menurunkan biaya maintenance dari pengeluaran yang tidak perlu, bagaimana mengontrol pengeluaran biaya maintenance, bagaimana improvisasi pengeluaran maintenance serta pada akhirnya bagaimana menyeimbangkan biaya maintenance dengan jumlah produksi yang dihasilkan.

Pelatihan ini sangat cocok sekali bagi perusahaan yang ingin menurunkan biaya maintenance atau ingin mengontrol biaya yang dikeluarkan oleh maintenance atau bahkan yang sudah kerepotan dan frustasi dengan pengeluaran biaya maintenance yang cukup besar dan tidak terduga serta sudah mempengaruhi biaya produksi.

Di dalam training ini akan dibahas tentang “3 Corong Biaya Maintenance”, yaitu Repair Cost, Maintenance Cost dan Improvement Cost. Berdasarkan pengalaman, Repair Cost akan menyedot biaya maintenance sampai dengan 60% dan bahkan ada yang sampai 70%. Padahal Repair Cost adalah biaya yang seharusnya tidak dikeluarkan dalam memanage kegiatan maintenance. Kemudian Maintenance Cost akan mengajarkan kita berapa sebenarnya biaya maintenance yang ideal. Serta terakhir Improvement Cost akan mengajarkan kepada kita teknik teknik melakukan improvisasi biaya maintenance.

Maintenance Cost Manajemen ini telah diaplikasikan di dalam sebuah industri dan sanggup menurunkan Maintenance Cost sampai dengan 121 % dalam waktu satu tahun (Year on Year Comparing).



Training Outline MAINTENANCE COST MANAGEMENT

  • Konsep Maintenance Cost Management
  • Goals dari Maintenance Cost Management
  • Organisasi Biaya Produksi
  • Bagan organisasi biaya
  • Metode dan Tools pengontrolan biaya maintenance
  • Repair Cost, corong ke-1 Biaya Maintenance
  • Konsep Natural dan Forced Deterioration
  • Parts Life Time Cycle
  • Maintenance Cost, corong ke-2 Biaya Maintenance
  • Prinsip-prinsip Engineering
  • Konsep “Ideal State”
  • Improvement Cost, corong ke-3 Biaya Maintenance
  • Pareto Chart
  • Value Engineering
  • Quantity of Maintenance. Mempelajari cara melakukan manajemen terhadap jumlah mesin dan jumlah personel maintenance.
  • Quality of Maintenance. Mempelajari cara mengukur kualitas dari pekerjaan maintenance yang dilakukan oleh personel maintenance.



Metode Pelatihan MAINTENANCE COST MANAGEMENT

Dialog Interaktif / Sharing, Diskusi Grup, Latihan di Kelas, Study Kasus



Sasaran Peserta Pelatihan MAINTENANCE COST MANAGEMENT

Teknisi Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Foreman Maintenance / Engineering, dan lain-lain



Lama Pelatihan MAINTENANCE COST MANAGEMENT

2 hari (14 jam)

Tanggal Pelatihan MAINTENANCE COST MANAGEMENT

  • 7 – 8 April 2014
  • 5 –  6 Mei 2014
  • 9 – 10 Juni 2014
  • 7 – 8 Juli 2014
  • 11 – 12 Agustus 2014
  • 8 – 9 September 2014
  • 13 – 14 Oktober 2014
  • 6 – 7 Npovember 2014
  • 8 – 9 Desember 2014



Investasi Pelatihan MAINTENANCE COST MANAGEMENT

IDR. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)



Facilitator :

Bapak Indro & Team

MAINTENANCE COST MANAGEMENT

 

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

SPESIFIKASI & HARGA PERKIRAAN SENDIRI/OWNER ESTIMATE (HPS/OE)

Acara

25 – 27 Juni 2014 | Rp 5.950.000/person di Bandung
15 – 17 Oktober 2014 | Rp 5.950.000/person di Bandung

 

 

PENGANTAR TRAINING HPS/OE :

Spesifikasi & HPS/OE yang tepat & akurat sangat menentukan dalam proses penyusunan anggaran pengadaan barang & jasa, baik untuk pembelian rutin maupun proyek, dimana spesifikasi & HPS/OE akan disertai; durasi waktu, ruang lingkup pekerjaan, desain, & detail anggaran biaya.

Dalam penyusunan spesifikasi & HPS, mutlak diperlukan pemahaman terhadap;  prinsip budgeting, metode analisa biaya, spesifikasi teknis, TKDN, serta regulasi terkait. Dengan kemampuan ini maka team pengadaan barang & jasa dapat mengevaluasi penawaran yang masuk dengan lebih cermat, serta melakukan negosiasi yang lebih baik dengan calon supplier/kontraktor/vendor.


MANFAAT PELATIHAN HPS/OE 
:

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:

  1. Memahami regulasi terkait
  2. Menyusun spesifikasi
  3. Menyusun & menghitung HPS/OE
  4. Survey harga & analisa biaya
  5. Melakukan negosiasi yang lebih baik



METODE PELATIHAN HPS/OE 
:

Class presentation, discussion, study analysis, & video presentation, dengan konsep:

  • 20% teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antar industri
  • 40% studi kasus nyata & diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta



TARGET PESERTA PELATIHAN HPS/OE 
:

Para Profesional di bidang:

  1. Supply Chain/Logistik, Procurement/Purchasing, PPIC, Produksi, Komite Pembelian, Unit Layanan Pengadaan.
  2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan.
  3. Project Manager, Compliance Unit, & Internal Auditor.
  4. Kepala Unit/Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses negosiasi dengan supplier/kontraktor/vendor.
  5. Yang  ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini



CAKUPAN MATERI
PELATIHAN HPS/OE :

HARI PERTAMA:

  1. Perencanaan Pengadaan Barang & Jasa
  2. Metode Penyusunan Spesifikasi
  3. Metode Survey Harga
  4. TKDN

HARI KEDUA:

  1. Metode Analisa Biaya
  2. Analisa Harga Pokok Penjualan & Harga Satuan Pekerjaan
  3. Analisa Biaya Umur Ekonomis (TCO)
  4. Metode Penyusunan HPS

HARI KETIGA:

  1. HPS Pengadaan Barang
  2. HPS Jasa Konsultan & Jasa Lainnya
  3. HPS Pekerjaan Konstruksi
  4. Evaluasi & Negosiasi Penawaran Berbasis HPS

 

INSTRUKTUR PELATIHANHPS/OE : 

Deni Danasenjaya, SE, MM

Deni Danasenjaya,SE.,MM is alumni from university of Indonesia(UI)(majoring in Banking) and Mahardhika economics school(majoring in management science) for his bachelor program and  he studied at Bogor Institute of Agriculture (IPB) (majoring in agro business management) for his master program. To improve his competencies, he has followed many courses, such as : Manajemen Logistik Farmasi, Lean Manufacturing and Value Stream Mapping, Serial of Supply Chain Management Course, Serial of Export-Import Course, Managing Supplier Performance, Next Level Purchasing, Warehouse Management, Stock Exchange Integrated Training, Export-Import Management, Fixed Income Dealer, International Trade Finance, Deutsche Bank, Exim Course, Retail Banking System, Banking Operational System. Mr. Deni Danasenjaya is active instructor teaching training classes for topics such as Procurement Management, Supplier Relationship Management, Procurement Negotiation & Contracting Strategy, Procurement & Production Planning, e-Procurement, Warehouse Management, Vehicle and Land Transportation Management, Asset Management, Supply Chain Management, Supply Chain Management Fundamental, Procurement Management, Supply Chain Improvement, Procurement Negotiation, Export-Import & Customs Review. Mr. Deni Danasenjaya has many real working experiences, because he himself has been working in some companies or institutions such as PT. MetaSistem Solusi, Islamic Relief Indonesia, PT.Citra Transport Logistic, PT. Inter-Pacific Bank Tbk., PT. Bank Niaga Tbk.



VENUE TRAINING HPS/OE :  

  • Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)
  • Yogyakarta (Jogjakarta plaza hotel/Ibis hotel yogyakarta/Ibis Styles yogyakarta hotel/Mutiara hotel/ Melia Purosani hotel)

TRAINING DURATION :  3 days

 

TRAINING TIME : 

  1. 25 – 27 Juni 2014
  2. 15 – 17 Oktober 2014

 

INVESTATION PRICE/PERSON :

  1. Rp 5.950.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 5.500.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FASILITAS TRAINING HPS/OE :

  1. Training Module
  2. Flashdisk contain training material
  3. Certificate
  4. NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Foto
  8. Training room with full ac facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffee break everyday of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation from hotel of participants to hotel of training VV (if minimal participants from the same company is 4 )

 

 

METODE PENYUSUNAN SPESIFIKASI & HARGA PERKIRAAN SENDIRI /OWNER ESTIMATE

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

ACARA

25 April 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
16 Mei 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
27 Juni 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Space atau tempat adalah satu hal yang paling utama dalam bisnis Cargo Handling. Bukan masalah luasnya yang menjadikan sebuah Cargo Handling Company menjadi sebuah perusahaan yang besar tetapi bagaimana mendayagunakan Space / Tempat yang kecil tetapi mempunyai produktifitas yang tinggi yang menentukan Qualified dan tidaknya sebuah perusahaan Cargo Handling. Perusahaan Cargo Handling yang dapat menciptakan Less Space dan Less Inventory akan menjadi perusahaan yang sangat competitif

Just in Time (JIT) adalah salah satu sistem yang dapat menciptakan arus keluar masuk barang menjadi tinggi. Barang akan cepat masuk ke dalam Warehouse dan akan cepat keluar juga dari Warehouse sehingga produktivitas dari Warehouse menjadi tinggi dan terciptalah Less Space dan Less Inventory. Tools yang mendukung terealisasinya sistem JIT ini adalah Kanban. Dengan menggunakan Kanban, sistem akan memberikan signal tentang berapa jumlah inventory / barang yang dapt ditampung dalam warehouse yang paling efisien, berapa jumlah kanban yang dibutuhkan, berapa lama lead time yang diperlukan dalam suatu proses serta kapan kita harus order / menambah barang yang akan di masukkan ke dalam warehouse.

Training ini juga akan membahas Jenis dan Model Kanban yang cocok untuk diaplikasikan di areanya masing-masing, Kelebihan dari sistem Less Invetory serta Komponen dari Lead Time.

 

Pokok Bahasan Pelatihan KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

  1. Konsep dan Definisi dari Just in Time (JIT)
  2. Kanban sebagai sistem pengendali operasi Just in Time
  3. Pull System dan Push System
  4. Fungsi Kanban
  5. Jenis-jenis Kanban
  6. Model-model Kanban
  7. Aturan main Kanban
  8. Cara menentukan jumlah Kanban
  9. Sasaran dan Hasil Kanban
  10. Kelebihan dari sistem Less Inventory
  11. 7 Pemborosan di tempat kerja
  12. Komponen dari Lead Time

Metode Pelatihan KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

Sasaran Peserta Pelatihan KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

Operator, Teknisi, Staff / Officer, Supervisor sampai dengan Manager

Lama Pelatihan KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

1 hari (7 jam)

Tanggal Pelatihan KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION

  • 25 April 2014
  • 16 Mei 2014
  • 27 Juni 2014
  • 18 Juli 2014
  • 14 Agustus 2014
  • 19 September 2014
  • 13 Oktober 2014
  • 27 Npovember 2014
  • 19 Desember 2014

Investasi :

IDR. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)

Facilitator :

Bapak Indro & Team

KANBAN SYSTEM IMPLEMENTATION : Tools untuk menciptakan Less Inventory – Less Space

 

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

KAIZEN WITH LEGO

ACARA

3 – 4 April 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
5 – 6 Mei 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
9 – 10 Juni 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Bersimulasi ala operator produksi …. berhitung ala Manager dan berkreasi ala Director

 

Increasing Manufaturing Profit by “Lego Assembly Line Simulation Training” adalah sebuah design training program terbaru yang diciptakan untuk mem”visualisasi”kan kinerja sebuah Company ke dalam sebuah Simulasi suatu Assembly Line.

Attractive…., itulah sebutan yang paling tepat untuk model training terbaru ini. Karena di dalam training ini para peserta training akan bermain dengan menggunakan lego untuk mengassembly sebuah “product” (ala operator) dengan menggunakan metode dan konsep Plant Manufacturing. Setelah bermain, para peserta training akan berlatih menghitung berapaProduction Cost yang dikeluarkan dalam menciptakan sebuah produk. Selain itu peserta training juga akan akan menghitung Management Index yang lain seperti: berapa Added Value dari sebuah produk, berapa BEP yang dibutuhkan dan berapa persen Profit Ratio yang dihasilkan.

Selain itu lebih detail lagi, peserta training juga akan menghitung Component of Cost dari sebuah “produk” seperti Production Time, Operator Charge, Assembly Processing Cost serta Machine Depreciation.

“Improvement is never Ending”. Sebuah pepatah yang patut untuk di implementasikan. Untuk itu, setelah peserta training memahami cara menghitung berbagai Management Index yang merupakan indikasi performance dari sebuah company, peserta training akan di latih untuk melakukan improvement manufaturing cost dari sisi Production Cost melalui “Improvement Metode Kerja” atau dalam bahasa Jepangnya di kenal dengan istilah “Gemba Kaizen”.

Production Cost yang rendah adalah merupakan daya saing tersendiri bagi sebuah company yang tidak gampang ditiru oleh company yang lain.

“Creative” adalah salah satu kata kunci yang dapat menjamin kelangsungan hidup sebuah company di masa depan.

Untuk itu, peserta training selanjutnya juga akan diberi bekal tentang apa itu“Value Engineering”. Kreativitas yang dikeluarkan setelah memahami Value Engineering akan langsung diimplementasikan ke dalam Simulasi Assembly Line dan tentunya akan dapat dihitung langsung keuntungan yang di dapat melaluiValue Engineering. Simulasi dengan memasukkan ilmu “Value Engineering” merupakan Final Project dari training ini.

Karena peserta training ini adalah dari berbagai macam departemen dalam sebuahcompany maka diharapkan masing-masing peserta training juga dapat lebih memahami proses dan biaya proses dari masing-masing bagian / departemen sehingga secara keseluruhan dapat berkontribusi dalam menurunkan biaya suatu product (COGS suatu product ).

Training ini akan dijalankan dengan metode grup (minimal 2 grup dengan masing-masing grup minimal 5 orang). Dengan adanya metode grouping ini maka suasana training akan lebih hidup karena 2 atau 3 group tersebut akan berlomba siapa yang menang (Profit lebih besar) dalam menjalankan sebuah “Mini Company”.

Metode Pelatihan KAIZEN WITH LEGO

  • Diskusi Grup / Latihan di Kelas
  • Project Simulation (4 kali exercise, Basic – Final Project) dengan menggunakan permainan Lego

Sasaran Peserta Pelatihan KAIZEN WITH LEGO

Manager & Supervisor (minimum) dari berbagai bidang departemen seperti Production, Engineering / Maintenance, Production Engineering, PPIC, Purchasing, QA/QC, Marketing, Finance, dll.

Lama Pelatihan KAIZEN WITH LEGO

2 hari (14 jam)

Tanggal Pelatihan KAIZEN WITH LEGO

  • 3 – 4 April 2014
  • 05 – 06 Mei 2014
  • 09 – 10 Juni 2014
  • 9 – 10 Juli 2014
  • 26 – 27 Agustus 2014
  • 24 – 25 September 2014
  • 22 – 23 Oktober 2014
  • 18 – 19 Npovember 2014
  • 10 – 11 Desember 2014

Investasi Pelatihan KAIZEN WITH LEGO

IDR. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)

Facilitator :

Bapak Indro & Team

KAIZEN WITH LEGO

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

ACARA

11 April 2014 | IDR. 4.000.000,00 di Bandung
16 Mei 2014 | IDR. 4.000.000,00 di Bandung
6 Juni 2014 | IDR. 4.000.000,00 di Bandung

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Course Description MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

Maintenance merupakan fungsi operasional yang mempunyai tujuan untuk mengoptimasikan umur teknis maupun umur ekonomis perangkat yang dimiliki perusahaan. Dengan optimasi perangkat yang dimiliki, maka akan membawa akibat yang sangat positif untuk terciptanya optimasi kualitas, biaya, dan waktu produksi. Konsep Total Productive Maintenance (TPM) telah terbukti dapat dijadikan tool yang sangat baik untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Course Outline MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

  • Introduksi.
  • Objektif dan fungsi maintenance.
  • Klasifikasi sistem maintenance.
  • Disain sistem maintenance.
  • Teknik membangun rasa memiliki bagi operator dan petugas pemeliharaan.
  • Persoalan yang umumnya dihadapi dalam pemeliharaan.
  • Biaya yang timbul karena performansi peralatan yang kurang baik.
  • Klasifikasi dan evolusi sistem maintenance management.
  • Mengkur performansi system maintenance management perusahaan .
  • Company check list.
  • Machinery design check list.
  • Diskusi tentang maintenance management di perusahaan masing-masing.
  • Konsep  dasar  Total Productive Maintenance (TPM).
  • TPM sebagai sebuah filosofi.
  • Equipment management dan defect management.
  • Six  Big  Losses.
  • Pengukuran overall equipment effectiveness  (OEE).
  • Penentuan optimum rate  ( ideal cycle time).
  • Diskusi tentang masalah maintenance yang dihadapi di perusahaan.
  • Studi Kasus dan latihan perhitungan pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).
  • Mengukur OEE diperusahaan dengan volume produksi tinggi.
  • Mengukur OEE diperusahaan hand assembling.
  • Mengukur OEE diperusahaan semi-automated assembling
  • Mengukur OEE diperusahaan processing system.
  • Modern Maintenance Management.
  • Konsep dasar.
  • System Effectiveness.
  • Planned Maintenance Program.
  • Langkah -langkah implementasi konsep Planned Maintenance Program.
  • Diskusi tentang aspek implementasi di masing masing perusahaan.
  • Computerized Maintenance Management System.
  • Tujuan komputerisasi sistem maintenance management.
  • Manfaat yang akan diperoleh dari komputerisasi sistem maintenance management.
  • Pengembangan sistem komputerisasi.
  • Strategi implementasi.
  • Diskusi dan tanya jawab.
  • Penjadualan aktifitas maintenance.
  • Pentingnya penjadualan maintenance.
  • Parameter yang berpengaruh terhadap penjadualan maintenance.
  • Teknik penyusunan jadual maintenance.
  • Diskusi dan studi kasus penjadualan maintenance.
  • Evaluasi Sistem Maintenance Management.
  • Perlunya evaluasi sistem maintenance.
  • Parameter performansi sistem maintenance.
  • Analisis rasio performansi sistem maintenance.
  • Peragaan penggunaan software untuk analisis rasio performansi sistem maintenance.
  • Evaluasi Performansi sistem spare parts management.
  • Perlunya evaluasi sistem spare parts management.
  • Analisis rasio performansi sistem perencanaan kebutuhan spare parts.
  • Analisis Rasio performansi sistem pengadaan dan pergudangan.
  • Analisis rasio performansi sistem persediaan (Inventory Control).
  • Peragaan penggunaan software analisis rasio performansi sistem spare parts management.
  • Diskusi permasalahan spare parts management di masing-masing perusahaan.

Durasi :

2 Hari

Tanggal Pelatihan MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

  • 14 – 15 April 2014
  • 19 – 20 Mei 2014
  • 18 – 19 Juni 2014
  • 8 – 9 Juli 2014
  • 11 – 13 Agustus 2014
  • 9 – 11 September 2014
  • 07 – 08 Oktober 2014
  • 03 – 04 Npovember 2014
  • 29 – 30 Desember 2014

Investasi :

4.000.000, 00 (Empat Juta Rupiah)

INTEGRATED MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

 

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

ACARA

25 April 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
16 Mei 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
27 Juni 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Bahaya yang yang terjadi dalam suatu proses produksi akan menimbulkan Break Down pada saat itu juga (Suddenly Break Down) dan lama penanganannya tidak ada yang mampu mempredeksikannya, tergantung dari kerusakan yang terjadi. Belum lagi kalau bahaya tersebut mengakibatkan kecelakaan pada manusia.

Di dalam training ini akan dipaparkan secara simple dan praktis bagaimana mengelola dan mengidetifikasi bahaya yang akan terjadi melalui metode “Safety Problem Finding” serta melatih kepekaan kita terhadap kemungkinan bahaya yang akan terjadi di kemudian hari melalui KYT Training (Kiken Yochi Training).

Melalui 2 metode ini bahaya akan dapat dicegah dan juga personel yang menjalankan mesin akan menjadi lebih peka terhadap kemungkinan-kemungkinan bahaya yang akan terjadi sehingga pada akhirnya Zero Accident dapat tercapai dan Productivitas akan meningkat.

Pokok Bahasan KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

  • Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  • Tujuan Penjaminan Keamanan (= Ensuring Safety )
  • Safety System
  • Pembuatan prosedur Start up dan Shut Down mesin
  • Ilustrasi 3 Dimensi
  • Pembuatan Safety Map
  • Identifikasi, Pengelompokan dan Penanganan Safety Problem Finding
  • Apa itu KYT
  • Cara dan Metode pembuatan serta implementasi KYT
  • Eliminasi Unnecessary Item Finding
  • Apa itu OPL (One Point Lesson)

Metode Pelatihan KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di kelas & Case Study

Sasaran Peserta Pelatihan KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

Teknisi / Supervisor / Foreman Maintenance / Engineering, Operator mesin / Line Leader / Kepala Regu / Supervisor Produksi

Lama Pelatihan KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

1 hari (7 jam)

Tanggal Pelatihan KYT AND HAZARD IDENTIFICATION

  • 25 April 2014
  • 16 Mei 2014
  • 27 Juni 2014
  • 18 Juli 2014
  • 14 Agustus 2014
  • 19 September 2014
  • 13 Oktober 2014
  • 27 Npovember 2014
  • 19 Desember 2014

Investasi :

IDR. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)

Facilitator :

Bapak Indro & Team

HAZARD IDENTIFICATION AND KYT

 

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

FMEA FOR FAILURE MANAGEMENT

Acara

14 Maret 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
25 April 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
26 Mei 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta

Jadwal Selanjutnya …

 

 

Total Quality Management (TQM) merupakan salah satu manajemen yang telah teruji kehandalannya dalam mengatur penjaminan kualitas suatu produk. Dari sisi area penerapannya, konsep TQM diterapkan di area manufacturing mulai dari bagian terkecil suatu proses sampai dengan proses inspeksi terakhir.

Dari sisi konsepnya, konsep TQM juga di terapkan secara berjenjang. Mulai dari pondasi dasar manufacturing yaitu 5S / 5R, QC 7 Tools, Poka Yoke sampai dengan level menengah penjaminan kualitas yaitu salah satunya FMEA.

FMEA yang merupakan kepanjangan dari Failure Mode and Effect Analysis adalah suatu manajemen yang mengantisipasi kemungkinan kegagalan suatu proses yang akan berakibat kepada menurunnya suatu hasil produk. Dengan adanya penerapan FMEA dalam suatu manufacture, defect ratio dari produk yang dihasilkan akan dapat mencapai ratio yang lebih rendah, yang artinya kualitas produk juga akan semakin meningkat



Outline 
Training FMEA

  1. Konsep FMEA
  2. Design FMEA
  3. Step by Step Penerapan FMEA
  4. Aplikasi potensi kegagalan dengan FMEA



Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus



Sasaran Peserta Pelatihan

Teknisi, Foreman Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Kepala Bagian / Kepala Seksi Maintenance / Engineering dan lain-lain.



Lama Pelatihan

1 hari (7 jam)

Tanggal

  • 13 Januari 2014
  • 28 Februari 2014
  • 14 Maret 2014
  • 25 April 2014
  • 26 Mei 2014
  • 20 Juni 2014
  • 7 Juli 2014
  • 15 Agustus 2014
  • 12 September 2014
  • 28 Oktober 2014
  • 24 Npovember 2014
  • 12 Desember 2014



Investment

IDR. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)



Facilitator :

Bapak Indro & Team

FAILURE MANAGEMENT WITH FMEA : Management Antisipasi Kegagalan Proses

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

DOWN TIME ELIMINATION

Acara
11 April 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
16 Mei 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta
6 Juni 2014 | IDR. 3.500.000,00 di Jakarta

Jadwal Selanjutnya …

 

 

Pengantar Training Down Time Elimination

Sering kita mendengar kerusakan yang terjadi pada suatu mesin tidak pernah selesai. Baru selesai di perbaiki, 1 atau 2 hari kemudian terjadi kerusakan kembali. Padahal pihak departemen yang bertanggung jawab (Engineering / Maintenance) telah berusaha maksimal agar kerusakan tidak terjadi lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi….???

Suatu mesin atau peralatan akan mengalami kerusakan jika keluar dari daerah / zone “Ideal State”. Dimana salah satu indikasi yang ditampakkan oleh mesin yang berada di luar “Ideal State” adalah munculnya apa yang dinamakan Small Defect. Small Defect inilah yang akan bersinergi dengan Small Defect yang lain untuk membentuk suatu energi yang dapat mengeluarkan status mesin berada di luar “Ideal State” nya

Hukum Heinrich Law’s Mengatakan bahwa 1 kerusakan besar (mengakibatkan mesin break down) berasal dari 29 kerusakan-kerusakan kecil dan 29 kerusakan kecil tersebut muncul karena bersinerginya 300 Small Defect yang ada pada mesin tersebut. Di dalam training akan dipaparkan jenis-jenis small defect yang ada, pengenalan small defect sampai dengan cara untuk menghilangkan small defect yang ada dan juga teknik-teknik untuk melakukan overhauling kecil suatu mesin sehingga hasilnya adalah tidak terulangnya kerusakan yang pernah terjadi.



Pokok Bahasan Down Time Elimination

  • Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  • Apa itu Small Defect
  • Hubungan antara Cleaning is Inspection dan Small Defect
  • Apa itu Ideal State
  • Konsep Small Defect dengan Zero Break Down
  • Jenis-jenis kerusakan mesin: Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  • Konsep pencapaian Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  • Restoration of Deterioration & Defect
  • Potencial Source dan Problem List sebagai tools untuk menghilangkan Small Defect
  • Apa itu 3-Gen dan 2-Gen
  • Fungsi dan Peran 3-Gen dan 2-Gen dalam pencapaian Zero Break Down
  • Event Observation Sheet dan Production Process Master Sheet sebagai tools dalam menjalankan 3-Gen dan 2-Gen



Metode Pelatihan Down Time Elimination

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di kelas & Case Study



Sasaran Peserta Pelatihan

Teknisi / Supervisor / Foreman Maintenance / Engineering, Operator mesin / Line Leader / Kepala Regu / Supervisor Produksi, Dan lain-lain.



Lama Pelatihan

1 hari (7 jam)

Tanggal

  • 13 Januari 2014
  • 7 Februari 2014
  • 21 Maret 2014
  • 11 April 2014
  • 16 Mei 2014
  • 6 Juni 2014
  • 16 Juli 2014
  • 14 Agustus 2014
  • 8 September 2014
  • 24 Oktober 2014
  • 14 Npovember 2014
  • 12 Desember 2014



Investment Training Down Time Elimination

IDR. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)



Facilitator :

Bapak Indro & Team

DOWN TIME ELIMINATION

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

AUTONOMOUS MAINTENANCE

ACARA

07 – 08 April 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
05 – 06 Mei 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta
09 – 10 Juni 2014 | IDR. 5.000.000,00 di Jakarta

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

Autonomous Maintenance merupakan salah satu pilar dari 8 pilar yang terdapat pada Total Productive Maintenance (TPM). Tujuan utama dari Autonomous Maintenance adalah pendeteksian secara dini ketidaknormalan yang terjadi pada suatu mesin industri sehingga kerusakan mesin dapat dicegah.

Mengapa demikian, karena kerusakan mesin bukan terjadi secara tiba-tiba tetapi terjadi secara graduation atau bertahap dari kerusakan kecil-kecil yang bersinergi membentuk kerusakan yang besar dan sampai akhirnya membuat break down mesin.

Autonomous Maitenance atau disebut dengan Perawatan Mandiri dirancang untuk melibatkan operator mesin tidak hanya bekerja sebagai operator mesin saja tetapi juga melakukan aktivitas perawatan mesin secara sederhana (cleaning, lubrication, checking, dll).

Dengan diterapkannya Autonomous Maintenance maka departemen maintenance dapat lebih fokus dan berkonsentrasi pada masalah preventive maintenanceserta peningkatan productivitas mesin dan pengontrolan biaya maintenance.

Setelah mengikuti training ini diharapkan operator mesin mempunyai paradigma bahwa kinerja mesin tidak hanya ditentukan oleh departemen maintenance saja tetapi juga ditentukan oleh operator mesin itu sendiri.

Pokok Bahasan Pelatihan AUTONOMOUS MAINTENANCE

  • Konsep Dasar Total Productive Maintenance (TPM)
  • Filososi  dan Tujuan Autonomous Maitenance
  • Sasaran Autonomous Maintenance
  • Kunci Keberhasilan Autonomous Maintenance
  • Aktifitas 5S sebagai dasar penerapan Autonomous Maintenance
  • 7 langkah penerapan Autonomous Maintenance
  1. Pembersihan awal
  2. Pencegahan sumber kontaminasi
  3. Standar pembersihan dan lubrikasi
  4. Inspeksi menyeluruh
  5. Standar Perawatan Mandiri
  6. Process Quality Assurance
  7. Supervisi Mandiri
  • Peran management dalam penerapan Autonomus Maintenance

Metode Pelatihan AUTONOMOUS MAINTENANCE

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

Sasaran Peserta Pelatihan AUTONOMOUS MAINTENANCE

Operator Mesin, Foreman Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Kepala Bagian / Kepala Seksi Maintenance / Engineering dan lain-lain.

Lama Pelatihan

2 hari (14 jam)

Tanggal

  • 07 – 08 April 2014
  • 05 – 06 Mei 2014
  • 09 – 10 Juni 2014
  • 14 – 15 Juli 2014
  • 04 – 05 Agustus 2014
  • 01 – 02 September 2014
  • 09 – 10 Oktober 2014
  • 03 – 04 Npovember 2014
  • 01 – 02 Desember 2014

Investasi :

IDR. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah)

Fasilitator :

Bapak Indro  & Tim

AUTONOMOUS MAINTENANCE

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

ACARA

08 – 10 April 2014 | Rp 7.200.000,- / person di Bali / Yogyakarta / Bandung
29 April – 01 May 2014 | Rp 7.200.000,- / person di Bali / Yogyakarta / Bandung
20 – 22 May 2014 | Rp 7.200.000,- / person di Bali / Yogyakarta / Bandung
03 – 05 June 2014 | Rp 7.200.000,- / person di Bali / Yogyakarta / Bandung
24 – 26 June 2014 | Rp 7.200.000,- / person di Bali / Yogyakarta / Bandung

 

COURSE DESCRIPTION SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3). PP No. 50 Tahun 2012 telah ditetapkan pada 12 April 2012 di Jakarta. PP tersebut merupakan peraturan pelaksanaan dari pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 tersebut, semua pemberi kerja wajib melaksanakan SMK3, terutama perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 tenaga kerja atau perusahaan yang memiliki tingkat potensi kecelakaan yang tinggi akibat karakteristik proses kerja.

            Sistem Manajemen K3 berdasarkan PP 50 2012 dan Standard Internasional OHSAS 18001:2007 diberlakukan agar perusahaan dapat memenuhi regulasi pemerintah tersebut sekaligus menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.



TUJUAN PELATIHAN SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

  • Peserta  memahami SMK3 berdasarkan PP No.50 tahun 2012 dan OHSAS 18001:2007
  • Peserta memahami metoda identifikasi dan pengkajian resiko bahaya k3
  • Peserta memahami Proses Penyusunan Tujuan, Sasaran dan program K3
  • Mampu melakukan gap analysis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan
  • Mampu menyusun sistem dokumentasi K3: Prosedur / SOP dan Instruksi Kerja
  • Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

 

COURSE OUTLINE SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

  • Dasar – dasar Manajemen K3:  Kebutuhan dan Masalah K3, Lingkup K3, Manajemen K3, Prinsip Dasar SMK3 dan Manfaat K3
  • Pemahaman Persyaratan SMK3: Lingkup SMK3, Pemahaman per elemen SMK3: PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001, keterkaitan antara SMK3 PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001:2007, Pedoman Penerapan dan contoh penerapan
  • Metode Identifikasi dan pengkajian resiko bahaya K3: Lingkup bahaya K3, metode identifikasi bahaya K3, metode pengkajian resiko bahaya K3
  • Penyusunan Program K3: Lingkup Program K3, metode penyusunan program K3
  • Sertifikasi SMK3 PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001:2007
  • Workshop / simulasi / studi kasus

 

COURSE TIME & VENUE SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

  1. 08 – 10 April 2014
  2. 29 April – 01 May 2014
  3. 20 – 22 May 2014
  4. 03 – 05 June 2014
  5. 24 – 26 June 2014



Tempat :

Bali / Yogyakarta / Bandung



REGULAR COURSE
SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

  • Rp 7.200.000,- / person ++non- residentiaL ++
  • Rp 8.500.000,- / person ++ residentiaL ++

SMK3 Berdasarkan OHSAS 18001

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days