Category Archives: Industrial Management

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL – Confirmed

Acara

Selasa-Rabu, 15 – 16 Agustus 2017 | Rp. 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta – CONFIRMED
Kamis-Jumat, 14 – 15 September 2017 | Rp. 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta – CONFIRMED
Kamis-Jumat, 19 – 20 Oktober 2017 | Rp. 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta
Kamis-Jumat, 16 – 17 November 2017 | Rp. 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta – CONFIRMED

Jadwal Selanjutnya …

 

 


OVERVIEW

Pelatihan ini akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan pelaksanaan dalam bentuk Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan/Peraturan Menakertrans dan peraturan lainnya yang terkait.

Pelatihan Hukum Ketenagakerjaan dan  Konsep Hubungan Industrial ini diharapkan mampu menjadi salah satu sarana bagi para pelaku bisnis, Serikat Pekerja, regulator, untuk memahami bagaimana ketentuan ketenagakerjaan yang normatif diatur.

Pelatihan ini juga akan mengupas tentang aspek-aspek ketenagakerjaan, pengetahuan praktis akan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan korelasinya dengan masalah ketenagakerjaan yang timbul. Dengan demikian, setiap permasalahan ketenagakerjaan yang ditemui akan mudah dimengerti dan dipahami sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.



MATERI HUKUM KETENAGAKERJAAN &  HUBUNGAN INDUSRTRIAL

  • Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003)
  • Pengantar Hubungan Industrial
  • Status Hubungan Kerja
  • PKWT dan PKWTT/Outsourcing
  • Peraturan perusahaan
  • Perjanjian Kerja Bersama
  • Serikat Pekerja & Komposisinya
  • Pemogokan & Lock Out
  • Status Hubungan Kerja
  • Ketentuan Jam Kerja & Lembur
  • Ketentuan Libur & Cuti
  • Ketentuan Pengupahan
  • Pemberian tunjangan dan fasilitas
  • Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  • Uang Pesangon
  • Penyelesaian Perselisihan

 

 

PESERTA

Owner Perusahaan, Direksi, HRD, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, LO Perusahaan dan masyarakat umum

 

INSTRUKTUR

Para Expert trainer yang telah banyak memberikan pelatihan dengan topik: Hukum Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial bagi berbagai perusahaan, SP, instansi, LSM dan lain-lain.

 

METODE

Ceramah, Diskusi dan Studi Kasus, Benchmark

 

 

JADWAL & TEMPAT 

  • Selasa-Rabu, 15-16 Agustus 2017
  • Kamis-Jumat, 14-15 September 2017
  • Kamis-Jumat, 19-20 Oktober 2017
  • Kamis-Jumat, 16-17 November 2017
  • Kamis-Jumat, 14-15 Desember 2017
  • 09 – 16.00 WIB
  • Menara Peninsula Hotel – Slipi Jakarta

 

INVESTASI & FASILITAS

  • Rp 3.750.000,- /peserta (tidak termasuk penginapan)
  • Fasilitas : Sertifikat, Training Kits, USB, Coffee break, Lunch, Souvenir

 

 

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Certified Industrial Relations Professional (CIRP)

Acara

18 – 19 September 2017 | Rp. 4.650.000,-/ orang di Epicentrum Walk Office, Jakarta
02 – 03 Oktober 2017 | Rp. 4.650.000,-/ orang di Epicentrum Walk Office, Jakarta
11 – 12 Desember 2017 | Rp. 4.650.000,-/ orang di Epicentrum Walk Office, Jakarta

 

MATERI BERDASARKAN YANG DIANJURKAN ILO, APINDO, DEPNAKER, LAWYER
HUBUNGAN INDUSTRIAL & BEST PRACTICE
(sudah dimodifikasi berdasarkan best practice di Indonesia)

 

LATAR BELAKANG TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATION PROFESSIONAL

Perkembangan Hubungan Industrial dewasa ini banyak tantangannya. Perubahan keadaan karena globalisasi, reformasi yang meliputi kebebasan berserikat, pelaksanaan HAM, supremasi hukum,  perubahan peraturan perundang-udangan, otonomi daerah, penerapan standar ketenagakerjaan internasional, infra struktur dan iklim investasi, ikut mengubah pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku dan sikap yang menyangkut banyak aspek seperti sosial, budaya, ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan.

Menghadapi kenyataan ini, para praktisi Hubungan Industrial dituntut untuk lebih sinergis dan cepat beradaptasi dengan kondisi nasional dan lingkungan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yangberlaku, untuk menciptakan adanya Hubungan Industrial yang kondusif untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Bertolak dari masalah tersebut diatas barulah disadari bahwa fungsi Industrial Relations sungguh sangat strategis dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman dan berkelanjutan yang pada akhirnya membuahkan iklim kerja yang kondusif. Dengan hubungan yang harmonis setiap kebijakan manajemen mendapat dukungan dari seluruh karryawan dan pada gilirannya keberadaan perusahaan dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang maju.

Workshop ini disajikan secara rinci pengetahuan dan praktek Industrial Relations (IR) yang dibagi kedalam 2 (dua) ranah, yaitu ranah peningkatan kerjasama dalam rangka membangun kesamaan padangan dan tujuan antara perusahaan dengan pekerja serta pemangku kepentingan lainnya,  Pokok-pokok yang akan dibahas antara lain konsep dasar kerjasama pekerja dan management, perbedaan kerjasama dengan perundingan bersama, Kemudian bagaimana memulai dan mengelola dan melakukan monitoringnya. kemudian disampaikan pula pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang mutlak mendapat perhatian pula, dari sejak dimulai adanya hubungankerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai padasaat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh)serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam Peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang terkait



SIAPA YANG HARUS IKUT

  1. Praktisi IR Spesialis yang bekerja kurang dari 5 tahun
  2. Praktisi HR Generalis yang bekerja kurang dari 7 tahun
  3. Peminat & pemerhati Hubungan Industrial

PEMBAHASAN TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATIONS PROFESSIONAL:

Para peserta akan memperoleh pengetahuan & skill tentang :

  1. Konsep dan fungsi Industrial Relations: IR Strategis serta membahas ranah Kerjasama & ranah Perundingan dalam IR
  2. Dasar-dasar kerjasama pekerja dan manajemen dan tantangan pelaksanaannya
  3. Menetapkan tujuan, sifat, fungsi dan struktur bentuk kerjasama pekerja dan manajemen
  4. Bagimana memulai, mengelola dan memonitor kerjasama pekerja dan perusahaan
  5. Peraturan perundang-undangan yang menyangkut IR. (Undang-undang, PP/Kepmen/SE, Peraturan Perusahaan/PKB/PP
  6. Kelembagaan dibidang IR. (Bipatrit, Tripatrit, PPHI, dan lain-lain)
  7. Tantangan-tantangan dibalik keberadaan Serikat Pekerja. (Peraturan terkait SP, Kerjasama dan tantangannya).
  8. Fungsi dan aspek kritikal Peraturan perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama (Collective Labor Agreement).
  9. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
  10. Lain-lain terkait dengan outsourcing, jamsostek, PKWT, PKWTT dll
  11. Sikap mental yang tepat seorang Industrial Relations (IR) professional untuk menjadi insiator dalam setiap tahapan IR: ranah kerjasama, ranah perundingan dan penegak hukum internal perusahaan
  12. IR Clinic

 

BONUS ISTIMEWA dari TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATIONS PROFESSIONAL:

  • Software Lengkap UU / Peraturan Ketenagakerjaan
  • Materi Module Pelatihan Mediator yang terakreditasi oleh BAMI
  • Plus Bonus ISTIMEWA LAINNYA

 

PESERTA :

Pelatihan ini direkomendasikan untuk pemimpin perusahaan, praktisi SDM, para Manager, Asisten Manager, Supervisor, setingkat Kepala Bagian dan  Calon supervisor untuk semua fungsi organisasi.



METODOLOGY

Lecturing, studi kasus, latihan simulasi dan group discussion. Peserta dipandu untuk aktif yang merupakan kunci sukses pembelajaran kelas ini.



Fasilitator :

Haris H. Sidauruk

Saat ini beliau menjabat sebagai VP & Senior Consultant pada salah satu perusahaan di Indonesia. Sebagai seorang professional, beliau pernah menempati beberapa jabatan diantaranya : sebagai Management Trainee, Production Manager, Training Manager, TPM Manager, HSE Manager (PT. Multi Bintang Indonesia Tbk, (Heineken Group, PT United Can Company Tbk dan sebagainya.

Atau

Bima Hermastho

Beliau merupakan Praktisi dan Konsultan Senior SDM & Manufacturing Improvement Technologist, memiliki pengalaman sebagai senior management di berbagai grup perusahaan lokal dan multinational dengan karyawan lebih dari 50.000 orang. Keahliannya adalah mengintegrasikan Praktek SDM Terbaik melalui Sistem SDM yang berkualitas untuk menciptakan Keunggulan Organisasi  Berbasis Total Quality Management. Pengalaman sebagai konsultan, dan instruktur di antaranya di PT. Telkom dan PT. Pertamina dalam menyiapkan Tim HR nya untuk meraih sertifikasi internasional, memberikan pembekalan dan Sertifikasi HR bagi Tim HR di Indofood, Carrefour, Mayora dll serta memberikan workshop publik dan sertifikasi bagi ribuan professional SDM di Indonesia yang di ikuti pula praktisi dari Malaysia, Amerika dan Belanda (Eropa). Sebagai praktisi, salah satu prestasinya adalah membawa PT. Multi Bintang Indonesia Tbk SA Brewery meraih pengakuan internasional “the best-world class brewery” dan menjadi benchmark dalam implementasi Change Management, Education & Training Pillar TPM (Total Productive Management) di Heineken Group of Comanies.

 


INVESTASI :

  • Rp. 4.650.000,- nett (Belum termasuk pajak)/ orang
  • Early Bird Rp 4.450.000, nett (Belum termasuk pajak) / org ( Pelunaasan seminggu sebelum Hari H)

**Sudah termasuk Coffee Break 2X, Makan siang, Seminar kit, Sertifikat **

 

Certified Industrial Relations Professional (Sertifikasi Praktisi Hubungan Industrial)

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PPHI) – Confirmed

ACARA

14 – 16 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
21 – 23 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
28 – 30 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
04 – 06 September 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta – CONFIRMED

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pemerintah sudah memberlakukan peraturan perundangan dibidang ketengakerjaan yakni Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.. Didalam Undang – undang No. 13 Tahun 2003 dibahas mengenai PKWT, PP, dan PKB serta aspek ketenagakerjaan yang disebutkan bahwa hubungan kerja terjadi karena adanya perjanjian kerja antara pengusaha dan pekerja/buruh. Disamping itu, Pemerintah juga sudah mengeluarkan UU No. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja dan UU No. 2 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) yang memiliki dampak sangat besar dalam penanganan masalah-masalah perselisihan ketenagakerjaan di Indonesia. Mulai bulan Januari 2006, Pemerintah RI sudah membulatkan tekadnya dalam menerapkan Undang – undang tersebut, yang sekaligus menghapuskan fungsi P4D maupun P4P yang selama ini berfungsi sebagai lembaga penyelesaian perselisihan perburuhan tingkat daerah dan pusat. Didalam UU Ketenagakerjaan tersebut telah diatur beberapa hal mengenai hal-hal yang harus tertuang dalam perjanjian kerja, persyaratan dan konsekuensinya. Perjanjian kerja terbagi kedalam 2 (dua) jenis yaitu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Pelatihan ini akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat dan setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan Serikat Pekerja dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan pelaksanaan dalam bentuk Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan atau Peraturan Menakertrans dan peraturan lainnya yang terkait.

TUJUAN HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pelatihan Hukum Ketenagakerjaan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) ini diselenggarakan selama 2 hari yang secara umum bertujuan untuk memberikan pengertian dan pemahaman tentang peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan serta penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dibidang ketenagakerjaan.

 

MATERI HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Dasar Hukum Ketenagakerjaan
  2. UU No. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja
  3. UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
  4. UU No. 2 tahun 2004 tentang Perselisihan Hubungan Industrial
  5. Peraturan dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI
  6. Status Hubungan Kerja
  7. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
  8. Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)
  9. Outsourcing (Alih Daya)
  10. Peraturan dalam Perusahaan
  11. Perjanjian Kerja
  12. Peraturan Perusahaan (PP)
  13. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
  14. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  15. Dasar hukum
  16. Pengertian dan ruang lingkup
  17. PHK yang dilarang
  18. Alasan PHK oleh : pengusaha; pekerja
  19. Prosedur/mekanisme PHK
  20. PHK yang tidak perlu penetapan dari PHI
  21. Skorsing
  22. Kompensasi akibat PHK
  23. Komponen upah untuk kompensasi akibat PHK
  24. Hak pekerja yang ditahan pihak berwajib
  25. PHK karena usia pensiun
  26. Perselisihan Hubungan Industrial
  27. Bipartit, Mediasi, Konsiliasi, & Arbitrase
  28. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dengan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri & Pengadilan Kasasi
  29. Best Practice – Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

 

PESERTA HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai HRD
  2. HRD Officer, HRD Staff, HRD Group Leader, HRD Supervisor, HRD Coordinator, HRD Section Head, HRD Superintendent, dan HRD Manager
  3. HRGA Superintendent, HRPGA Section Head, HRGA Dept. Head, HRGA Manager
  4. IR Officer, IR Supervisor, IR Superintendent
  5. Direktur HCA, General Manager HRD, Senior Manager HRD, Assistant Manager HRD
  6. Manager Non HRD yang berminat mempelajari Hukum Ketenagakerjaan & PPHI
  7. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Hukum Ketenagakerjaan & PPHI
  8. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Hukum Ketenagakerjaan & PPHI

 

METODE HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Presentasi
  2. Diskusi Konsultatif
  3. Sharing Pengalaman
  4. Studi Kasus

Jadwal Training HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 14 – 16 Agustus 2017
  • 21 – 23 Agustus 2017
  • 28 – 30 Agustus 2017
  • 04 – 06 September 2017
  • 11 – 13 September 2017
  • 18 – 20 September 2017
  • 25 – 27 September 2017
  • 02 – 04 Oktober 2017
  • 09 – 11 Oktober 2017
  • 16 – 18 Oktober 2017
  • 23 – 25 Oktober 2017
  • 30 Oktober – 01 November 2017
  • 06 – 08 November 2017
  • 13 – 15 November 2017
  • 20 – 22 November 2017
  • 27 – 29 November 2017
  • 04 – 06 Desember 2017
  • 11 – 13 Desember 2017
  • 18 – 20 Desember 2017
  • 27 – 29 desember 2017

Investasi dan Fasilitas

  • 5.900.000 (Non Residential)
  • Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel khusus bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta)

 

LEAD INSTRUKTUR

*Sudibyo Aji Narendra Buwana, SE.,M.Si.,CPHRM*

(Master Trainer TOT, HRD, HSE, CSR dari BNSP);

No. Reg. ITM. 045 01030 2016)

Latar belakang pendidikan beliau adalah S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Administrasi Publik. Beliau mempunyai pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pertambangan batu bara maupun pertambangan nickel pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, General Affair, Corporate Social Responsibilty, Community Development, Kesehatan & Keselamatan Kerja. Selain itu juga pernah aktif mengajar sebagai dosen Manajemen Sumber Daya Manusia maupun Kesehatan & Keselamatan Kerja di Universitas Ma Chung, Malang serta sering memberikan pelatihan kepada mahasiswa di beberapa universitas/perguruan tinggi lainnya. Beliau kerap kali memberikan pelatihan inhouse dan public training di beberapa perusahaan. Beliau merupakan Asesor Kompetensi LSP IKI – BNSP dan juga merupakan Trainer dan Konsultan yang terdaftar sebagai Master Trainer yang bersertifikasi BNSP dengan No. Reg. ITM. 045 01030 2016

HUKUM KETENAGAKERJAAN & PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PPHI)

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Tenaga Mitra Kerja (TMK)

ACARA

14 – 15 Agustus 2017 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta
27 – 28 September 2017 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta
25 – 26 Oktober 2017 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta
16 – 17 November 2017 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta
28 – 29 Desember 2017 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta

 

Pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar melakukan outsourcing untuk membuat produk-produknya keseluruh dunia. Bisa saja sebuah produk dibuat mesin-mesinnya di Jepang, komponen pendukung dari karet dan fiber di Vietnam, dirakit di Malaysia dan finishingnya di Indonesia. Fenomena ini juga merambah ke penggunaan tenaga kerja sehingga tidak heran pada sa’at ini banyak perusahaan mempercayakan beberapa aktifitas kegiatannya usahanya kepada sumber daya yang berasal dari luar (OUTSOURCING). Permasalahan yang timbul bagi para Manager dan Supervisor adalah bagaimana mengelola tenaga outsourcing yang saat ini biasa disebut dengan istilah TENAGA MITRA KERJA (TMK) ini agar bisa merasa “at-home” dan berdaya guna bagi perusahaan.



SASARAN PELATIHAN Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Meningkatkan keterampilan managerial para Manajer dan Supervisor dalam mengelola bawahan atau karyawan yang berstatus Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja agar dapat termotivasi dalam bekerja dan bisa menghasilkan hasil kerja yang optimal.


TOPIK TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

1. Organisasi dan Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Hakekat, Fungsi dan Manfaat outsourcing/TMK bagi perusahaan
  • Peran Manager dalam pengelolaan tenaga TMK
  • Memilih penyalur TMK

2. Mengenali Karyawan dengan Status Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Megenali Peraturan Perundangan tentang TMK/outsourcing
  • Tahapan-tahapan outsourcing
  • Conventional Outsourcing dan transformational Outsourcing

3. Menyiapkan Tenaga Mitra Kerja (TMK) sebagai Bagian dari Organisasi

  • Menyiapkan mental TMK
  • Memahami karakteristik dan tingkahlaku TMK

4. Kepemimpinan dalam Mengelola Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Kunci sukses pengelolaan TMK
  • Kepemimpinan effektif dalam mengelola TMK

5. Memotivasi dan Meningkatkan Kinerja Tenaga Mitra Kerja (MTK)

  • Memahami motivasi kerja karyawan TMK
  • Teknik memotivasi dan meningkatkan produktivitas TMK
  • Manajemen Kinerja Tenaga Mitra Kerja
  • Penetapan sasaran dan standar kerja TMK
  • Mengukur kinerja TMK dan pemanfaatan dampaknya bagi perusahaan.

METODE TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Diskusi konsep, game, role play dan Analisis kuesioner.

PESERTA TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Manajer, Supervisor/HR Decision Maker dan karyawan lain yang membawahi pekerja dengan status outsourcing atau kontrak.



FASILITATOR TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Drs. Elyus Lanin, M.Si.

Drs. Elyus Lanin, M.Si.  has worked with many nationwide most wellknown organizations & companies, to include Department of Foreign Affairs, PT. Jamsostek, PT. Industri Pesawat Nusantara, RCTI, Bank Indonesia, PT. Kertas Kraft Aceh, PT. Jasa Raharja, PT. Indosat Tbk, PT. Telkom Tbk, BCA, PT. Unilever, HMS Sampoerna Tbk, PT. Freeport Indonesia, PT. Pupuk Sriwijaya, PT. Timah Tbk, Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Wijaya Karya, PT.Bukit Asam, Garuda Indonesia, Indomobil, Bappenas, Bank Mandiri, PT. Askes and more; either as a consultant or professional trainer.

He applies his 15-plus years of management experience and expertise in human resources functional and management to deliver messages that focus on simple solutions to common, personal and organizational problems on each of his assignment.  His field of expertise including structuring company’s organizational chart, job descriptions & specifications, payroll systems & models, thus it’s functional. When it comes to motivating and training people, Mr. Lanin is a simply entertaining, energetic and effective motivational keynote trainer/speaker who has presented over 200 training classes and seminars to include Effective Decision Making, Training for Trainers, Leadership & Selling Skills and last but not least Presentation Techniques.

 



VENUE :  

Jakarta (Maxone Hotel Menteng, Balairung Hotel Matraman, Sentral Hotel, Haris Tebet, Gd Muamalat Institute, Ibis Manggadua, Little Amaroossa Residence, Cosmo Amaroossa, Zodiak MT. Haryono, Grand Tjokro)

 

TRAINING DURATION :  

2 days

 

TRAINING TIME

  1. 14 Aug 2017-15 Aug 2017
  2. 27 Sep 2017-28 Sep 2017
  3. 25 Oct 2017-26 Oct 2017
  4. 16 Nov 2017-17 Nov 2017
  5. 28 Dec 2017-29 Dec 2017

 


INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. 3.950.000/person (full fare) or
  2. 3.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. 3.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 



FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

OUTSOURCING MANAGEMENT: Memberdayakan Tenaga Mitra Kerja (TMK) di Perusahaan

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

HUBUNGAN INDUSTRIAL

ACARA

09 – 10 Agustus 2017 | Rp. 5.950.000/person di Yogyakarta
14 – 15 September 2017 | Rp. 5.950.000/person di Yogyakarta
12 – 13 Oktober 2017 | Rp. 5.950.000/person di Yogyakarta
08 – 09 November 2017 | Rp. 5.950.000/person di Yogyakarta
14 – 15 Desember 2017 | Rp. 5.950.000/person di Yogyakarta

 

PENDAHULUAN TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

Hubungan industrial merupakan hubungan antara pelaku proses produksi barang maupun jasa yaitu pengusaha, pekerja dan pemerintah. Hubungan industrial bertujuan untuk menciptakan hubungan yang serasi, harmonis dan dinamis antara pelaku proses produksi tersebut. Oleh karena itu masing-masing pelaku produksi tersebut harus melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing secara baik.

Fungsi pekerja/SP/SB adalah melaksanakan pekerjaan sesuai kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis serta ikut memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan beserta keluarganya. Fungsi pengusaha dan organisasi pengusaha adalah menciptakan kemitraan, mengembangkan usaha, memperluas lapangan kerja. Sedangkan fungsi pemerintah adalah menetapkan kebijakan, memberikan pelayanan, pengawasan dan penindakan terhadap pelanggarnya. Dengan terciptanya hubungan industrial yang serasi, aman, dan harmonis diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas kerja, sehingga dengan demikian perusahaan akan dapat tumbuh dan berkembang sehingga kesejahteraan pekerja dapat ditingkatkan. Dalam hubungan indutrial yang terlibat langsung dalam proses produksi adalah pengusaha dan pekerja, sedangkan pemerintah tidak terlibat secara langsung.

Oleh karena itu, pengusaha dan pekerja terlibat dalam suatu hubungan kerja yang menimbulkan hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban tersebut sebagian besar sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan perjanjian kerja, peraturan perusahaan serta Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Untuk itu, para peserta perlu memahami hubungan industrial dan ketenagakerjaan dasar meliputi perjanjian kerja, peraturan perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), waktu kerja dan waktu istirahat, upah kerja lembur dan PHK.

TUJUAN TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pelatihan Hubungan Industrial ini secara umum bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang perjanjian kerja (PKWT), Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), waktu kerja dan waktu istirahat, upah kerja lembur, PHK dan perselisihan hubungan industrial yang sesuai dengan peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan.

MANFAAT TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Mampu mengetahui dan memahami dasar hukum maupun peraturan perundangan lainnya dibidang ketenagakerjaan.
  2. Mampu memahami hubungan industrial sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan.
  3. Mampu memanage employee relation dan bermitra dengan serikat pekerja secara efektif.
  4. Mempunyai pemahaman mengenai PKWT, PP, maupun PKB sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan.

SASARAN PESERTA TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai Pengacara, HRD maupun pengelolaan hubungan industrial
  2. HRD Staff, HRD Group Leader, HRD Supervisor, HRD Coordinator, HRD Section Head, HRD Superintendent, dan HRD Manager
  3. HRGA Superintendent, HRPGA Section Head, HRGA Dept. Head, HRGA Manager
  4. IR Officer, IR Supervisor, IR Superintendent
  5. Direktur HCA, General Manager HRD, Senior Manager HRD, Assistant Manager HRD
  6. Manager Non HRD yang berminat mempelajari Hubungan Industrial
  7. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Hubungan Industrial
  8. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Hubungan Industrial

 

CAKUPAN MATERI TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Perjanjian Kerja (PKWT)
    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Bentuk
    • Jenis
    • Isi PKWT
    • Syarat pembuatan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)
    • Akibat hukum jika syarat-syarat PKWT dilanggar
  2. Peraturan Perusahaan (PP)
    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Perusahaan yang diwajibkan membuat PP
    • Tata cara pembuatan
    • Isi
    • Pengesahan
    • Kewajiban pengusaha setelah PP disahkan
    • Masa berlaku
  3. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Syarat dan tata cara pembuatan
    • Hal-hal yang harus dimuat dalam PKB
    • Kewajiban pengusaha dan SP/SB/pekerja setelah PKB berlaku
    • Masa berlaku
    • Syarat perpanjangan atau pembaharuan
    • Perbedaan PKB dan PP
  4. Waktu Kerja dan Waktu istirahat.
    • Dasar hukum
    • Waktu kerja sehari dan seminggu
    • Waktu istirahat dan cuti
    • Hak pekerja/buruh perempuan atas istirahat hamil/melahirkan
    • Sanksi jika terjadi pelanggaran
  5. Upah Kerja Lembur
    • Dasar hukum
    • Pengertian dan ruang lingkup
    • Syarat kerja lembur
    • Kewajiban pengusaha yang mempekerjakan pekerja kerja lembur
    • Dasar perhitungan upah lembur
    • Cara perhitungan upah lembur
    • Sanksi atas pelanggaran kerja lembur
  6. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
    • Dasar hukum
    • Pengertian dan ruang lingkup
    • PHK yang dilarang
    • Alasan PHK oleh : pengusaha; pekerja
    • Prosedur/mekanisme PHK
    • PHK yang tidak perlu penetapan dari PHI
    • Skorsing
    • Kompensasi akibat PHK
    • Komponen upah untuk kompensasi akibat PHK
    • Hak pekerja yang ditahan pihak berwajib
    • PHK karena usia pensiun
  7. Perselisihan Hubungan Industrial

 

METODE TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Presentasi
  2. Diskusi Konsultatif
  3. Sharing Pengalaman
  4. Studi Kasus
  5. Simulasi Perselisihan Hubungan Industrial

INSTRUCTOR :

Sudibyo Aji Narendra Buwana, SE.,M.Si.,CPHRM

VENUE :

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

TRAINING DURATION HUBUNGAN INDUSTRIAL

2 days

TRAINING TIME HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. 09 Aug 2017-10 Aug 2017
  2. 14 Sep 2017-15 Sep 2017
  3. 12 Oct 2017-13 Oct 2017
  4. 08 Nov 2017-09 Nov 2017
  5. 14 Dec 2017-15 Dec 2017

 

INVESTATION PRICE/PERSON :

  1. Rp. 5.950.000/person (full fare) or
  2. Rp. 5.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 5.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: Blocknote and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

HUBUNGAN INDUSTRIAL

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL – Confirmed

Acara

29 – 30 Juli 2017 (Weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
31 Juli – 01 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
05 – 06 Agustus 2017 (Weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
07 – 09 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta

28 – 30 Agustus 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta – CONFIRMED

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …

 

 

DESKRIPSI TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Tujuan di buatnya Perjanjian Kerja (PK) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yaitu mencegah terjadinya perselihan antara pemilik, pekerja dan pemerintah di waktu yang akan datang. Sehingga dalam pembuatannya harus berisi pengetahuan hukum maupun segala sesuatu  yang berkaitan tentang PK atau PKB dengan baik. Training ini akan membahas tentang bagaimana penyusunan PK atau PKB dan menjelaskan konsep hubungan industrial yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945, perkembangan serikat pekerja, lembaga bipatit dan lembaga tripartite

TUJUAN TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami tentang PK atau PKB secara komprehensif
  2. Dapat memahami prosedure dalam pembuatan PK atau PKB
  3. Dapat menyusun PK atau PKB dengan mengetahui seluk beluknya dan dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing
  4. Memahami konsep Hubungan Industrial yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

MATERI TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

1. Pengantar HR Strategy

2. Ruang lingkup dan konsep dasar Perjanjian Kerja (PK)

  • Dasar hukum dan peraturan perundang-undangan terkait
  • Pengertian tenaga kerja, pekerjaan / buruh dan hubungan kerja
  • Jenis dan bentuk Perjanjian Kerja
  • Isi Perjanjian Kerja dan korelasinya dengan substansi PP atau PKB
  • Syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban serta tata tertib
  • Syarat-syarat umum dan sahnya suatu Perjanjian Kerja
  • Akibat hukum Wanprestasi terhadap PK dan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan content Perjanjian Kerja
  • Prosedur pencatatan perjanjian kerja

3. Ruang lingkup dan konsep dasar Peraturan Perusahaan (PP)

  • Company Regulation
  • Dasar hukum Peraturan Perusahaan (PP)
  • Pengertian peraturan perusahaan dan kewajiban pembuatan PP
  • Mekanisme pembuatan PP
  • Isi Peraturan Perusahaan
  • Prosedur pengesahan Peraturan Perusahaan
  1. Ruang lingkup dan konsep dasar Perjanjian Kerja Bersama
  • Persamaan dan perbedaan PP dan PKB
  • Dasar hukum PKB
  • Pengertian, mekanisme pembuatan Perjanjian Kerja Bersama
  • Isi Perjanjian Kerja Bersama
  • Mekanisme perundingan PKB
  • Putusan MK mengenai keterwakilan union dalam perundingan PKB
  • Akibat hukum ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan isi Perjanjian Kerja Bersama
  • Masa Berlaku PKB
  • Perubahan PKB
  • Prosedur pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama
  1. Perancangan Perjanjian Kerja
  • Para Pihak dalam Perjanjian Kerja (komparan)
  • Pemahaman Perjanjian Kerja
  • Objek dan esensi dari perjanjian kerja
  • Ketentuan-ketentuan yang disepakati para pihak dalam Perjanjian Kerja (syarat-syarat kerja, hak-hak dan kewajiban bertimbal balik)
  • Pemahaman terhadap klausul-klausul tertentu dalam Perjanjian kerja (syarat-syarat khusus)
  • Keterkaitan antara isi Perjanjian Kerja dan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan
  • Sistematika Perancangan Peraturan:
    • Judul (Perjanjian Kerja, PKWT, PKWTT, PKHL, PKL)
    • Pembukaan (keterangan waktu, statement umum para pihak)
    • Keterangan dan kapasitas masing-masing pihak
    • Isi (Premis, Ketentuan Umum, pasal-pasal/klausula yang diperjanjikan)
    • Penutup (Ketentuan transisi, pemberlakuan)
    • Lampiran (Hal-hal yang bersifat teknis dari Pasal / klausula perjanjian)
  1. Perancangan Perjanjian Kerja Bersama
  • Para Pihak dalam Perjanjian Kerja Bersama (Komparisi dan Kapasitas)
  • Pemahaman Perjanjian Kerja Bersama
  • Objek dan esensi dari Perjanjian Kerja Bersama
  • Ketentuan-ketentuan yang disepakati para pihak dalam Perjanjian Kerja Bersama
  • Pemahaman terhadap klausul-klausul tertentu dalam Perjanjian Kerja Bersama
  • Keterkaitan antara isi Perjanjian Kerja Bersama dan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan
  • Sistematika Perancangan Perjanjian Kerja Bersama:
    • Judul
    • Pembukaan
    • Isi
    • Penutupan
    • Lampiran
  1. Pemahaman Hubungan Industrial
  2. Serikat pekerja di Indonesia
  3. Perkembangan serikat pekerja di Indonesia.
  4. Alasan-alasan pekerja bergabung dalam serikat pekerja.
  5. Organisasi pengusaha di Indonesia.
  6. Lembaga kerjasama bipartite
  7. Lembaga kerjsama tripartite
  8. Sarana yang digunakan pengusaha dan serikat pekerja dam collective bargaining.
  9. Case And Study

Metode

Presentasi, Diskusi, Studi kasus

Jadwal Training 2017

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 31 Juli – 01 Agustus 2017
  • 07 – 09 Agustus 2017
  • 14 – 16 Agustus 2017
  • 21 – 23 Agustus 2017
  • 28 – 30 Agustus 2017
  • 04 – 06 September 2017
  • 11 – 13 September 2017
  • 18 – 20 September 2017
  • 25 – 27 September 2017
  • 02 – 04 Oktober 2017
  • 09 – 11 Oktober 2017
  • 16 – 18 Oktober 2017
  • 23 – 25 Oktober 2017
  • 30 Oktober – 01 November 2017
  • 06 – 08 November 2017
  • 13 – 15 November 2017
  • 20 – 22 November 2017
  • 27 – 29 November 2017
  • 04 – 06 Desember 2017
  • 11 – 13 Desember 2017
  • 18 – 20 Desember 2017
  • 27 – 29 desember 2017

Jadwal Weekend

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 05 – 06 Agustus 2017
  • 12 – 13 Agustus 2017
  • 19 – 20 Agustus 2017
  • 26 –27 Agustus 2017
  • 02 – 03 September 2017
  • 09 – 10 September 2017
  • 16 – 17 September 2017
  • 23 – 24 September 2017
  • 30 September – 01 Oktober 2017
  • 07 – 08 Oktober 2017
  • 14 – 15 Oktober 2017
  • 21 – 22 Oktober 2017
  • 28 – 29 Oktober 2017
  • 04 – 05 November 2017
  • 11 – 12 November 2017
  • 18 – 19 November 2017
  • 25 – 26 November 2017
  • 02 – 03 Desember 2017
  • 09 – 10 Desember 2017
  • 16 – 17 Desember 2017
  • 23 – 24 Desember 2017
  • 30 – 31 Desember 2017

 

Investasi dan Fasilitas

  • Rp 5.900.000 (Non Residential)
  • VIP training Rp 7.900.000 (4 Hari , Non Residential dengan tambahan Fasilitas Paket studi lapangan/ City tour dan Belum Termasuk Pajak PPn 10%)
  • Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas: Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 peserta)

 

Instruktur

Drs. Syafarudin Alwi,MS and Team

PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PHK dan Perhitungan Pesangon – HALF CONFIRMED

Acara

26 Juli 2017 | Rp 1.500.000,- di Puri Denpasar Hotel, Jakarta – HALF CONFIRMED
28 September 2017 | Rp 1.500.000,- di Puri Denpasar Hotel, Jakarta
14 Desember 2017 | Rp 1.500.000,- di Puri Denpasar Hotel, Jakarta

 

 

 

Gambaran isi Pelatihan Proses PHK dan Perhitungan Pesangon:

  • Mulai dari pertanyaan yang sangat mudah sampai pertanyaan yang sulit sering sekali muncul dalam permasalahan proses PHK dan perhitungan pesangon.
  • Mungkin ada Praktisi HRD pemula maupun praktisi HRD Senior yang melakukan proses PHK dan perhitungan pesangon menurut kebiasaan di perusahaannya. Apakah kebiasaan tersebut sudah sesuai dengan UU yang mengaturnya? atau malah menyalahi UU yang mengaturnya?
  • Banyak Praktisi HR yang belum pernah mengetahui bagaimana proses PHK dan perhitungan besarnya pesangon yang BENAR dan sesuai UU yang mengaturnya.
    Bagaimana dengan Team HR perusahaan Anda?

 

Jika kita telusuri, apa saja pertanyaan yang sering muncul dalam kasus PHK

Pertanyaan 1

Mohon pencerahan…
Di perusahaan kami ada karyawan yang sengaja minta dipecat dengan cara melakukan kesalahan yaitu meninggalkan tempat kerja selama jam kerja. Kami sudah memberikan SP 2 dan sepertinya kami akan mengeluarkan SP 3 yang berujung kepada PHK. Sesuai UU No 13/2003 (Pasal 161) yang bersangkutan tetap mendapatkan pesangon. Menurut saya hal ini kurang fair dari sisi perusahaan. Apakah ada cara lain, agar kami tidak membayar pesangon?

Pertanyaan 2

Mohon Bertanya….
Seorang karyawan kami mempunyai masa kerja 15 tahun, karena performance yang sudah tidak baik lagi, rencananya perusahaan akan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? dan pasal-pasal mana saja yang menjadi dasar perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan tsb?

Pertanyaan 3

Izin share permasalahan kami dan mohon arahannya….
Karyawati kami melakukan kesalahan berat yaitu mengambil barang milik perusahaan. Karena kesalahan tersebut, perusahaan akan menjatuhkan hukuman PHK, bagaimana prosedurnya dan berapa besar pesangon yang harus diberikan? masa kerja karyawati tsb 12 tahun.

Pertanyaan 4

Ada karyawan kami yang sakit berkepanjangan, jika perusahaan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? apakah tindakan perusahaan mem-PHK karyawan tsb diperbolehkan secara UU Naker?

Pertanyaan 5

Ada karyawan kami yang memalsukan data pribadinya, dia mengaku belum menikah, tetapi setelah 4 tahun bekerja, ketahuan bahwa ternyata sesungguhnya dia sudah menikah 5 tahun yang lalu. Atas dasar memberikan keterangan palsu tersebut, perusahaan akan melakukan PHK. pertanyaannya, apakah hal ini sesuai dgn UU 13 thn 2003, bagaimana prosesnya dan berapa besar pesangonnya?

Pertanyaan 6

Pak, mohon dijelaskan, bagaimana caranya kita melakukan PHK tetapi tidak sampai menimbulkan gejolak di dalam perusahaan?

Pertanyaan 7

Mohon pencerahannya, dokumen apa sajakah yang harus dipersiapkan dalam proses PHK? apakah PHK harus dilaporkan ke instansi terkait?

Pertanyaan 8

Apa sanksinya jika perusahaan melakukan PHK yang tidak sesuai UU ketenagakerjaan ?
dan pastinya masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dalam kasus-kasus PHK yang terjadi, ratusan pertanyaan mungkin saja masih sering muncul saat proses PHK terjadi. Terkait dengan topik di atas, apakah Team HRD anda sudah menguasainya? Apakah team HRD anda sudah mengerti proses PHK yang benar? Apakah Team HRD anda sudah mampu menghitung besarnya pesangon yang sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia?
Apa dan bagaimana proses PHK dan bagaimana menghitung besarnya pesangon, dapat anda simak dalam workshop padat pada hari Kamis tanggal 23 januari 2014.
Apa saja yang akan dipelajari dan dibahas ?

 

Sekilas Materi yang akan dibahas dalam training Proses PHK dan Perhitungan Pesangon: 

  • Jenis-jenis PHK menurut UU no.13 Thn 2003
  • Garis besar persiapannya
  • Tata cara yang perlu diketahui
  • Dokumen yang penting dalam proses PHK
  • Surat PHK, salahkah ???apan Uang Penggantian Perawatan 15% muncul ???
  • Hal penting (Tip & Trik) dalam PHK & Pesangon

**** Bonus : Kalkulator Pesanggon (excell program)

 

Facilitator:

Drs. Jack Alenzo, MM, MH
Adalah Senior Consultant dan facilitator pengembangan organisasi dan HRM di beberapa lembaga konsultasi pengembangan organisasi. Saat ini juga memimpin sebagai Project Manager sebuah project MPC pada perusahaan kontraktor oil & gas raksasa dari Perancis.Pengalaman Praktis selama lebih dari 20 diperolehnya di berbagai perusahaan MNC, terakhir duduk sebagai Senior HR Manager disebuah perusahaan kimia pertanian.Saat ini banyak memberikan pelatihan publik dan in-house di bidang pengembangan organisasi dan manajemen HRD.

Tanggal

  • 26 Juli 2017
  • 28 September 2017
  • 14 Desember 2017



Tempat kursus:

  • Puri Denpasar Hotel
  • Jakarta Selatan



BIAYA:

  • Harga: Rp 1.500.000,-/orang
  • Rp 4.000.000/ 3 orang dari perusahaan yang sama
  • Rp 6.000.000/ 5 orang dari perusahaan yang sama
  • Biaya sudah termasuk materi ,Sertifikat, dan coffee break

 

 

 Proses PHK dan Perhitungan Pesangon
Tip – Trik PHK & Pesangon Yang Aman Tanpa Gejolak

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Metallurgy for Non Metallurgist

ACARA

03 – 04 Juli 2017  | Rp. 6.900.000 Per Peserta di Yogyakarta /Semarang / Solo
03 – 04 Juli 2017 | Rp. 7.900.000 Per Peserta di Bandung / Jakarta / Surabaya
03 – 04 Juli 2017 | Rp. 8.900.000 Per Peserta di Bali / Batam /Balikpapan / Manado / Lombok
10 – 11 Juli 2017  | Rp. 6.900.000 Per Peserta di Yogyakarta /Semarang / Solo

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …


Deskripsi Training Metallurgy for Non Metallurgist

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman umum terhadap dasar-dasar ilmu logam dan aplikasinya di industri. Sebagai pelaku industri yang berlatar belakang non-metalurgi, pelatihan ini akan memberikan bekal untuk berinteraksi dengan tim kerja secara lebih efektif dalam bidang yang berkaitan dengan metalurgi dan ilmu bahan.

 

Materi Training Metallurgy for Non Metallurgist

  • Pengantar Ilmu Bahan: tipe bahan dan sifat-sifatnya, struktur atom, ikatan dan susunan, microstructure, padatan crystalline dan non-crytalline, bahan metalik (ferrous and non ferrous)
  • Tools of Metallurgist: pengukuran temperatur dan sifat termal bahan, tes sifat mekanik bahan (hardness, abrasion, tensile, fatigue, and creep, non-destructive testing).
  • Phase Diagram: solidification & casting processes
  • Ferrous Alloys: carbon steel, alloy steel, cast iron, stainless steel
  • Non Ferrous Alloys : Al-alloys, Mg-alloys, Cu-Alloys, refractory metals

 

Metode Training Metallurgy for Non Metallurgist

Presentasi, Diskusi dan Studi Kasus

 

 

Jadwal Training 2017

Hotel Santika Kuta, Bali
Hotel Nagoya Plaza, Batam
Hotel Fave, Balikpapan
Hotel Aston, Manado
Hotel Lombok Raya, Mataram
Hotel Serela Merdeka, Bandung
Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
Sofyan Hotel Betawi, Jakarta
Hotel Ibis Solo
Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  • 03 – 04 Juli 2017
  • 10 – 11 Juli 2017
  • 17 – 18 Juli 2017
  • 24 – 25 Juli 2017
  • 31 Juli – 01 Agustus 2017
  • 07 – 08 Agustus 2017
  • 14 – 15 Agustus 2017
  • 21 – 22 Agustus 2017
  • 28 – 29 Agustus 2017
  • 04 – 05 September 2017
  • 11 – 12 September 2017
  • 18 – 19 September 2017
  • 25 – 26 September 2017
  • 02 – 03 Oktober 2017
  • 09 – 10 Oktober 2017
  • 16 – 17 Oktober 2017
  • 23 – 24 Oktober 2017
  • 30 – 31  Oktober 2017
  • 06 – 07 November 2017
  • 13 – 14 November 2017
  • 20 – 21 November 2017
  • 27 – 28 November 2017
  • 04 – 05 Desember 2017
  • 11 – 12 Desember 2017
  • 18 – 19 Desember 2017
  • 27 – 28 desember 2017

Investasi dan Fasilitas

  • Rp 8.900.000 (Non Residential) untuk lokasi di Bali, Batam, Balikpapan, Manado atau Lombok
  • Rp 7.900.000 (Non Residential) untuk lokasi di Bandung, Jakarta atau Surabaya
  • Rp 6.900.000 (Non Residential) untuk Lokasi Solo, Semarang atau Yogyakarta
  • Quota minimum 2 peserta
  • Quota minimum 3 peserta ( Untuk Manado, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)
  • Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel khusus bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta)

 

 

Lead Instruktur Training Metallurgy for Non Metallurgist

Ir. Paryana Puspaputra, M.Eng and Team

 

 

Mechnical Engineering Training: Metallurgy for Non Metallurgist

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL – Confirmed

ACARA

24 – 26 Juli 2017 | Rp 5.800.000,- di Yogyakarta – CONFIRMED
08 – 10 Agustus 2017 | Rp 5.800.000,- di Yogyakarta
05 – 07 September 2017 | Rp 5.800.000,- di Yogyakarta
03 – 05 Oktober 2017 | Rp 5.800.000,- di Yogyakarta

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Hubungan hukum yang  terjalin antara pengusaha dan pekerja dikenal dengan istilah hubungan industrial. Hubungan industrial mempunyai fungsi strategis dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman dan nyaman, walaupun dalam praktiknya tidak selalu berjalan mulus. Ada sejumlah penyebab yang mendorong hubungan kerja terjebak ke ranah konflik yang rumit. Pemahaman aspek regulasi terkait pelaksanaan hubungan ketenagakerjaan oleh para pelaku hubungan industrial harus diakui masih jauh dari harapan. Sosialisasi yang minim dan pemahaman yang masih rendah sering dijadikan alasan atas kondisi tersebut. Konsep Hubungan Industrial diharapkan mampu menjadi salah satu sarana bagi para pelaku bisnis, Serikat Pekerja, regulator, untuk memahami bagaimana ketentuan ketenagakerjaan yang normatif diatur. Disini Personel HR sebagai strategic partner menjadi bagian dari pimpinan perusahaan yang juga harus tanggap atas keadaan perusahaan dan perubahan peraturan pemerintah.

Pelatihan ini akan mengupas aspek-aspek ketenagakerjaan dan perjanjian kerja sama yang perlu mendapat perhatian, pengetahuan praktis akan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan korelasinya dengan masalah ketenagakerjaan yang timbul. Dengan demikian, setiap permasalahan ketenagakerjaan yang ditemui akan mudah dimengerti dan dipahami sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. Dalam pelatihan ini akan dibahas tentang startegi yang harus dilakukan oleh perusahaan khususnya untuk dapat mengambil manfaat dari keadaan ekonomi dan pasar tenaga kerja di luar perusahaan. Pembahasan akan kasus-kasus yang berkaitan dengan outsource, perjanjian kerja, PHK dan PKB/KKB, tata cara pembuatan dan pengesahan PP serta pembuatan dan pendaftaran PKB menjadi pengetahuan sekaligus pengalaman yang harus dimiliki bagi setiap insan SDM dan yang berkecimpung di Hubungan Industrial.

TUJUAN TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat:

  • Mengetahui lebih dalam tentang dasar hukum perjanjian kerja
  • Memahami peran dan fungsi hubungan industrial dalam perusahaan
  • Memahami pokok-pokok hukum ketenagakerjaan berkaitan dengan peraturan ketenagakerjaan, hak dan kewajiban pekerja, hak dan kewajiban perusahaan, dsb.
  • Memahami tata cara pembuatan dan pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) serta pembuatan dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

MATERI TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Pengantar Hukum Ketenagakerjaan & Hubungan Industrial
  2. Sistem Ketenagakerjaan Nasional
  3. Kebertugasan Serikat Pekerja / Serikat Buruh di Perusahaan
    • Peraturan terkait Serikat Pekerja
    • Kerjasama & tantangannya
  4. Mengapa Perlu/Ada Serikat Pekerja
  5. Tipe-Tipe Serikat Pekerja
  6. Tipe-Tipe Hubungan Hukum Serikat Pekerja dan Karyawan
  7. Faktor-Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Serikat Pekerja
  8. Faktor-Faktor yang dapat menurunkan Kesempatan Terjadinya Pengorganisasian Serikat Pekerja
  9. Perjanjian Kerja / Hubungan Kerja (PKWT & PKWTT)
  10. Proses Penyelesaian Hubungan Industrial
  11. Peraturan perundang-undangan yang menyangkut Hubungan Industrial
    • Undang-undang
    • Peraturan Perusahaan (PP)
    • Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
    • Pengertian PKB
    • Fungsi, Tujuan, Manfaat PKB
    • Kerangka PKB
    • Pihak yang Terlibat dalam Penyusunan
  12. Tahapan Penyusunan PKB
    • Pengajuan Perundingan
    • Menyepakati Tata Tertib Perundingan
    • Perundingan
  13. Strategi dan pelakasanaan Perundingan PKB/KKB yang cerdas untuk hasil optimal
  14. Pembahasan Ketentuan-Ketentuan:
    • Ketentuan Jam Kerja
    • Ketentuan Pengupahan & Ketentuan Upah Kerja Lembur
    • Perlindungan & Kesejahteraan
    • Perselisihan Hubungan Industrial & Penyelesaiannya
    • Pemutusan Hubungan Kerja
    • Ketentuan Pidana & Sanksi Administratif
  15. 3 Faktor Indikator Kondisi Hubungan Industrial dan Serikat Pekerja yang Harmonis
  16. Tantangan Membangun Hubungan Industrial yang Baik
  17. Mengenal Karakter Manusia yang Terlibat dalam Serikat Pekerja
  18. 4 Cara Komunikasi Terhadap Orang-Orang Serikat Pekerja
  19. Teknik Negosiasi ‘win win solution”
  20. Mengelola Serikat Pekerja Menjadi Mitra Perusahaanyang Baik
  21. Membangun Hubungan yang Baik dengan Serikat Pekerja
  22. Diskusi dan kasus-kasus Perjanjian Kerja dengan Serikat Pekerja

PESERTA TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pelatihan ini sesuai untuk diikuti oleh: Direktur Perusahaan, Manajer & Staf HR, Pejabat/Staf Departemen Legal, personel di bagian Industrial Relations, wakil dari Serikat Pekerja, atau  siapa saja yang berminat memperdalam pengetahuan mengenai perjanjian kerja sama dan hubungan industrial.

METODE TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  • Presentasi
  • Diskusi Interaktif
  • Sharing
  • Studi Kasus
  • Workshop
  • Evaluasi

INSTRUKTUR TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  • Eka Mayesti Daeli, SE., CPHPM.
  • Pracono Aji, SH., M.Hum.

Pakar di bidang SDM dan Hubungan Industrial. Aktif sebagai pembicara dalam berbagai pelatihan dan seminar terkait masalah hubungan industrial dan hukum ketenagakerjaan.

WAKTU & TEMPAT TRAINING PERJANJIAN KERJASAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

  • Batch 7 : 24 – 26 Juli 2017 (pasti jalan – Yogyakarta)
  • Batch 8 : 8 – 10 Agustus 2017
  • Batch 9 : 5 – 7 September 2017
  • Batch 10 : 3 – 5 Oktober 2017
  • Batch 11 : 28 – 30 November 2017
  • Batch 12 : 19 – 21 Desember 2017
  • 08.00 – 16.00 WIB

Yogyakarta: Cavinton Hotel Yogyakarta ; Neo Malioboro Hotel Yogyakarta;  Ibis Styles Yogyakarta Hotel

Surabaya: Hotel Neo Gubeng Surabaya ; Hotel Santika Pandegiling Surabaya

Malang: Harris Hotel & Convention Malang

Jakarta: Dreamtel Jakarta Hotel ; Ibis Jakarta Arcadia Hotel

Bandung: Serela Cihampelas Hotel Bandung ; Serela Merdeka Hotel Bandung

Bali: Ibis Bali Kuta Hotel ; Harris Kuta Raya Hotel Bali

In House Training : Depend on request

BIAYA:

Yogyakarta:

  • Publish Rate              : Rp 5.800.000,- /participant
  • Special Rate              : Rp 5.000.000,- /participant (min 4 participants from the same company)

Bandung / Jakarta / Surabaya / Malang:

  • Publish Rate              : Rp 6.500.000,- /participant

Bali:

  • Publish Rate              : Rp 7.500.000,- /participant

FASILITAS:

  • Meeting Room di Hotel
  • Coffe Break & Lunch
  • Module (hard & soft copy/flashdish)
  • Training Kit & Souvenir
  • Sertifikat
  • Airport pick up services
  • Transportation during training

PERJANJIAN KERJA SAMA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

ACARA

12 – 14 Juni 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
19 – 21 Juni 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
03 – 05 Juli 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
10 – 12 Juli 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

Hubungan industrial merupakan hubungan antara pelaku proses produksi barang maupun jasa yaitu pengusaha, pekerja dan pemerintah. Hubungan industrial bertujuan untuk menciptakan hubungan yang serasi, harmonis dan dinamis antara pelaku proses produksi tersebut. Oleh karena itu masing-masing pelaku produksi tersebut harus melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing secara baik.

Pada tahun 2015 pemerintah mengeluarkan kebijakan dari sisi perpajakan, dimana berubahnya besaran PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak). Ketentuan PTKP ini telah diatur dalam Undang – Undang nomor 7 Tahun 1983 tentang pajak penghasilan dan telah mengalami perubahan beberapa kali dengan UU nomor 38 tahun 2008. Adanya perubahan kebijakan ini bertujuan untuk mendorong keras kinerja perekonomian Negara. Dasar pertimbangan perubahan penyesuaian besarnya  PTKP diantaranya adalah untuk  menjaga daya beli masyarakat, agar  terjadi penyesuaian UMP  dan UMK yang menyeluruh di berbagai daerah serta adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi global, khusunya mitra dagang Indonesia.

Pokok – pokok perubahan dari PMK 122/PMK.010/2015

  1. PMK No 122/PMK.010/2015 diberlakukan sebagai dasar perhitungan PPh orang pribadi untuk tahun pajak 2015 sejak tanggal 1 Januari 2015
  2. Batasan PTKP sesuai PMK No 122/pmk.010/2015

Pada perubahan tersebut makan akan berpengaruh Pada hubungan industrial dalam instannsi ataupun perusahaan.

MATERI TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

  1. Memahami Hubungan Industrial
  2. Serikat pekerja di Indonesia
  3. Perkembangan serikat pekerja di Indonesia.
  4. Alasan-alasan pekerja bergabung dalam serikat pekerja.
  5. Organisasi pengusaha di Indonesia.
  6. Lembaga kerjasama bipartite
  7. Lembaga kerjsama tripartite
  8. Sarana yang digunakan pengusaha dan serikat pekerja dam collective bargaining.
  9. Pengantar Kebijakan PTKP 2015
  10. PMK 122/PMK 010/2015
  11. PPh pasal 21
  12. Konsep pemotongan PPh Pasal 21
  13. Objek dan Non objek PPh 21
  14. Teknik Perhitungan PPh Pasal 21 Sesuai PMK 122/PMK.010/2015 dengan Ms.Ecel
  15. Dampak perubahan PTKP dan Tax planning PPh Pasal 21
  16. Teknik pemeriksaan Pajak Terbaru Untuk PPh Pasal 21
  17. Tax Planning PPh Pasal 21/26 sesuai ketentuan akhir
  18. Case dan Studi

 

PESERTA HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

Manajer dan staff Keuangan, Divisi, Perpajakn, Legal officer dan bagian yan berhubungan dengan materi training

METODE HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

Presentasi, diskusi, brainstorming, praktek dan case study

Jadwal Training HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 12 – 14 Juni 2017
  • 19 – 21 Juni 2017
  • 03 – 05 Juli 2017
  • 10 – 12 Juli 2017
  • 17 – 19 Juli 2017
  • 24 – 26 Juli 2017
  • 31 Juli – 01 Agustus 2017
  • 07 – 09 Agustus 2017
  • 14 – 16 Agustus 2017
  • 21 – 23 Agustus 2017
  • 28 – 30 Agustus 2017
  • 04 – 06 September 2017
  • 11 – 13 September 2017
  • 18 – 20 September 2017
  • 25 – 27 September 2017
  • 02 – 04 Oktober 2017
  • 09 – 11 Oktober 2017
  • 16 – 18 Oktober 2017
  • 23 – 25 Oktober 2017
  • 30 Oktober – 01 November 2017
  • 06 – 08 November 2017
  • 13 – 15 November 2017
  • 20 – 22 November 2017
  • 27 – 29 November 2017
  • 04 – 06 Desember 2017
  • 11 – 13 Desember 2017
  • 18 – 20 Desember 2017
  • 27 – 29 desember 2017

 

 

Investasi dan Fasilitas HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT

  • 5.900.000 (Non Residential)
  • Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel khusus bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta)

 

 

LEAD INSTRUKTUR

Kesit  Bambang Prakosa and team

HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM TEKNIK PERHITUNGAN SPT PPh 21 dengan PTKP Sesuai PMK NO 122/PMK.010/2015

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days