Category Archives: Industrial Management

Certified Industrial Relations Professional – CONFIRMED

Acara

05 – 06 Desember 2016 | Rp. 4.650.000,-/ orang di Epicentrum Walk Office, Jakarta

 

 

MATERI BERDASARKAN YANG DIANJURKAN ILO, APINDO, DEPNAKER, LAWYER
HUBUNGAN INDUSTRIAL & BEST PRACTICE
(sudah dimodifikasi berdasarkan best practice di Indonesia)

 

LATAR BELAKANG TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATION PROFESSIONAL

Perkembangan Hubungan Industrial dewasa ini banyak tantangannya. Perubahan keadaan karena globalisasi, reformasi yang meliputi kebebasan berserikat, pelaksanaan HAM, supremasi hukum,  perubahan peraturan perundang-udangan, otonomi daerah, penerapan standar ketenagakerjaan internasional, infra struktur dan iklim investasi, ikut mengubah pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku dan sikap yang menyangkut banyak aspek seperti sosial, budaya, ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan.

Menghadapi kenyataan ini, para praktisi Hubungan Industrial dituntut untuk lebih sinergis dan cepat beradaptasi dengan kondisi nasional dan lingkungan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yangberlaku, untuk menciptakan adanya Hubungan Industrial yang kondusif untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Bertolak dari masalah tersebut diatas barulah disadari bahwa fungsi Industrial Relations sungguh sangat strategis dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman dan berkelanjutan yang pada akhirnya membuahkan iklim kerja yang kondusif. Dengan hubungan yang harmonis setiap kebijakan manajemen mendapat dukungan dari seluruh karryawan dan pada gilirannya keberadaan perusahaan dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang maju.

Workshop ini disajikan secara rinci pengetahuan dan praktek Industrial Relations (IR) yang dibagi kedalam 2 (dua) ranah, yaitu ranah peningkatan kerjasama dalam rangka membangun kesamaan padangan dan tujuan antara perusahaan dengan pekerja serta pemangku kepentingan lainnya,  Pokok-pokok yang akan dibahas antara lain konsep dasar kerjasama pekerja dan management, perbedaan kerjasama dengan perundingan bersama, Kemudian bagaimana memulai dan mengelola dan melakukan monitoringnya. kemudian disampaikan pula pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang mutlak mendapat perhatian pula, dari sejak dimulai adanya hubungankerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai padasaat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh)serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam Peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang terkait



SIAPA YANG HARUS IKUT

  1. Praktisi IR Spesialis yang bekerja kurang dari 5 tahun
  2. Praktisi HR Generalis yang bekerja kurang dari 7 tahun
  3. Peminat & pemerhati Hubungan Industrial

PEMBAHASAN TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATIONS PROFESSIONAL:

Para peserta akan memperoleh pengetahuan & skill tentang :

  1. Konsep dan fungsi Industrial Relations: IR Strategis serta membahas ranah Kerjasama & ranah Perundingan dalam IR
  2. Dasar-dasar kerjasama pekerja dan manajemen dan tantangan pelaksanaannya
  3. Menetapkan tujuan, sifat, fungsi dan struktur bentuk kerjasama pekerja dan manajemen
  4. Bagimana memulai, mengelola dan memonitor kerjasama pekerja dan perusahaan
  5. Peraturan perundang-undangan yang menyangkut IR. (Undang-undang, PP/Kepmen/SE, Peraturan Perusahaan/PKB/PP
  6. Kelembagaan dibidang IR. (Bipatrit, Tripatrit, PPHI, dan lain-lain)
  7. Tantangan-tantangan dibalik keberadaan Serikat Pekerja. (Peraturan terkait SP, Kerjasama dan tantangannya).
  8. Fungsi dan aspek kritikal Peraturan perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama (Collective Labor Agreement).
  9. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
  10. Lain-lain terkait dengan outsourcing, jamsostek, PKWT, PKWTT dll
  11. Sikap mental yang tepat seorang Industrial Relations (IR) professional untuk menjadi insiator dalam setiap tahapan IR: ranah kerjasama, ranah perundingan dan penegak hukum internal perusahaan
  12. IR Clinic

 

BONUS ISTIMEWA dari TRAINING CERTIFIED INDUSTRIAL RELATIONS PROFESSIONAL:

  • Software Lengkap UU / Peraturan Ketenagakerjaan
  • Materi Module Pelatihan Mediator yang terakreditasi oleh BAMI
  • Plus Bonus ISTIMEWA LAINNYA

 

PESERTA :

Pelatihan ini direkomendasikan untuk pemimpin perusahaan, praktisi SDM, para Manager, Asisten Manager, Supervisor, setingkat Kepala Bagian dan  Calon supervisor untuk semua fungsi organisasi.



METODOLOGY

Lecturing, studi kasus, latihan simulasi dan group discussion. Peserta dipandu untuk aktif yang merupakan kunci sukses pembelajaran kelas ini.



Fasilitator :

Haris H. Sidauruk

Saat ini beliau menjabat sebagai VP & Senior Consultant pada salah satu perusahaan di Indonesia. Sebagai seorang professional, beliau pernah menempati beberapa jabatan diantaranya : sebagai Management Trainee, Production Manager, Training Manager, TPM Manager, HSE Manager (PT. Multi Bintang Indonesia Tbk, (Heineken Group, PT United Can Company Tbk dan sebagainya.

Atau

Bima Hermastho

Beliau merupakan Praktisi dan Konsultan Senior SDM & Manufacturing Improvement Technologist, memiliki pengalaman sebagai senior management di berbagai grup perusahaan lokal dan multinational dengan karyawan lebih dari 50.000 orang. Keahliannya adalah mengintegrasikan Praktek SDM Terbaik melalui Sistem SDM yang berkualitas untuk menciptakan Keunggulan Organisasi  Berbasis Total Quality Management. Pengalaman sebagai konsultan, dan instruktur di antaranya di PT. Telkom dan PT. Pertamina dalam menyiapkan Tim HR nya untuk meraih sertifikasi internasional, memberikan pembekalan dan Sertifikasi HR bagi Tim HR di Indofood, Carrefour, Mayora dll serta memberikan workshop publik dan sertifikasi bagi ribuan professional SDM di Indonesia yang di ikuti pula praktisi dari Malaysia, Amerika dan Belanda (Eropa). Sebagai praktisi, salah satu prestasinya adalah membawa PT. Multi Bintang Indonesia Tbk SA Brewery meraih pengakuan internasional “the best-world class brewery” dan menjadi benchmark dalam implementasi Change Management, Education & Training Pillar TPM (Total Productive Management) di Heineken Group of Comanies.

 


INVESTASI :

Rp. 4.650.000,- nett/ orang

**Sudah termasuk Coffee Break 2X, Makan siang, Seminar kit, Sertifikat **

 

Certified Industrial Relations Professional (Sertifikasi Praktisi Hubungan Industrial)

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Acara

03 – 04 Desember 2016 (Jadwal weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
05 – 07 Desember 2016 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
13 – 15 Desember 2016 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta

Jadwal Training 2016 Selanjutnya …

02 – 04 Januari 2017 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
07 – 08 Januari 2017 (Weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta

Jadwal Training 2017 Selanjutnya …

 

 

DESKRIPSI TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Tujuan di buatnya Perjanjian Kerja (PK) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yaitu mencegah terjadinya perselihan antara pemilik, pekerja dan pemerintah di waktu yang akan datang. Sehingga dalam pembuatannya harus berisi pengetahuan hukum maupun segala sesuatu  yang berkaitan tentang PK atau PKB dengan baik. Training ini akan membahas tentang bagaimana penyusunan PK atau PKB dan menjelaskan konsep hubungan industrial yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945, perkembangan serikat pekerja, lembaga bipatit dan lembaga tripartite

TUJUAN TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami tentang PK atau PKB secara komprehensif
  2. Dapat memahami prosedure dalam pembuatan PK atau PKB
  3. Dapat menyusun PK atau PKB dengan mengetahui seluk beluknya dan dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing
  4. Memahami konsep Hubungan Industrial yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

MATERI TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

1. Pengantar HR Strategy

2. Ruang lingkup dan konsep dasar Perjanjian Kerja (PK)

  • Dasar hukum dan peraturan perundang-undangan terkait
  • Pengertian tenaga kerja, pekerjaan / buruh dan hubungan kerja
  • Jenis dan bentuk Perjanjian Kerja
  • Isi Perjanjian Kerja dan korelasinya dengan substansi PP atau PKB
  • Syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban serta tata tertib
  • Syarat-syarat umum dan sahnya suatu Perjanjian Kerja
  • Akibat hukum Wanprestasi terhadap PK dan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan content Perjanjian Kerja
  • Prosedur pencatatan perjanjian kerja

3. Ruang lingkup dan konsep dasar Peraturan Perusahaan (PP)

  • Company Regulation
  • Dasar hukum Peraturan Perusahaan (PP)
  • Pengertian peraturan perusahaan dan kewajiban pembuatan PP
  • Mekanisme pembuatan PP
  • Isi Peraturan Perusahaan
  • Prosedur pengesahan Peraturan Perusahaan
  1. Ruang lingkup dan konsep dasar Perjanjian Kerja Bersama
  • Persamaan dan perbedaan PP dan PKB
  • Dasar hukum PKB
  • Pengertian, mekanisme pembuatan Perjanjian Kerja Bersama
  • Isi Perjanjian Kerja Bersama
  • Mekanisme perundingan PKB
  • Putusan MK mengenai keterwakilan union dalam perundingan PKB
  • Akibat hukum ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan isi Perjanjian Kerja Bersama
  • Masa Berlaku PKB
  • Perubahan PKB
  • Prosedur pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama
  1. Perancangan Perjanjian Kerja
  • Para Pihak dalam Perjanjian Kerja (komparan)
  • Pemahaman Perjanjian Kerja
  • Objek dan esensi dari perjanjian kerja
  • Ketentuan-ketentuan yang disepakati para pihak dalam Perjanjian Kerja (syarat-syarat kerja, hak-hak dan kewajiban bertimbal balik)
  • Pemahaman terhadap klausul-klausul tertentu dalam Perjanjian kerja (syarat-syarat khusus)
  • Keterkaitan antara isi Perjanjian Kerja dan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan
  • Sistematika Perancangan Peraturan:
    • Judul (Perjanjian Kerja, PKWT, PKWTT, PKHL, PKL)
    • Pembukaan (keterangan waktu, statement umum para pihak)
    • Keterangan dan kapasitas masing-masing pihak
    • Isi (Premis, Ketentuan Umum, pasal-pasal/klausula yang diperjanjikan)
    • Penutup (Ketentuan transisi, pemberlakuan)
    • Lampiran (Hal-hal yang bersifat teknis dari Pasal / klausula perjanjian)
  1. Perancangan Perjanjian Kerja Bersama
  • Para Pihak dalam Perjanjian Kerja Bersama (Komparisi dan Kapasitas)
  • Pemahaman Perjanjian Kerja Bersama
  • Objek dan esensi dari Perjanjian Kerja Bersama
  • Ketentuan-ketentuan yang disepakati para pihak dalam Perjanjian Kerja Bersama
  • Pemahaman terhadap klausul-klausul tertentu dalam Perjanjian Kerja Bersama
  • Keterkaitan antara isi Perjanjian Kerja Bersama dan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan
  • Sistematika Perancangan Perjanjian Kerja Bersama:
    • Judul
    • Pembukaan
    • Isi
    • Penutupan
    • Lampiran
  1. Pemahaman Hubungan Industrial
  2. Serikat pekerja di Indonesia
  3. Perkembangan serikat pekerja di Indonesia.
  4. Alasan-alasan pekerja bergabung dalam serikat pekerja.
  5. Organisasi pengusaha di Indonesia.
  6. Lembaga kerjasama bipartite
  7. Lembaga kerjsama tripartite
  8. Sarana yang digunakan pengusaha dan serikat pekerja dam collective bargaining.
  9. Case And Study

Metode

Presentasi, Diskusi, Studi kasus

 

 

Jadwal Training 2016

Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  • 05 – 07 Desember 2016
  • 13 – 15 Desember 2016
  • 19 – 21 Desember 2016
  • 27 – 29 Desember 2016

 

Jadwal Weekend

  • 03 – 04 Desember 2016
  • 10 – 11 Desember 2016
  • 17 – 18 Desember 2016

Jadwal Training 2017

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 02 – 04 Januari 2017
  • 09 – 11 Januari 2017
  • 16 – 18 Januari 2017
  • 23 – 25 Januari 2017
  • 30 Januari – 01 Februari 2017
  • 06 – 08 Februari 2017
  • 13 – 15 Februari 2017
  • 20 – 22 Februari 2017
  • 27 Februari – 01 Maret 2017
  • 06 – 08 Maret 2017
  • 13 – 15 Maret 2017
  • 20 – 22 Maret 2017
  • 29 – 31 Maret 2017
  • 03 – 05 April 2017
  • 10 – 12 April 2017
  • 17 – 19 April 2017
  • 25 – 27 April 2017
  • 02 – 04 Mei 2017
  • 08 – 10 Mei 2017
  • 15 – 17 Mei 2017
  • 22 – 24 Mei 2017
  • 29 – 31 Mei 2017
  • 05 – 07 Juni 2017
  • 12 – 14 Juni 2017
  • 19 – 21 Juni 2017
  • 03 – 05 Juli 2017
  • 10 – 12 Juli 2017
  • 17 – 19 Juli 2017
  • 24 – 26 Juli 2017
  • 31 Juli – 01 Agustus 2017
  • 07 – 09 Agustus 2017
  • 14 – 16 Agustus 2017
  • 21 – 23 Agustus 2017
  • 28 – 30 Agustus 2017
  • 04 – 06 September 2017
  • 11 – 13 September 2017
  • 18 – 20 September 2017
  • 25 – 27 September 2017
  • 02 – 04 Oktober 2017
  • 09 – 11 Oktober 2017
  • 16 – 18 Oktober 2017
  • 23 – 25 Oktober 2017
  • 30 Oktober – 01 November 2017
  • 06 – 08 November 2017
  • 13 – 15 November 2017
  • 20 – 22 November 2017
  • 27 – 29 November 2017
  • 04 – 06 Desember 2017
  • 11 – 13 Desember 2017
  • 18 – 20 Desember 2017
  • 27 – 29 desember 2017

Jadwal Weekend

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 07 – 08 Januari 2017
  • 14 – 15 Januari 2017
  • 21 – 22 Januari 2017
  • 28 – 29 Januari 2017
  • 04 – 05 Februari 2017
  • 11 – 12 Februari 2017
  • 18 – 19 Februari 2017
  • 25 – 26 Februari  2017
  • 04 – 05 Maret 2017
  • 11 – 12 Maret 2017
  • 18 – 19 Maret 2017
  • 25 – 26 Maret 2017
  • 01 – 02  April 2017
  • 08 – 09 April 2017
  • 15 – 16 April 2017
  • 22 – 23 April 2017
  • 29 – 30 April 2017
  • 06 – 07 Mei 2017
  • 13  – 14 Mei 2017
  • 20 – 21 Mei 2017
  • 27 – 28 Mei 2017
  • 03 – 04 Juni 2017
  • 10 – 11 Juni 2017
  • 17 – 18 Juni 2017
  • 01 – 02 Juli 2017
  • 08 – 09 Juli 2017
  • 15 – 16 Juli 2017
  • 22 – 23 Juli 2017
  • 29 – 30 Juli 2017
  • 05 – 06 Agustus 2017
  • 12 – 13 Agustus 2017
  • 19 – 20 Agustus 2017
  • 26 –27 Agustus 2017
  • 02 – 03 September 2017
  • 09 – 10 September 2017
  • 16 – 17 September 2017
  • 23 – 24 September 2017
  • 30 September – 01 Oktober 2017
  • 07 – 08 Oktober 2017
  • 14 – 15 Oktober 2017
  • 21 – 22 Oktober 2017
  • 28 – 29 Oktober 2017
  • 04 – 05 November 2017
  • 11 – 12 November 2017
  • 18 – 19 November 2017
  • 25 – 26 November 2017
  • 02 – 03 Desember 2017
  • 09 – 10 Desember 2017
  • 16 – 17 Desember 2017
  • 23 – 24 Desember 2017
  • 30 – 31 Desember 2017

 

Investasi dan Fasilitas

  • Rp 5.900.000 (Non Residential)
  • VIP training Rp 7.900.000 (4 Hari , Non Residential dengan tambahan Fasilitas Paket studi lapangan/ City tour dan Belum Termasuk Pajak PPn 10%)
  • Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas: Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 peserta)

 

Instruktur

Drs. Syafarudin Alwi,MS and Team

PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Serikat Pekerja: Strategi Mengelola Serikat Pekerja – CONFIRMED

ACARA

07 – 08 Desember 2016 | Rp. 4.925.000 di Aryaduta Hotel Semanggi / Swiss-Belhotel, Jakarta – CONFIRMED
19 – 20 Desember 2016 | Rp. 4.925.000 di Aryaduta Hotel Semanggi / Swiss-Belhotel, Jakarta

 

Serikat Pekerja (Buruh) adalah persatuan pekerja yang berbentuk organisasi untuk mencapai tujuan bersama seperti melindungi integritas pekerja, negosiasi upah yang lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik. Tawar-menawar serikat buruh, dengan majikan atas nama anggota serikat (pangkat dan jabatan anggota) dan melakukan negosiasi kontrak kerja (perjanjian kerja bersama) dengan majikan. Tujuan paling umum dari asosiasi atau serikat adalah “mempertahankan atau meningkatkan kondisi kerja mereka”

Di Indonesia, Serikat Pekerja diakui secara hukum sebagai wakil pekerja di semua industri. Aktifitas Serikat Pekerja berpusat pada perundingan Kesepakatan Kerja Bersama yang akan menentukan upah, tunjangan, dan kondisi kerja untuk keanggotaan mereka, dan mewakili anggota serikat dalam perselisihan dengan manajemen atas pelanggaran ketentuan kontrak. Serikat Pekerja biasanya terlibat dalam kegiatan melobi dan berkampanye di tingkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Kegiatan negosiasi kondisi Kesepakatan Kerja Bersama termasuk negosiasi upah, aturan kerja, prosedur pengaduan, aturan yang mengatur perekrutan, pemecatan dan promosi pekerja, manfaat, keselamatan kerja dan kebijakan. Perjanjian Kerja Individu dinegosiasikan oleh serikat mengikat dengan majikan dan dalam beberapa kasus untuk pekerja non-anggota lainnya. Serikat pekerja secara tradisional memiliki konstitusi yang detail tentang tata kelola untuk unit perundingan dan juga memiliki struktur organisasi di berbagai tingkat pemerintahan tergantung pada industri dimana Pekerja terikat perjanjian kerja secara hukum untuk memberikan fungsi mereka dalam bernegosiasi.



Gambaran Ringkas Training Serikat Pekerja : Strategi Mengelola Serikat Pekerja

“Strategic Manajemen adalah proses yang berkelanjutan yang mengevaluasi dan mengendalikan bisnis dan industri di mana Perusahaan dan Serikat Pekerja terlibat, menilai pesaingnya dan membuat tujuan strategis untuk melampaui pesaing yang ada dan potensial, dan kemudian mengkaji kembali setiap strategis secara tahunan atau kuartalan secara teratur untuk menentukan bagaimana telah dilaksanakan dan apakah telah berhasil atau membutuhkan penggantian dengan strategi baru guna memenuhi suatu keadaan yang berubah, teknologi baru, pesaing baru, lingkungan ekonomi baru, atau lingkungan sosial, keuangan, atau politik baru. ” Manajemen Strategis juga dapat didefinisikan sebagai “identifikasi tujuan dan rencana organisasi serta tindakan untuk mencapai tujuan, yang merupakan suatu rangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja manajemen jangka panjang di perusahaan saat melakukan bisnis, termasuk merumuskan dan menerapkan strategis yang akan membantu dalam menyelaraskan organisasi dan lingkungannya untuk mencapai tujuan organisasi. “



Tujuan Training Serikat Pekerja : Strategi Mengelola Serikat Pekerja

  1. Memberikan peran penting untuk kerangka kerja dalam hal perselisihan antara serikat pekerja dan pengusaha atau organisasi asosiasi di sisi lain.
  2. Memberikan penyelesaikan atas masalah yang timbul antara pengusaha dengan karyawan; dan serikat pekerja dengan asosiasi pengusaha.
  3. Memberikan penyelesaian atas masalah yang timbul yang disebabkan perbedaan dalam pelaksanaan perdamaian dari perselisihan yang timbul, karena jaringan serikat pekerja dan/atau asosiasi pengusaha, jauh dari lokasi kedudukan perselisihan
  4. Menghilangkan hambatan organisasi antar departemen dan menghilangkan lapisan manajemen untuk menciptakan hirarki organisasi yang datar.

Implementasi Strategis

Menerapkan strategi dengan melibatkan prosedur Change Management dalam prosedur mempekerjakan, pengorganisasian dan sumber daya.

  1. Pengorganisasian
    • Menerapkan strategi yang mungkin memerlukan perubahan organisasi, seperti membuat unit baru, penggabungan yang sudah ada atau bahkan beralih dari dari struktur geografis ke fungsional atau sebaliknya. Pengorganisasian juga melibatkan penyatuan faktor dan pengaturan urutan yang disukai dan straight.
  2. Resourcing
    • Implementasi mungkin memerlukan perubahan anggaran yang signifikan, yang mempengaruhi sumber daya manusia dan belanja modal.
  3. Perubahan manajemen
    • Menerapkan strategi yang mungkin memiliki efek bagi seluruh organisasi, dengan meminimalkan gangguan yang dapat mengurangi biaya dan menghemat waktu, dengan menunjuk seseorang untuk ahli dalam perubahan, yang bertujuan meminta lawan untuk proaktif dalam mengidentifikasi dan mengurangi masalah.
  4. Penjajaran
    • Representasi visual dari strategi yang diukur terhadap tingkat pemahaman dan pelaksanaan di berbagai bagian organisasi, berfokus pada pengukuran keselarasan strategis organisasi.



Topics training Serikat Pekerja

  • Understanding Industrial Relation
  • Developing the Collective Labour Agreement and Individual Labour Agreement
  • Risks Management
  • Excellent Corporate Culture

Training Methods Serikat Pekerja : Strategi Mengelola Serikat Pekerja

  • Tutor and discussion
  • Study case and benchmarking
  • Coaching and Mentoring
  • Simulation

Results of Training

  • Peserta dapat membuat perencanaan pada seluruh bagian sub topic training dan mengimplementasikan serta mengatur tahapan secara sistematis dan strategis.
  • Peserta dapat menciptakan program pengembangan sesuai dengan visi, misi dan obyektifitas perusahaan, dan memberikan panduan program dalam pelaksanaan untuk mencapai target perusahaan
  • Peserta dapat mengantisipasi dan menyelesaikann permasalahan yang dihadapi perusahaan sebagai dampak dari perubahan

Peserta training

  • Para Direktur
  • General Manager Human Resources Department dan lainnya
  • Senior Manager or Manager Human Resources Department dan lainnya
  • Senior Staff/Superintendant/Supervisor Human Resources Department



Workshop Leader :

Setiono Winardi

Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:

  1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government;
  2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
  3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa;
  4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa;
  5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

 

FEE :

  • Rp. 3.850.000,- (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.050.000,- (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.550.000,- (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 4.925.000- (Full Fare)

 

Strategi Mengelola Serikat Pekerja

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Acara

Selasa – Rabu, 22 – 23 November 2016 | Rp 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta
Kamis – Jum”at, 15 – 16 Desember 2016 | Rp 3.750.000 di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta

 

 


OVERVIEW

Pelatihan ini akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan pelaksanaan dalam bentuk Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan/Peraturan Menakertrans dan peraturan lainnya yang terkait.

Pelatihan Hukum Ketenagakerjaan dan  Konsep Hubungan Industrial ini diharapkan mampu menjadi salah satu sarana bagi para pelaku bisnis, Serikat Pekerja, regulator, untuk memahami bagaimana ketentuan ketenagakerjaan yang normatif diatur.

Pelatihan ini juga akan mengupas tentang aspek-aspek ketenagakerjaan, pengetahuan praktis akan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan korelasinya dengan masalah ketenagakerjaan yang timbul. Dengan demikian, setiap permasalahan ketenagakerjaan yang ditemui akan mudah dimengerti dan dipahami sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.



MATERI HUKUM KETENAGAKERJAAN &  HUBUNGAN INDUSRTRIAL

  • Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003)
  • Pengantar Hubungan Industrial
  • Status Hubungan Kerja
  • PKWT dan PKWTT/Outsourcing
  • Peraturan perusahaan
  • Perjanjian Kerja Bersama
  • Serikat Pekerja & Komposisinya
  • Pemogokan & Lock Out
  • Status Hubungan Kerja
  • Ketentuan Jam Kerja & Lembur
  • Ketentuan Libur & Cuti
  • Ketentuan Pengupahan
  • Pemberian tunjangan dan fasilitas
  • Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  • Uang Pesangon
  • Penyelesaian Perselisihan

 

 

PESERTA

Owner Perusahaan, Direksi, HRD, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, LO Perusahaan dan masyarakat umum

 

INSTRUKTUR

Para Expert trainer yang telah banyak memberikan pelatihan dengan topik: Hukum Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial bagi berbagai perusahaan, SP, instansi, LSM dan lain-lain.

 

METODE

Ceramah, Diskusi dan Studi Kasus, Benchmark

 

 

WAKTU & TEMPAT

Hari/tanggal  :

  • Selasa-Rabu, 25-26 Oktober 2016
  • Selasa-Rabu, 22-23 November 2016
  • Kamis-Jum’at, 15-16 Desember 2016
  • Waktu   : 09.00 – 16.00
  • Tempat : Menara peninsula, Jakarta

 

 

INVESTASI & FASILITAS

  • Rp 3.750.000,- /peserta (tidak termasuk penginapan)
  • Fasilitas : Sertifikat, Training Kits, USB, Coffee break, Lunch, Souvenir

 

 

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PHK dan Perhitungan Pesangon

Acara

14 Desember 2016 | Rp 1.500.000,- di Puri Denpasar Hotel, Jakarta

 

 

Gambaran isi Pelatihan Proses PHK dan Perhitungan Pesangon:

  • Mulai dari pertanyaan yang sangat mudah sampai pertanyaan yang sulit sering sekali muncul dalam permasalahan proses PHK dan perhitungan pesangon.
  • Mungkin ada Praktisi HRD pemula maupun praktisi HRD Senior yang melakukan proses PHK dan perhitungan pesangon menurut kebiasaan di perusahaannya. Apakah kebiasaan tersebut sudah sesuai dengan UU yang mengaturnya? atau malah menyalahi UU yang mengaturnya?
  • Banyak Praktisi HR yang belum pernah mengetahui bagaimana proses PHK dan perhitungan besarnya pesangon yang BENAR dan sesuai UU yang mengaturnya.
    Bagaimana dengan Team HR perusahaan Anda?

 

Jika kita telusuri, apa saja pertanyaan yang sering muncul dalam kasus PHK

Pertanyaan 1

Mohon pencerahan…
Di perusahaan kami ada karyawan yang sengaja minta dipecat dengan cara melakukan kesalahan yaitu meninggalkan tempat kerja selama jam kerja. Kami sudah memberikan SP 2 dan sepertinya kami akan mengeluarkan SP 3 yang berujung kepada PHK. Sesuai UU No 13/2003 (Pasal 161) yang bersangkutan tetap mendapatkan pesangon. Menurut saya hal ini kurang fair dari sisi perusahaan. Apakah ada cara lain, agar kami tidak membayar pesangon?

Pertanyaan 2

Mohon Bertanya….
Seorang karyawan kami mempunyai masa kerja 15 tahun, karena performance yang sudah tidak baik lagi, rencananya perusahaan akan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? dan pasal-pasal mana saja yang menjadi dasar perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan tsb?

Pertanyaan 3

Izin share permasalahan kami dan mohon arahannya….
Karyawati kami melakukan kesalahan berat yaitu mengambil barang milik perusahaan. Karena kesalahan tersebut, perusahaan akan menjatuhkan hukuman PHK, bagaimana prosedurnya dan berapa besar pesangon yang harus diberikan? masa kerja karyawati tsb 12 tahun.

Pertanyaan 4

Ada karyawan kami yang sakit berkepanjangan, jika perusahaan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? apakah tindakan perusahaan mem-PHK karyawan tsb diperbolehkan secara UU Naker?

Pertanyaan 5

Ada karyawan kami yang memalsukan data pribadinya, dia mengaku belum menikah, tetapi setelah 4 tahun bekerja, ketahuan bahwa ternyata sesungguhnya dia sudah menikah 5 tahun yang lalu. Atas dasar memberikan keterangan palsu tersebut, perusahaan akan melakukan PHK. pertanyaannya, apakah hal ini sesuai dgn UU 13 thn 2003, bagaimana prosesnya dan berapa besar pesangonnya?

Pertanyaan 6

Pak, mohon dijelaskan, bagaimana caranya kita melakukan PHK tetapi tidak sampai menimbulkan gejolak di dalam perusahaan?

Pertanyaan 7

Mohon pencerahannya, dokumen apa sajakah yang harus dipersiapkan dalam proses PHK? apakah PHK harus dilaporkan ke instansi terkait?

Pertanyaan 8

Apa sanksinya jika perusahaan melakukan PHK yang tidak sesuai UU ketenagakerjaan ?
dan pastinya masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dalam kasus-kasus PHK yang terjadi, ratusan pertanyaan mungkin saja masih sering muncul saat proses PHK terjadi. Terkait dengan topik di atas, apakah Team HRD anda sudah menguasainya? Apakah team HRD anda sudah mengerti proses PHK yang benar? Apakah Team HRD anda sudah mampu menghitung besarnya pesangon yang sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia?
Apa dan bagaimana proses PHK dan bagaimana menghitung besarnya pesangon, dapat anda simak dalam workshop padat pada hari Kamis tanggal 23 januari 2014.
Apa saja yang akan dipelajari dan dibahas ?

 

Sekilas Materi yang akan dibahas dalam training Proses PHK dan Perhitungan Pesangon: 

  • Jenis-jenis PHK menurut UU no.13 Thn 2003
  • Garis besar persiapannya
  • Tata cara yang perlu diketahui
  • Dokumen yang penting dalam proses PHK
  • Surat PHK, salahkah ???apan Uang Penggantian Perawatan 15% muncul ???
  • Hal penting (Tip & Trik) dalam PHK & Pesangon

**** Bonus : Kalkulator Pesanggon (excell program)

 

Facilitator:

Drs. Jack Alenzo, MM, MH
Adalah Senior Consultant dan facilitator pengembangan organisasi dan HRM di beberapa lembaga konsultasi pengembangan organisasi. Saat ini juga memimpin sebagai Project Manager sebuah project MPC pada perusahaan kontraktor oil & gas raksasa dari Perancis.Pengalaman Praktis selama lebih dari 20 diperolehnya di berbagai perusahaan MNC, terakhir duduk sebagai Senior HR Manager disebuah perusahaan kimia pertanian.Saat ini banyak memberikan pelatihan publik dan in-house di bidang pengembangan organisasi dan manajemen HRD.

Tanggal

  • 14 Desember 2016



Tempat kursus:

  • Puri Denpasar Hotel
  • Jakarta Selatan



BIAYA:

  • Harga: Rp 1.500.000,-/orang
  • Rp 4.000.000/ 3 orang dari perusahaan yang sama
  • Rp 6.000.000/ 5 orang dari perusahaan yang sama
  • Biaya sudah termasuk materi ,Sertifikat, dan coffee break

 

 

 Proses PHK dan Perhitungan Pesangon
Tip – Trik PHK & Pesangon Yang Aman Tanpa Gejolak

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PERJANJIAN KERJA YANG BENAR DAN AMAN

ACARA

16 November 2016 | Rp 1.500.000,-/orang di Puri Denpasar Hotel, Jakarta Selatan
19 November 2016 | Rp 1.500.000,-/orang di Puri Denpasar Hotel, Jakarta Selatan

 

Perjanjian Kerja (PK) merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Hubungan Kerja antara Perusahaan dengan pekerja / buruh karena memuat segala konsekuensi yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak.   PK tidak hanya harus memenuhi syrat syah kontrak namun lebih dari itu pemilihanya jenis dan bentuknya harus juga sesuai dengan kebutuhuan perusahaan dalam rangka memastikan organiasi tetap dapat mempertahankan dan meningkatkan daya saiang serta mengantisipasi kemungkinan yang dapat terkaji dan berpotensi menimbulan permasalan di kemudian hari.

Sehubungan dengan hal tersebut dalam Undang-undang No. 13 Tahun 2003 serta peraturan pelaksanaannya yang antara lain dituangkan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja telah diatur tentang :

  • Rambu-rambu hukum yang harus dipahami dan dipatuhi semua pihak yang terkait dengan hubungan kerja;
  • Ditetapkannya tiga jenis Perjanjian Kerja yaitu : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Perjanjian Kerja Waktu Tak Tertentu (PKWTT), Perjanjian Kerja Pemborongan.

Karena Perjanjian kerja merupakan dasar hukum bagi masing-masing pihak bila terjadi perselisihan di kemudian hari maka penyusunan perjanjian kerja yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku merupakan hal yang sangat penting dan strategis.

Mengapa SKKNI?

Persaingan ketat dalam dunia bisnis, khususnya menyambut penerapan era MEA 2015, menuntut tenaga kerja yang berdaya saing tinggi. Siapkah Anda sebagai praktisi SDM bersaing dengan praktisi SDM dari negeri tetangga seperti Malaysia, Thailand & Filipina?

Modal utama dalam menghadapi MEA adalah produk-produk buatan Indonesia yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI)dan tenaga kerja yang memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” kata Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri, seusai membuka acara Seminar World Plumbing Day And Launching Of Standar Nasional Indonesia (SNI) Plumbing Systems.di Jakarta Rabu (18/3/2015).

Standar kompetensi bidang manajemen SDM, yang diharapkan dapat menjadi acuan standar dalam pengembangan kualitas dan kapasitas pelaksana dan penanggung jawab manajemen SDM, sudah resmi diluncurkan dengan disahkannya Permenakertrans No. 307 Tahun 2014.

Paket regulasi yang akan mewajibkan para pelaksana dan penanggung jawab manajemen SDM memiliki sertifikasi SKKNI.

Dalam workshop ini peserta dipandu oleh fasilitator berpengalaman sebagai praktisi SDM serta konsultan sekaligus asesor kompetensi MSDM yang dikeluarkan oleh BNSP.   Disamping itu workshop ini akan menggunakan pendekatan aplikatif yang menekankan pengembangan ketrampilan para peserta selain tentunya pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan ketrampilan tersebut.

Setelah mengikuti workshop ini para perserta diharapkan mendapatkan pemahaman yang baik sekaligus kemampuan dalam menyusun perjanjian kerja.

Materi Training Perjanjian Kerja yang Benar dan Aman

  1. Pengantar
    1. Tantangan perusahaan : daya saing dan produktifitas dan penentutuan proses bisnis yang sesuai dengan kelompok pekerjaan : Tetap vs Tdk Tetap – Core vs Non-Core
    2. Perjanjian Kerja dalam Tatanan Hukum Perdata (KUH Perdata) dan Hukum Ketenagakerjaan (UU 13/2003)
    3. Pengertian Perjanjian Kerja, Hubungan Kerja, PKWT, PKWTT
    4. Anatomi Perjanjian dan Perjanjian Kerja
  2. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWT )
    1. Rambu-rambu PKWT
      Bentuk PKWT, Masa Percobaan, Syarat-syarat Kerja, Berakhirnya PKWT, Ganti Rugi, Syarat pekerjaan PKWT, Jangka Waktu/ Perpanjangan/ Pembaharuan PKWT, Syarat Perpanjangan/ Pembaharuan PKWT, Berubahnya PKWT menjadi PKWTT
    2. Jenis-jenis PKWT
      • PKWT untuk Pekerjaan yang Sekali Selesai atau Sementara Sifatnya
      • PKWT untuk Pekerjaan Musiman
      • PKWT Untuk Pekerjaan Produk Baru
      • Perjanjian Kerja untuk Harian Lepas
  3. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWTT )
    1. Masa Percobaan dalam PKWTT
    2. Pengangkatan
    3. Syarat-syarat Kerja yang Berlaku
  4.  Merancang / Menyusun Perjajian Kerja
    1. Hal-hal yang perlu diperhatikan :
      • Asas-asas Hukum Perjanjian
      • Pola Umum Perjanjian
      • Unsur-unsur Perjanjian
      • Penyusunan Redaksional Perjanjian
      • Bea Meterai Perjanjian
    2. Menyusun Pasal-pasal Perjanjian Kerja :
      • Pasal-pasal yang Diwajibkan Undang-undang
      • Pasal-pasal yang Melengkapi
      • Pasal-pasal Khusus
  5. Diskusi / Kesimpulan / Penutup / Studi kasus

Bonus : Soft copy perjanjian-perjanjian kerja (PKWT, PKWTT, Outsourcing, Magang, dsb)

Facilitator Training Perjanjian Kerja yang Benar dan Aman

Drs. Jack Alenzo, MM, MH

Adalah Senior Consultant dan facilitator pengembangan organisasi dan HRM di beberapa lembaga konsultasi pengembangan organisasi.  Saat ini juga memimpin sebagai Project Manager sebuah project MPC pada perusahaan kontraktor oil & gas raksasa dari Perancis.

Pengalaman Praktis selama lebih dari 20 diperolehnya di berbagai perusahaan MNC, terakhir duduk sebagai Senior HR Manager disebuah perusahaan kimia pertanian.

Saat ini banyak memberikan pelatihan publik dan in-house di bidang pengembangan organisasi dan manajemen HRD.

Tanggal Training Perjanjian Kerja yang Benar dan Aman

  • 16 November 2016
  • 19 November 2016
  • 09.00 – 17.00

 

Tempat kursus:

  • Puri Denpasar Hotel,
  • Kuningan, Jakarta Selatan

 

BIAYA:

  • Harga: Rp 1.500.000,-/orang
  • Rp 4.000.000/ 3 orang dari perusahaan yang sama
  • Rp 6.000.000/ 5 orang dari perusahaan yang sama
  • Biaya sudah termasuk materi ,Sertifikat, lunch dan coffee break

MEMBUAT PERJANJIAN KERJA YANG BENAR DAN AMAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN SERTA  DAYA SAING PERUSAHAAN

Berdasarkan SKKNI MSDM KepMenakertrans 307/ 2014

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Undang-Undang Ketenagakerjaan – CONFIRMED

ACARA

26 – 27 Oktober 2016 | Rp 4.925.000 di InterContinental Jakarta Midplaza/The Park Lane/Swiss-Belresidences, Jakarta

 

Tantangan yang dihadapi dunia usaha dalam era globalisasi ini terasa semakin ketat.  Berbagai tuntutan persaingan pasar, perubahan lingkungan menuntun pengusaha melakukan berbagai inovasi agar tetap “survive” dan “competitive”.  Pengusaha lebih menginginkan organisasi yang efektif dengan jumlah pekerja tetap yang seminimal mungkin yang dapat memberi hasil yang seoptimal mungkin. Di lain pihak para pekerja semakin kritis dan akses informasi semakin terbuka luas. Sehingga hubungan antara Pengusaha dan Pekerja sering terjadi perselisihan karena perbedaan kepentingan. Oleh karena itu sangat penting mengetahui dengan jelas batasan dan rambu-rambu yang ditetapkan oleh  perundang-undangan yang berlaku. memahami peraturan-peraturan perundang-undangan dan mengetahui akibat hukum bilamana terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan. Adalah mutlak perlu bagi professional/eksekutif yang sehari-harinya menangani atau bertanggung jawab atas penangan sumber daya insani menguasai peraturan perundangan yang berlaku dengan seluk beluknya agar konflik hubungan industial dapat dihindari.

Pelatihan ini akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan petunjuk teknis dan pelaksanaan yang terkait.

Melalui paket pelatihan ini peserta diajak untuk memahami peraturan dan ketentuan-ketentuan ketenagakerjaan yang sesuai UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003, memahami solusi-solusi baru dalam Hubungan Industrial yang semakin kompleks terutama dalam Hubungan Industrial, membangun citra diri perusahaan di masyarakat lebih baik karena adanya hubungan yang harmonis antara Pengusaha dan Pekerja, hubungan dengan instansi pemerintah atau institusi terkait yang lebih harmonis.

Setelah mengikuti workshop ini peserta diharapkan :

Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang kompehensif tentang Konsep Hubungan Kerja berdasarkan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan pembahasan best practice serta studi kasus.

Outline Program Undang-Undang Ketenagakerjaan

Hari Ke 1:

  • Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003)
  • Hubungan Kerja
  • PKWT dan PKWTT
  • Outsourcing
  • Peraturan Perusahaan (PP)
  • Peraturan Kerja Bersama (PKB)

Hari Ke 2:

  • Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial berdasarkan UU No. 2 Tahun 2004
  • Bipartit, Mediasi, Konsiliasi dan Arbitrase
  • Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dengan Pengadilan  Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Kasasi
  • Best Practice Perspective – Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
  • Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Menurut Undang-Undang dan Putusan MK tanggal 28 Oktober 2004.

Workshop Leader Undang-Undang Ketenagakerjaan

Cecilia Sri Hayani

Memiliki pengalaman sebagai professional HR di berbagai jenis industri multinasional selama lebih dari 20 tahun.Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Regional HR Operations, Business Affairs/Administration Manager, Organization Support Manager dan People Manager.  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan international dan regional.

Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini diperkaya dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR Consultant untuk berbagai industri di berbagai perusahan multinasional.

Memahami ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku serta menguasai peraturan perundangan terkait secara baik akan memberikan kemudahan bagi perusahaan bila terjadi perselisihan ketenagakerjaan di kemudian hari.

Training Fee Undang-Undang Ketenagakerjaan

  • Rp. 3.850.000 ,- (REG for 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.050.000 ,- (REG 2 weeks before training; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.595.000 ,- (On The Spot; payment at the latest training)
  • Rp. 4.925.000 ,- (Full fare)

Peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Tenaga Mitra Kerja (TMK)

ACARA

10 – 11 November 2016 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta
15 – 16 December 2016 | Rp. 3.950.000/peserta di Jakarta

Pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar melakukan outsourcing untuk membuat produk-produknya keseluruh dunia. Bisa saja sebuah produk dibuat mesin-mesinnya di Jepang, komponen pendukung dari karet dan fiber di Vietnam, dirakit di Malaysia dan finishingnya di Indonesia. Fenomena ini juga merambah ke penggunaan tenaga kerja sehingga tidak heran pada sa’at ini banyak perusahaan mempercayakan beberapa aktifitas kegiatannya usahanya kepada sumber daya yang berasal dari luar (OUTSOURCING). Permasalahan yang timbul bagi para Manager dan Supervisor adalah bagaimana mengelola tenaga outsourcing yang saat ini biasa disebut dengan istilah TENAGA MITRA KERJA (TMK) ini agar bisa merasa “at-home” dan berdaya guna bagi perusahaan.



SASARAN PELATIHAN Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Meningkatkan keterampilan managerial para Manajer dan Supervisor dalam mengelola bawahan atau karyawan yang berstatus Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja agar dapat termotivasi dalam bekerja dan bisa menghasilkan hasil kerja yang optimal.


TOPIK TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

1. Organisasi dan Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Hakekat, Fungsi dan Manfaat outsourcing/TMK bagi perusahaan
  • Peran Manager dalam pengelolaan tenaga TMK
  • Memilih penyalur TMK

2. Mengenali Karyawan dengan Status Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Megenali Peraturan Perundangan tentang TMK/outsourcing
  • Tahapan-tahapan outsourcing
  • Conventional Outsourcing dan transformational Outsourcing

3. Menyiapkan Tenaga Mitra Kerja (TMK) sebagai Bagian dari Organisasi

  • Menyiapkan mental TMK
  • Memahami karakteristik dan tingkahlaku TMK

4. Kepemimpinan dalam Mengelola Tenaga Mitra Kerja (TMK)

  • Kunci sukses pengelolaan TMK
  • Kepemimpinan effektif dalam mengelola TMK

5. Memotivasi dan Meningkatkan Kinerja Tenaga Mitra Kerja (MTK)

  • Memahami motivasi kerja karyawan TMK
  • Teknik memotivasi dan meningkatkan produktivitas TMK
  • Manajemen Kinerja Tenaga Mitra Kerja
  • Penetapan sasaran dan standar kerja TMK
  • Mengukur kinerja TMK dan pemanfaatan dampaknya bagi perusahaan.

METODE TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Diskusi konsep, game, role play dan Analisis kuesioner.

PESERTA TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Manajer, Supervisor/HR Decision Maker dan karyawan lain yang membawahi pekerja dengan status outsourcing atau kontrak.



FASILITATOR TRAINING Tenaga Mitra Kerja (TMK)

Drs. Elyus Lanin, M.Si.

Drs. Elyus Lanin, M.Si.  has worked with many nationwide most wellknown organizations & companies, to include Department of Foreign Affairs, PT. Jamsostek, PT. Industri Pesawat Nusantara, RCTI, Bank Indonesia, PT. Kertas Kraft Aceh, PT. Jasa Raharja, PT. Indosat Tbk, PT. Telkom Tbk, BCA, PT. Unilever, HMS Sampoerna Tbk, PT. Freeport Indonesia, PT. Pupuk Sriwijaya, PT. Timah Tbk, Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Wijaya Karya, PT.Bukit Asam, Garuda Indonesia, Indomobil, Bappenas, Bank Mandiri, PT. Askes and more; either as a consultant or professional trainer.

He applies his 15-plus years of management experience and expertise in human resources functional and management to deliver messages that focus on simple solutions to common, personal and organizational problems on each of his assignment.  His field of expertise including structuring company’s organizational chart, job descriptions & specifications, payroll systems & models, thus it’s functional. When it comes to motivating and training people, Mr. Lanin is a simply entertaining, energetic and effective motivational keynote trainer/speaker who has presented over 200 training classes and seminars to include Effective Decision Making, Training for Trainers, Leadership & Selling Skills and last but not least Presentation Techniques.

 



VENUE :  

Jakarta (Amos Cozy, Amaroossa Residence, Haris Tebet, Gd Muamalat Institute, Setiabudi Building 2, Gd Estubizi Bussiness Center, Ibis Manggadua, Little Amaroossa Residence, Cosmo Amaroossa, Zodiak MT. Haryono, Grand Tjokro)

 

 

TRAINING DURATION :  

2 days

 

 

TRAINING TIME

  1. 10 Nov 2016-11 Nov 2016
  2. 15 Dec 2016-16 Dec 2016

 



INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. 3.950.000/person (full fare) or
  2. 3.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. 3.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 



FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

OUTSOURCING MANAGEMENT: Memberdayakan Tenaga Mitra Kerja (TMK) di Perusahaan

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL – Confirmed

ACARA

14 – 16 September 2016 | Rp.  5.950.000/person di Jakarta – CONFIRMED
12 – 14 Oktober 2016 | Rp.  5.950.000/person di Jakarta
09 – 11 November 2016 | Rp.  5.950.000/person di Jakarta
14 – 16 Desember 2016 | Rp.  5.950.000/person di Jakarta

 

INTRODUCTION HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pelatihan ini akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan pelaksanaan dalam bentuk Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan/Peraturan Menakertrans dan peraturan lainnya yang terkait.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003)
  2. Pengantar Hubungan Industrial
  3. Status Hubungan Kerja
  4. PKWT dan PKWTT/Outsourcing
  5. Peraturan perusahaan
  6. Perjanjian Kerja Bersama
  7. Serikat Pekerja & Komposisinya
  8. Pemogokan & Lock Out
  9. Status Hubungan Kerja
  10. Ketentuan Jam Kerja & Lembur
  11. Ketentuan Libur & Cuti
  12. Ketentuan Pengupahan
  13. Pemberian tunjangan dan fasilitas
  14. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  15. Uang Pesangon
  16. Penyelesaian Perselisihan

INSTRUCTOR HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Philip O. Leander,SH.

Philip O. Leander,SH. Lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Beliau memiliki pengalaman praktis dan memiliki basik kelimuan hukum yang baik sehingga menjadikan setiap kelas training Beliau menjadi menarik dan menyenangkan para peserta. Pengalaman Beliau diantaranya menjadi Legal Manager di PT. Tunnel Mining Indonesia, menjadi Lawyer di beberapa kantor, menjadi HRD Staff di Rumah Sakit Pertamina Pusat, menjadi Marketing Officer di Bumiputera General Insurance, menjadi English Instructor di beberapa English institutions dan menjadi translator English-Indonesian, dll.

 

VENUE HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

Jakarta (Hotel Dreamtel, Menteng Jakarta Pusat)

 

TRAINING DURATION HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

3 days

TRAINING TIME HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

  1. 14 Sep 2016-16 Sep 2016
  2. 12 Oct 2016-14 Oct 2016
  3. 09 Nov 2016-11 Nov 2016
  4. 14 Dec 2016-16 Dec 2016

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. 5.950.000/person (full fare)  or
  2. 5.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. 5.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Modul Training
  2. Flashdisk Training berisimateri training
  3. Sertifikat
  4. ATK: NoteBookdan Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Ransel
  7. Foto Training
  8. Ruang Training denganfasilitas Full AC dan multimedia
  9. Makansiangdan 2 kali coffeebreak
  10. Instruktur yang Qualified
  11. Transportasiuntukpesertadari hotel penginapan ke hotel tempat training–PP (jikapeserta minimal darisatuperusahaanada 4 peserta)

HUKUM KETENAGAKERJAAN & HUBUNGAN INDUSTRIAL

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN – Confirmed

ACARA

10 – 11 September 2016 (Jadwal weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
13 – 15 September 2016 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
17 – 18 September 2016 (Jadwal weekend) | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
19 – 21 September 2016 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta

26 – 28 September 2016 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta – CONFIRMED

Jadwal Selanjutnya …

 

 

DESKRIPSI TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

Melalui undang-undang No. 13 Tahun 2003, pemerintah Indonesia telah membuat regulasi mengenai perlindungan hak-hak tenaga kerja yang patut mendapatkan perhatian dari perusahaan. Pelanggaran pada suatu aturan yang telah ditentukan pemerintah menyebabkan perusahaan dapat ditindak pidana di depan hukum. Hal ini tentu amat merugikan perusahaan, terutama dari sisi finansial, reputasi serta kredibilitas perusahaan, baik di mata pemerintah ataupun di hadapan masyarakat. Oleh sebab itulah, perusahaan perlu untuk menyusun suatu sistem kerja manajemen untuk mengatur persoalan ketenagakerjaan di perusahaannya sehingga keputusan yang diambil tidak bertentangan dengan peraturan.

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

  1. Memberikan pemahaman mendasar mengenai urgensi manajemen pengaturan ketenagakerjaan di perusahaan yang dapat meminimalisir indikasi pelanggaran
  2. Memberikan ketrampilan penyelesaian persoalan (problem solving skill) yang berkaitan dengan ketenagakerjaan

 


MATERI TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

  1. Ruang lingkup manajemen regulasi ketenagakerjaan
    1. Undang-undang No. 13 Tahun 2003
    2. Regulasi kerja di perusahaan menyangkut tenaga kerja
    3. Jenis-jenis tindak pidana ketenagakerjaan
    4. Desain koordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Serikat Buruh
    5. Jaminan Sosial Tenaga Kerja
    6. Memahami persoalan Serikat Buruh
    7. Persoalan keselamatan tenaga kerja
    8. Wajib lapor ketenagakerjaan
    9. Studi kasus penyelesaian persoalan ketenagakerjaan

 

METODE TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

Presentasi, lecture, tanya jawab, diskusi, studi kasus

 

PESERTA TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

Manajer HRD, staf HRD, legal officer

 

 

Jadwal Training 2016

Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  • 13 – 15 September 2016
  • 19 – 21 September 2016
  • 26 – 28 September 2016
  • 03 – 05 Oktober 2016
  • 10 – 12 Oktober 2016
  • 17 – 19 Oktober 2016
  • 24 – 26 Oktober 2016
  • 31 Oktober – 02 November 2016
  • 07 – 09 November 2016
  • 14 – 16 November 2016
  • 21 – 23 November 2016
  • 28 – 30 November 2016
  • 05 – 07 Desember 2016
  • 13 – 15 Desember 2016
  • 19 – 21 Desember 2016
  • 27 – 29 Desember 2016

Jadwal Weekend

  • 10 – 11 September 2016
  • 17 – 18 September 2016
  • 01 – 02 Oktober 2016
  • 08 – 09 Oktober 2016
  • 15 – 16 Oktober 2016
  • 22 – 23 Oktober 2016
  • 29 – 30 Oktober 2016
  • 05 – 06 November 2016
  • 12 – 13 November 2016
  • 19 – 20 November 2016
  • 26 – 27 November 2016
  • 03 – 04 Desember 2016
  • 10 – 11 Desember 2016
  • 17 – 18 Desember 2016

 

 

Investasi dan Fasilitas TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

  • Rp.5.900.0000 (Non Residential)
  •   Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel khusus bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta)

 

Lead Instruktur TRAINING MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

Arif Hartono, SE.,MHRM.,PhD

 

MANAJEMEN REGULASI KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days