Tag Archives: TATA KELOLA PERUSAHAAN

GCG Implementation

ACARA

17 – 18 Januari 2019 | Rp 5.225.000 di Amaris Hotel/ Neo Hotel/ Santika Hotel, Jakarta
15 – 16 Maret 2019 | Rp 5.225.000 di Amaris Hotel/ Neo Hotel/ Santika Hotel, Jakarta
02 – 03 Mei 2019 | Rp 5.225.000 di Amaris Hotel/ Neo Hotel/ Santika Hotel, Jakarta
01 – 02 Juli 2019 | Rp 5.225.000 di Amaris Hotel/ Neo Hotel/ Santika Hotel, Jakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya…

 

(Tata Kelola Perusahaan Yang Baik)

PENDAHULUAN TRAINING GCG IMPLEMENTATION

Indonesia terlambat dalam memahami dan implimentasi Good Corporate Governance (GCG). Konsep GCG diperkenalkan oleh International Monetary Fund (IMF) dalam rangka pemulihan ekonomi pasca krisis moneter tahun 1998. Pada tahun 2001 Komite Nasional Indonesia untuk Kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, mengeluarkan panduan dan arahan bagi perusahaan bisnis Indonesia yang antara lain berkaitan dengan: Pemegang Saham; Fungsi Dewan Komisaris; Fungsi Direksi; Sistem Audit; Sekretaris Perusahaan; Stakeholders;  Prinsip Transparansi; Prinsip Kerahasiaan; Etika Bisnis; Perlindungan Lingkungan Hidup.

Dengan usaha dan kemauan mantap, Indonesia berusaha mempraktekan konsep GCG dan dapat dikatakan sebagian besar telah berhasil melalui Gerakan Moral Bersih, Transparansi dan Profesionalism yang merupakan perwujudtan dari Revolusi Mental, sehingga banyak perusahaan BUMN dan beberapa perusahaan nasional besar dan lembaga/organisasi lainnya telah berhasil dalam implementasi GCG.

 

POKOK BAHASAN TRAINING GCG IMPLEMENTATION

Implementasi konsep GCG menyagkut pengembangan 2 (dua) aspek: hardware dan software.  Aspek pertama merupakan teknis pembentukan atau perubahan struktur sistem organisasi; sedang aspek kedua mencakup perubahan paradigma: visi, misi, nilai-nilai etika; dan sikap (attitudes and behavioral conducts). Di dunia bisnis lebih mudah dan memang merasa perlu untuk mengikuti dan memperbaharui penyusunan system dan prosedur serta pembentukan sistem organisasi menurut kebutuhan perkembangan dunia usaha.

Untuk perubahan software skills & behavioral conducts,peran penting adalah di pucuk pimpinan dan leadership. Pucuk pimpinan akan menularkan tindakan manajemen, dan kemampuan manajemen yang harus dapat mengelola keteraturan dan kelancaran proses organisasi serta ketaatan anggota perusahaan terhadap kebijakan dan sistem yang dirancang untuk melaksanakan prinsip GCG.

Indonesia boleh bangga bahwa yang melopori dan tetap memajukan GCG adalah beberapa perusahaan BUMN, berkat ketentuan dan arahan Kementerian BUMN dan pengembangan serta pemahaman pucuk pimpinan beberapa BUMN. Dalam Penjelasan UU No. 19 tahun 2003 disebutkan Tujuan GCG yang meliputi: Memaksimalkan Nilai BUMN dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan; Mendorong Pengelolaan BUMN secara Profesional; Mendorong agar organisasi dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi Nilai Moral dan Kepatuhan; Meningkatkan Kontribusi BUMN; Meningkatkan Iklim Investasi dan Mesukseskan Program Privatisasi.

Menjadi contoh nyata juga Pasar Modal mengajarkan dan mengharuskan Korporasi Terbuka (Go Public) menjalankan GCG. Dalam implimentasi GCG bagi perusahaan Tbk tentu harus menguasai Manajemen Risiko, Pengelolaan Informasi Teknologi, Pemahaman Regulasi Audit dan Praktek Audit yang Transparan dan Benar.

Contoh keberhasilan menerapkan GCG oleh perusahaan BUMN dan korporasi Tbk  yang masuk pasar modal yang nyata-nyata memberi manfaat “lebih” ; haruslah dapat diikuti oleh perusahaan lain baik menengah maupun yang sedang merintis usaha baru.

Tidak kalah penting dalam implementasi GCG adalah pemahaman Ilmu Komunikasi yang antara lain berupa penyampaian Informasi dan Komunikasi. Informasi bisnis, ekonomi dan politik harus difahami dan dikomunikasikan dalam bentuk dan kerangka waktu yang tepat agar manajemen memungkinkan melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan: mengikuti dan mendapat informasi eksternal dan internal yang penting sehubungan dengan bisnis perusahaan. Menyediakan informasi yang tepat bagi institusi/mereka yang harus diinformasikan. Informasi yang disampaikan terperinci dan tepat waktu dapat memberdayakan dalam melaksanakan tanggung jawab secara efektif dan efisien.

Komunikasi yang efektif harus terjadi dalam pengertian : mengalir kebawah, melintas dan naik ke atas dalam suatu organisasi.  Memahami pentingnya komunikasi demikian mrempermudah untuk pelaporan terjadinya ketidakwajaranyang diduga terjadi, semisal kecurangan: fraud. Dengan sistem komunikasi yang baik dapat dipastikan efektifitas keterbukaan: tranperancy.

Tentu ada juga hambatan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan kemungkinan terjadi kegagalan. Kegagalan dapat diindentifikasi dan diperbaiki antara lain: karena terjadinya pengendalian internal yang tidak dihiraukan; karena pengendalian rumit atau terlalu kompleks; karena informasi dan komunikasi tidak berjalan (jelek); karena seringnya terjadi perubahan/modifikasi; dan karena terjadi kebosanan ataupun penolakan.

 

TOPIK TRAINING GCG IMPLEMENTATION

  • GCG di Indonesia: Peluang dan Tantangan
  • Konsep dan Tujuan GCG
  • Prinsip-prinsip GCG: Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi  dan Kemitraan
  • Studi kasus BUMN yang sukses melaksanakan GCG
  • Hardware: Struktur Organisasi, Direksi dan Komisaris, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan.
  • SoftwareVision, Mission & Values;corporate ethics; attitudes and behavioral conducts; corporate responsibility & sustainable company.
  • Sistem Pengendalian Internal
  • Studi kasus GCG di Perbankan
  • Pelaporan Keuangan dan Persaingan Usaha
  • Tender secara Elektronik
  • Selintas Manajemen Risiko
  • Tanggung Jawab Sosial, Budaya, Moral dan Etika Perusahaan

 

METODOLOGI TRAINING GCG IMPLEMENTATION

  • Bahasan Makalah Ilmiah dan Presentasi Power Point
  • Presentasi Video Studi Kasus Perusahaan yang sukses melaksanakan GCG
  • Interaktif: Diskusi dan pembahasan Problem Solving
  • Bahasan per kelompok dan presentasi dari Brain Storming Sessions
  • Result Oriented

 

YANG PERLU MENGIKUTI

  • Direksi, Pucuk Pimpinan, Company Secretary
  • Manajemen Level 1 dan 2
  • Manajemen Pelaksana dan Supervisors Level

 

FACILITATOR TRAINING GCG IMPLEMENTATION

Drs. Ludwig Suparmo, MSi & Amirullah MM

Lead Trainer: Drs. Ludwig Suparmo, MSi; berpengalaman 30 tahun sebagai supervisor, Manager, General Manager hingga Account Director. Dosen Ilmu Komunikasi, Integrated Marketing Communication, Corporate Social Responsibility, Corporate Ethics & Culture, Issue & Crisis Management. Menulis buku referensi akademik, aktif menulis Jurnal Ilmiah. Berpengalaman 10 tahun sebagai trainer, termasuk untuk institusi pemerintah dan BUMN.

Co-Trainer: Amirullah MM, berpengalaman dalam industri perbankan dan dosen manajemen di beberapa PTS.

 

 

JADWAL TRAINING GCG IMPLEMENTATION

  • 17 – 18 Januari 2019
  • 15 – 16 Maret 2019
  • 02 – 03 Mei 2019
  • 01 – 02 Juli 2019
  • 02 – 03 September 2019
  • 04 – 05 November 2019

 

Lokasi Training

Amaris Hotel La Codefin Kemang /Neo Hotel – Kebayoran/ Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta (tentative)

 

Training Fee GCG Implementation

  • Rp. 4.150.000 ,- (REG for 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.350.000 ,- (REG 2 weeks before; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.850.000 ,- (On The Spot; payment at the latest training)
  • Rp. 5.225.000 ,- (Full fare)

 

Good Corporate Governance (GCG) Implementation

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)

Acara

17 – 19 Oktober 2018 | Rp 5.950.000/ person di Bandung
05 – 07 November 2018 | Rp 5.950.000/ person di Bandung
03 – 05 Desember 2018 | Rp 5.950.000/ person di Bandung

 

 

LATAR BELAKANG TRAINING  GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Pada tahun 1999, kita melihat Negara-negara di Asia Timur yang sama-sama terkena krisis mulai mengalamai pemulihan kecuali Indonesia.  Pertanyaannya adalah mengapa ?

Kotler ahli marketing mengatakan bahwa kompetisi global bukan kompetisi antar Negara tetapi kompetisi antar korporat di Negara-negara tersebut.  Sehiingga menang atau kalah, pulih atau tetap terpuruk perekoomian suatu Negara sangat bergantung kepada korporat masing-masing.

Pemahaman tersebut membuka wawasan bahwa koporat-korporat kita belum dikelola secara benar.  Dalam bahasa lain koporat kita belum menjalankan governansi.  Survey dari Booz Allen di asia Timur pada tahun 1998 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki indeks corporate governance paling rendah dengan skor 2,88 jauh dibawah Singapura (8,93), Malaysia (7,72) dan Thailan (4,89).  Rendahnya kualitas GCG (Good Corporate Governance) korporasi-korporasi di Indonesia ditengarai menjadi pemicu kejatuhan perusahaan-perusahaan tersebut.

Secara umum rendahnya kondisi governansi korporat di Indonesia dikemukakan oleh ekonom asal MIT, Profesor Paul Krugman, bahwa kunci pemulihan ekonomi Indonesia adalah pelaksanaan Corporate governance untuk mencegah moral haraz, praktik mark up, penilaian pasar yang bias dan pengelolaan korporat yang tidak bertanggungjawab kepada stake holder.

Pelatihan ini diarahkan kepada bagaimana mengelola perusahaan sehingga dicapai corporate governance yang tinggi.



MATERI TRAINING  GOOD CORPORATE GOVERNANCE

  1. KONSEP DAN SEJARAH DAN TUJUAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE
    • Konsep dan sejarah CGC
    • Tujuan GCG
    • Manfaat GCG
    • Prinsip-prinsip GCG
    • Melindungi hak dan kepentingan the stakeholders
    • Meningkatkan nilai perusahaan dan pemegang saham
    • Meningkatkan efektifitas kerja dewan pengurus
    • Upaya sosialisasi
  2. THE ASX PRINCIPLES OF GCG AND BEST PRACTICE RECOMMENDATION
    • Profil ASX
    • Prinsip-prinsip ASX
    • Penerapan prinsip-prinsip GCG
    • The Indonesian Code For Good Corporate Governance

( Perlindungan hak pemegang saham, dewan komisaris, direksi, system audit, sektaris perusahaan, prinsip kerahasiaan, etika bisnis dan perlindungan terhadap lingkungan)

  1. SUCCSESS STRORY TUMBANGNYA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN RAKSASA
    • Pergrine Invesment Holdings Ltd.
    • Baring Futures
    • Enron Corporation, USA
    • HIH Insurance Company
    • Reaksi Dunia Internasional
  2. PERLINDUNGAN HAK THE STAKEHOLDERS
    • The stakeholders
    • Hak pemegang saham
    • Hak kreditur
    • Hak karyawan
    • Hak pelanggan
    • Hak masyarakat sekitar
  3. PERANAN BOARD OF DIRECTORS
    • Sistem organisasi Board of Directors
    • Fungsi Board of Directors
    • Tanggungjawab Chief Executive Offisier
    • Komite audit
  4. KOMITE AUDIT
    • Peranan komite audit dalam GCG
    • Tugas dan susunan komite audit GCG
    • Corporate Governance Council
    • Piagam komite audit
    • Ekternal auditor
    • Internal auditor
  5. EVALUASI KINERJA BOARD OF DIRECTORS
    • Kendala evaluasi
    • Atribut board of directors
    • Tolok ukur financial dan non finaansial
    • Prosedur evaluas kinerja (tahap evaluasi, menentukan target, persetujuan tolok ukur, pengiriman formulir, pembahasan hasil evaluasi)
    • Evaluasi kinerja chief executive officier ( evaluasi formal, target operasi bisnis, peninjauan kinerja CEO, evaluasi hasil kinerja)
  6. PENGUNGKAPAN INFORMASI SECARA TRASPARAN
    • Peranan trasparansi dalam GCG
    • Jenis informasi yang harus trasfaran ( hasil operasi bisnis dan keuangan, sasaran bisnis perusahaan, stuktur kepemilikan, nama dan kualifikasi BoD dan eksekutif, transaksi dengan relasi dekat, faktor resiko yang dapat diperkirakan, penerapan corporate governance)

 

INSTRUKTUR :

DR. Ayi Tejaningrum, SE.,MT. and Tim

Dr. Ayi  Tejaningrum,SE.,MT. Adalah lulusan magister dan doktor dari teknik dan manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), dan sarjana dari IKOPIN Bandung jurusan manajemen produksi. Lebih dari 20 tahun mengajar di perguruan tinggi, seperti di IKOPIN, STIE EKUITAS dan Universitas Widyatama untuk mata kuliah dengan topik-topik sebagai berikut : Manajemen pemasaran, Manjaemen Sumber Daya Manusia, Kewirausahaan, Manajemen mutu, Statistitical Quality Control, Manajemen projek, Penjadwalan projek, ISO 9000, Manajemen SDM, Sistem Operasi I dan II, Six Sigma. Dr. Ayi  Tejaningrum  SE. MT. termasuk instruktur yang produktif, sudah ratusan kelas training, baik publik maupun inhouse training, yang sudah beliau berikan.  Banyak perusahaan di Indonesia yang sudah ikutserta di kelas training Beliau diantaranya Pt. Pertamina (Persero), Pt. Semen Gresik, Pt. Pupuk Sri Widjaya, Pt. Arun Lng, Pt. Semen Padang, Pt. Chevron Indonesia , Setjen Dpr Ri , Setjen Mpr Ri , Pt. Peruri , Kementrian Sek. Negara, Sekretaraian Wakil  Presiden , Pt. Pln , Pt. Total , Pt. Pupuk Kujang , Pt. Pupuk Kaltim , Pt. Trubalindo Coal Mining , Pt. Tambang Batu Bara Adaro Iddonesia dan masih banyak yang lainnya. Dalam waktu yang demikian panjang yang telah Beliau lalui, Dr. Ayi  Tejaningrum  SE. MT. telah memiliki pengalaman riil praktis dan ditopang kemampuan akademis yang baik maka setiap kelas yang Beliau  sampaikan akan memperoleh wawasan dan manfaat training yang lebih baik.



TEMPAT TRAINING

Kagum Group Hotel Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Serela, Gino Feruci), Amaroossa Hotel, Noor Hotel, Grand Setiabudi Hotel, dll

 

DURASI TRAINING

3 hari

 

 JADWAL TRAINING

  1. 03 Sep 2018-05 Sep 2018
  2. 17 Oct 2018-19 Oct 2018
  3. 05 Nov 2018-07 Nov 2018
  4. 03 Dec 2018-05 Dec 2018

 

HARGA INVESTASI/ PESERTA 

  1. 5.950.000/peserta (bayar penuh) atau
  2. 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. 5.500.000/peserta (peserta bergroup yang terdiri dari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FASILITAS UNTUK PESERTA 

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  10. Qualified instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

 

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PRINSIP – PRINSIP GCG SESUAI PERMEN NO. PER-01/ MBU/ 2011

Acara

12 – 13 November 2013 | Rp 5.000.000 di Jakarta

 

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) pada Badan Usaha Milik Negara telah berjalan sejak tahun 2002 dengan merujuk pada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP-117/M-MBU/2002, namun pada 1 Agustus  tahun 2011 telah diterbitkan dan diberlakukan  Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada Badan Usaha Milik Negara, sehingga Keputusan menteri Negara BUMN Nomor: KEP-117/M-MBU/2002 tidak berlaku lagi. Dengan adanya peraturan baru tentang penerapan GCG tersebut, maka GCG yang telah disusun pada setiap Badan Usaha Milik Negaraseyogyanya disesuaikan (direvisi) dengan merujuk pada Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011.

Dalam rangka revisi Pedoman Penerapan GCG di perusahaan-perusahaan khususnya BUMN, maka diperlukan pembekalan kepada direksi, komisaris, manager dan atau staf yang terkait dengan penerapan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 sehingga dalam melakukan revisi dimaksud tidak mengalami kesulitan.




MATERI PELATIHAN PRINSIP-PRINSIP GCG :

  1. Overview Filosofi dan Teori GCG
  2. Metode Assessment GCG
  3. Perbandingan Kepmen BUMN No. Kep-117/M-MBU/2002 dengan Permen BUMN No. PER-01/MBU/2011
  4. Benchmarking dengan Penerapan GCG di Perusahaan Asing
  5. Diskusi & Pendalaman Optimalisasi Penerapan Prinsip GCG di BUMN

 

METODE TRAINING

Dalam rangka memaksimalkan tingkat penyerapan atas materi yang diberikan,  workshop akan diselenggarakan dengan menerapkan metode lecturing, brainstorming, role playing /demonstrasi, studi kasus dan evaluasi.

 

WAKTU

Lama pelatihan direncanakan 2 (dua) hari,

 

BIAYA

Biaya pelatihan ini adalah Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) per orang (non-residential).

 

PELAKSANAAN TRAINING:

Training akan dilaksanakan selama 2 hari

 

JADWAL :

  • Jakarta, 12-13 November 2013

 

Fasilitas:

Modul Training yang berkualitas (hardcopy dan softcopy), Training Kit: tas, Block Note, ballpoint, Makan Siang, coffee / tea break, Sertifikat , Foto bersama seluruh peserta Training.

 

 OPTIMALISASI PENERAPAN PRINSIP  PRINSIP GCG SEHUBUNGAN DENGAN PERMEN NO. PER-01/ MBU/ 2011 TANGGAL 1 AGUSTUS 2011

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

Tata Kelola Perusahaan Asuransi

ACARA

29 – 30 Agustus 2013 | Rp 4.000.000 di Hotel Harris Tebet / Hotel Grand Flora Kemang,  Jakarta
25 – 26 September 2013 | Rp 4.000.000 di Hotel Harris Tebet / Hotel Grand Flora Kemang,  Jakarta
29 – 30 Oktober 2013 | Rp 4.000.000 di Hotel Harris Tebet / Hotel Grand Flora Kemang,  Jakarta
27 – 28 November 2013 | Rp 4.000.000 di Hotel Harris Tebet / Hotel Grand Flora Kemang,  Jakarta

 

 

Pendahuluan Training Tata Kelola Perusahaan Asuransi

Sebagai bagian dari keuangan Arsitektur Indonesia,perkembangan sektor asuransi menunjukkan kemajuan pesat. Banyak perusahaan di bidang asuransi,mulai dari asuransi kerugian asuransi jiwa tumbuh pesat.Pilihan produk telah dikembangkan baik karena kesadaran masyarakat atau perusahaan untuk asuransi penting dan juga karena fleksibilitas regulasi,dalam kasus ini,adalah nost sebagai terikat seperti diindustri perbankan, yang membuat sektor asuransi dinilai lemah dari kegagalan dari manajemen.Tata kelola perusahaan yang baik adalah topic terbaru dalam dunia bisnis, yang diterapkan oleh several countries sejak abad 20-an. Inti utama dari Tata Corpored Baik pada dasarnya adalah komitmen, peran bermain dan praktek pelaksanaan usaha yang sehat dan santun pada rangka memaksimalkan nilai perusahaan.
Untuk mengetahui pelaksanaan GCG bagi perusahaan asuransi dan hambatan pada pelaksanaan,penelitian itu selesai pada beberapa perusahaan asuransi di Kota Semarang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu tujuan dari penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik termasuk beberapa alasan, seperti untuk memaksimalkan nilaiperusahaan,untuk memberikan dasar pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan untuk meningkatkan upaya peningkatan kepercayaan dari stakeholder stockholder sandlain.Manajemen perusahaan yang baik telah menjadi dasar yang benar bagi perusahaan untuk bertindak akun table dan bertanggung jawab.Setelah profesionalis mehasil dari citra perusahaan yang positif atas stakeholder, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Dengan demikian, keberadaan perusahaan jelas memiliki peran penting untuk keberadaan kehidupan masyarakat.Dalam hal ini, ada simbiosis mutualisme antara perusahaan sebagai penyedia layanan dan masyarakat/ pelanggan sebagai pihak yang membutuhkan perlindungan untuk kemudahan aktivitas kehidupan.

 

POKOK BAHASAN Training Tata Kelola Perusahaan Asuransi

  1. Konsep Dan Sejarah Dan Tujuan Good Corporate Governance
  2. Konsep dan sejarah CGC
  3. Tujuan GCG
  4. Manfaat GCG
  5. Prinsip-prinsip GCG
  6. Melindungi hak dan kepentingan the stakeholders
  7. Meningkatkan nilai perusahaan dan pemegang saham
  8. Meningkatkan efektifitas kerja dewan pengurus
  9. Upaya sosialisasi
  10. THE ASX PRINCIPLES OF GCG AND BEST PRACTICE RECOMMENDATION
  11. Profil ASX
  12. Prinsip-prinsip ASX
  13. Penerapan prinsip-prinsip GCG
  14. The Indonesian Code For Good Corporate Governance

( Perlindungan hak pemegang saham, dewan komisaris, direksi, system audit, sektaris perusahaan, prinsip kerahasiaan, etika bisnis dan perlindungan terhadap lingkungan)

  1. SUCCSESS STRORY TUMBANGNYA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN RAKSASA
  2. Pergrine Invesment Holdings Ltd.
  3. Baring Futures
  4. Enron Corporation, USA
  5. HIH Insurance Company
  6. Reaksi Dunia Internasional
  7. PERLINDUNGAN HAK THE STAKEHOLDERS
    • The stakeholders
    • Hak pemegang saham
    • Hak kreditur
    • Hak karyawan
    • Hak pelanggan
    • Hak masyarakat sekitar
  1. PERANAN BOARD OF DIRECTORS
    • Sistem organisasi Board of Directors
    • Fungsi Board of Directors
    • Tanggungjawab Chief Executive Offisier
    • Komite audit
  1. KOMITE AUDIT
  2. Peranan komite audit dalam GCG
  3. Tugas dan susunan komite audit GCG
  4. Corporate Governance Council
  5. Piagam komite audit
  6. Ekternal auditor
  7. Internal auditor
  8. EVALUASI KINERJA BOARD OF DIRECTORS
  9. Kendala evaluasi
  10. Atribut board of directors
  11. Tolok ukur financial dan non finansial
  12. Prosedur evaluas kinerja (tahap evaluasi, menentukan target, persetujuan tolok ukur, pengiriman formulir, pembahasan hasil evaluasi)
  13. Evaluasi kinerja chief executive officier ( evaluasi formal, target operasi bisnis, peninjauan kinerja CEO, evaluasi hasil kinerja)
  14. PENGUNGKAPAN INFORMASI SECARA TRASPARAN
  15. Peranan trasparansi dalam GCG
  16. Jenis informasi yang harus trasfaran ( hasil operasi bisnis dan keuangan, sasaran bisnis perusahaan, stuktur kepemilikan, nama dan kualifikasi BoD dan eksekutif, transaksi dengan relasi dekat, faktor resiko yang dapat diperkirakan, penerapan corporate governance)

 

TARGET  PESERTA Training Tata Kelola Perusahaan Asuransi

Peserta yang mengikuti Lokakarya ini diharapkan adalah:

  • Direktur
  • Corporate Secretary
  • Anggota Komite Audit
  • Manajer dan staf bagian Internal Audit / Compliance (Kepatuhan)
  • Manajer dan staf bagian Manajemen Risiko
  • Manajer dan staf bagian Keuangan dan Akuntansi
  • Akademisi, serta Pemerhati Asuransi dan Keuangan

 

TRAINER Training Tata Kelola Perusahaan Asuransi

Nasser Jafar Seif, MM

Beliau pernah menjabat mulai sebagai Auditor Internal sampai Kepala Satuan Pengawasan Intern, Kelapa Divisi Klaim dan Kepala Divisi Penelitian-Pengembangan, & Manajemen Risiko di PT. Jasa Raharja (Persero). Selain itu, beliau pernah menjabat sebagai, Kepala Satuan Pengewasan Intern, Kepala Divisi Keuangan, Kepala Divisi Teknik di PT. Asuransi Jasaraharja Putera. Saat ini, beliau menjabat sebagai Anggota Komite Audit PT  Asurasi Jaya Proteksi  Jakarta.

 

BIAYA Training Tata Kelola Perusahaan Asuransi

  • Rp 4.000.000 – Full Fare
  • Rp 3.850.000 – Early Bird
  • Rp 3.700.000 – Group (min untuk 3 orang/ perusahaan)

 

Tata Kelola Perusahaan Asuransi Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 152/PMK.10/2012 Tanggal 4 Oktober 2012

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days