Category Archives: Government

PORTOFOLIO OBLIGASI

ACARA

26 – 28 Maret 2019 | IDR 6.750.000 per peserta di Yogyakarta
09 – 11 April 2019 | IDR 6.750.000 per peserta di Yogyakarta
16 – 18 April 2019 | IDR 6.750.000 per peserta di Yogyakarta
23 – 25 April 2019 | IDR 6.750.000 per peserta di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Pada umumnya pembeli obligasi adalah lembaga keuangan dan perusahaan asuransi, karena investasi di obligasi memerlukan dana yang besar. Sejalan dengan perkembangan dunia investasi yang semakin marak  saat ini sudah berkembang obligasi ritel, yaitu obligasi pemerintah Indonesia dengan nilai nominal Rp 5 Juta dan kelipannya, yang proses transaksinya dilakukan melalui agen-2 investasi seperti halnya investasi saham. Pembayaran kupon atau bunga obligasi dilakukan sebulan sekali dan seperti halnya dengan deposito, keuntungan dari transaksi obligasi dikenakan pajak  sebesar 20% . Informasi perkembangan harga obligasi dapat dilihat di surat-2 kabar atau laporan Indonesia Bond Pricing Agency   ( IBPA ).

Melalui informasi tersebut kita dapat mengetahui pergerakan harga obligasi dan estimasi pergerakan tingkat bunga yang sangat berpengaruh pada harga obligasi. Bursa efek Indonesia  juga mengeluarkan Indonesia Government Bond Index ( IGBX ) yang memberikan informasi harian tentang obligasi pemerintah, membuat analisis teknikal dan mengukur kinerja obligasi pemerintah. Sejalan dengan pertumbuhan investasi di Indonesia maka obligasi sebagai intrumen investasi diperkirakan akan terus tumbuh dan berkembang dari segi jumlah issuer maupun volume perdagangannya.  Seperti halnya perdagangan saham , maka informasi yang berkaitan dengan obligasi harus diketahui oleh masyarakat luas.

Selain informasi yang diperoleh dari bursa dan agen-2 investasi lainnya , investor juga perlu melengkapi diri dengan kemampuan analisis dan teknik-teknik perhitungan yang berkaitan dengan investasi obligasi, agar investor memahami tentang resiko ( tingkat bunga dan gagal bayar / default risk ) dan resiko tingkat pengembalian  ( return ) dari obligasi.

Dalam training ini peserta akan mendapatkan sharing dari praktisi finance dan cash management yang mempunyai track record yang cukup dalam melakukan pilihan investasi dalam deposito berjangka, saham dan obligasi.

 

TUJUAN TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  1. Memahaman Obligasi
  2. Memahami Perbedaan Dan Persamaan Obligasi Dengan Saham
  3. Memahamai operasional transaksi Obligasi
  4. Memahami Perhitungan Harga Obligasi
  5. Memahami Pengelolaan Resiko Obligasi
  6. Memahami Metodelogi Perhitungan Resiko Obligasi i
  7. Mahami  Analisa Fundamental Obligasi

 

MATERI TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  1. INTRODUCTION OBLIGASI (  BONDS )
    • Katagori  Obligasi
    • Perbedaan Obligasi Dengan Saham
    • Keamanan Obligasi
  2. PERHITUNGAN HARGA OBLIGASI
    • Harga Obligasi Tanpa Kupon
    • Harga Obligasi Berkupon
    • Properties Of Bond
    • Karateristik Obligasi Yang Berpengaruh Pada Volatilitas Harga
    • Callable Bond
    • Putable Bond Obligasi Konversi  ( Convertible Bond )
  3. CONVERSION RATIO
    • Nilai Obligasi  Konversi Minimum
    • Market Conversion Price
    • Market Conversion Premium Per Share
    • Break even Time ( Premium Payback Period )
    • Downside Risk Potential
    • Berbagai Opsi Obligasi Konversi
    • Karateristik Investasi Obligasi Konversi
  4. INTRODUCTION TINGKAT BUNGA 
    • Yield To Matutity
    • Yield To Maturity With Eneven Period
    • Current Yield
    • Adjusted Current Yield
    • Spot Rate
    • Penentuan Spot Rate
    • Spot Rate Satu Periode
    • Spot Rate Multiperiod
    • Harga Obligasi Dan Spot Rate
    • Forward Rate
    • Hubungan Forward Rate Dengan Spot Rate
  5. TERM STRUCTURE THEORY
    • Pure Expection Theory
    • Liqudity Premium Theory
    • Preffered Habitat Theory
    • Segmented Market Theory
    • Term Structure Dan Coupon Bond
  6. DURASI DAN CONVEXITY
  7. IMUNISASI
  8. PORTOFOLIO OBLIGASI

 

NOTE    :

  1. Disarankan membawa lap top untuk simulasi study kasus menggunakan program MS Excel
  2. Bonus Flash Dish Materi & Study Kasus
  3. Ransel Bag apabila jumlah peserta minimal 3 orang
  4. Konsultasi gratis sebulan via Email / YM setelan training

 

METODE TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Lecturing, diskusi partisipatif, tanya jawab, dan studi kasus

 

INSTRUKTUR TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Drs. Syafarudin Alwi MS.

 

PESERTA TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Para praktisi dan exekutif perusahaan ( finance, treasurer, planning and budgeting analyst, tax, accounting, credit analyst, bankers, investment analyst ) , dewan komisaris perusahaan dan public yang berminat sharing dalam mendalami portofolio obligasi .

 

WAKTU & TEMPAT TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • 26 – 28 Maret 2019
  • 9 – 11 April 2019
  • 16 – 18 April 2019
  • 23 – 25 April 2019
  • 7 – 9 Mei 2019
  • 14 – 16 Mei 2019
  • 21 – 23 Mei 2019
  • 18 – 20 Juni 2019
  • 25 – 27 Juni 2019
  • 3 – 5 Juli 2019
  • 16 – 18 Juli 2019
  • 23 – 25 Juli 2019
  • 6 – 8 Agustus 2019
  • 20 – 22 Agustus 2019
  • 27 – 29 Agustus 2019
  • 3 – 5 September 2019
  • 17 – 19 September 2019
  • 24 – 26 September 2019
  • 8 – 10 Oktober 2019
  • 22 – 24 Oktober 2019
  • 29 – 31 Oktober 2019
  • 5 – 7 November 2019
  • 19 – 21 November 2019
  • 26 – 28 November 2019
  • 3 – 5 Desember 2019
  • 10 – 12 Desember 2019
  • 17 – 19 Desember 2019

Hotel Ibis Styles Dagen | Yogyakarta
Hotel The 101 Tugu | Yogyakarta
Hotel Novotel | Yogyakarta

 

INVESTASI TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • Biaya training IDR 6.750.000 per peserta – Nonresidential, belum termasuk pajak. Pelaksanaan di Yogyakarta minimal peserta orang.

 

TEMPAT TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • Venue training lain: Bandung, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, dengan minimal pesertaadalah4 orang.
  • Bandung, Surabaya, Malang, and Bali – training fee : at proposal
  • Batam, Lombok, Makassar – training fee : at proposal

 

FASILITAS TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  1. Training Modul
  2. Training kits
  3. Qualified instructor
  4. Fine bag pack
  5. Flashdisk berisi materi
  6. Sertifikat
  7. Polo shirt
  8. Training photo
  9. 2x coffee break dan lunch
  10. Transport Service dari airport ke hotel (min. 2 orang peserta dari perusahaan yg sama)

 

BEST PRACTICE PORTOFOLIO OBLIGASI KONSEP DAN APLIKASI Yogyakarta

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PORTOFOLIO OBLIGASI: KONSEP & APLIKASI – Confirmed

ACARA

25 – 27 Maret 2019 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
01 – 02 April 2019 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
08 – 10 April 2019 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
15 – 16 April 2019 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta
22 – 24 April 2019 | Rp 5.900.000,- per peserta di Hotel Ibis, Yogyakarta – CONFIRMED

Jadwal Training 2019 Selanjutnya . . .

 

 

DESKRIPSI TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Tidak  dipungkiri lagi bahwa saat ini obligasi merupakan salah satu pilihan investasi dana yang paling menarik karena memberikan return yang lebih besar idibandingkan dengan investasi dana di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) dan di Investasi Jangka Panjang ( Deposito Berjangka ). Obligasi Indonesia yang saat ini diperdagangkan di pasar sekundair  (  Over The Counter / OTC ), sampai dengan bulan November 2011, jumlah perusahaan yang mengeluarkan obligasi tercatat 285 buah,  dengan rata-2 nilai transaksi harian obligasi sekitar Rp 6,5 Trilyun, sedangkan perusahaan yang menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia sekitar Rp 4 Trilyun. Jadi terlihat bahwa nilai transaksi obligasi lebih besar dari pada nilai transaksi saham.

Pada umumnya pembeli obligasi adalah lembaga keuangan dan perusahaan asuransi, karena investasi di obligasi memerlukan dana yang besar. Sejalan dengan perkembangan dunia investasi yang semakin marak  saat ini sudah berkembang obligasi ritel, yaitu obligasi pemerintah Indonesia dengan nilai nominal Rp 5 Juta dan kelipannya, yang proses transaksinya dilakukan melalui agen-2 investasi seperti halnya investasi saham. Pembayaran kupon atau bunga obligasi dilakukan sebulan sekali dan seperti halnya dengan deposito, keuntungan dari transaksi obligasi dikenakan pajak  sebesar 20% . Informasi perkembangan harga obligasi dapat dilihat di surat-2 kabar atau laporan Indonesia Bond Pricing Agency   ( IBPA )

Melalui informasi tersebut kita dapat mengetahui pergerakan harga obligasi dan estimasi pergerakan tingkat bunga yang sangat berpengaruh pada harga obligasi. Bursa efek Indonesia  juga mengeluarkan Indonesia Government Bond Index ( IGBX ) yang memberikan informasi harian tentang obligasi pemerintah, membuat analisis teknikal dan mengukur kinerja obligasi pemerintah. Sejalan dengan pertumbuhan investasi di Indonesia maka obligasi sebagai intrumen investasi diperkirakan akan terus tumbuh dan berkembang dari segi jumlah issuer maupun volume perdagangannya.  Seperti halnya perdagangan saham , maka informasi yang berkaitan dengan obligasi harus diketahui oleh masyarakat luas

Selain informasi yang diperoleh dari bursa dan agen-2 investasi lainnya , investor juga perlu melengkapi diri dengan kemampuan analisis dan teknik-teknik perhitungan yang berkaitan dengan investasi obligasi, agar investor memahami tentang resiko ( tingkat bunga dan gagal bayar / default risk ) dan resiko tingkat pengembalian  ( return ) dari obligasi

Dalam workshop ini peserta akan mendapatkan sharing dari praktisi finance dan cash management yang mempunyai track record yang cukup dalam melakukan pilihan investasi dalam deposito berjangka, saham dan obligasi.

 

MANFAAT TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • Memahaman Obligasi
  • Memahami Perbedaan Dan Persamaan Obligasi Dengan Saham
  • Memahamai operasional transaksi Obligasi
  • Memahami Perhitungan Harga Obligasi
  • Memahami Pengelolaan Resiko Obligasi
  • Memahami Metodelogi Perhitungan Resiko Obligasi
  • Mahami  Analisa Fundamental Obligasi

 

MATERI TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

INTRODUCTION OBLIGASI (  BONDS )

  1. Katagori  Obligasi
  2. Perbedaan Obligasi Dengan Saham
  3. Keamanan Obligasi

PERHITUNGAN HARGA OBLIGASI

  1. Harga Obligasi Tanpa Kupon
  2. Harga Obligasi Berkupon
  3. Properties Of Bond
  4. Karateristik Obligasi Yang Berpengaruh Pada Volatilitas Harga
  5. Callable Bond
  6. Putable BondObligasi Konversi  ( Convertible Bond )

CONVERSION RATIO

  1. Nilai Obligasi  Konversi Minimum
  2. Market Conversion Price
  3. Market Conversion Premium Per Share
  4. Break even Time ( Premium Payback Period )
  5. Downside Risk Potential
  6. Berbagai Opsi Obligasi Konversi
  7. Karateristik Investasi Obligasi Konversi

INTRODUCTION TINGKAT BUNGA 

  1. Yield To Matutity
  2. Yield To Maturity With Eneven Period
  3. Current Yield
  4. Adjusted Current Yield
  5. Spot Rate
  6. Penentuan Spot Rate
  7. Spot Rate Satu Periode
  8. Spot Rate Multiperiod
  9. Harga Obligasi Dan Spot Rate
  10. Forward Rate
  11. Hubungan Forward Rate Dengan Spot Rate

TERM STRUCTURE THEORY

  1. Pure Expection Theory
  2. Liqudity Premium Theory
  3. Preffered Habitat Theory
  4. Segmented Market Theory
  5. Term Structure Dan Coupon Bond

DURASI DAN CONVEXITY

IMUNISASI

PORTOFOLIO OBLIGASI

 

METODE TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • Lekture, Presentasi, Diskusi, Sharing & Simulasi Study Kasus
  • Komposisi : 40% Teori & 60 % Praktek

 

PESERTA TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Para praktisi dan exekutif perusahaan ( finance, treasurer, planning and budgeting analyst, tax, accounting, credit analyst, bankers, investment analyst ) , dewan komisaris perusahaan dan public yang berminat sharing dalam mendalami portofolio obligasi .

 

 

Jadwal Training 2019

Hotel Ibis Malioboro ,Yogjakarta

  • 25 – 27 Maret 2019
  • 1 – 2 April 2019
  • 8 – 10 April 2019
  • 15 – 17 April 2019
  • 22- 24 April 2019
  • 29 – 30 Mei 2019
  • 6 – 8 Mei 2019
  • 13 – 15 Mei 2019
  • 20 – 22 Mei 2019
  • 27 – 29 Mei 2019
  • 10 – 12 Juni 2019
  • 17 – 19 Juni 2019
  • 24 – 26 Juni 2019
  • 1 – 3 Juli 2019
  • 8 – 10 Juli 2019
  • 15 – 17 Juli 2019
  • 22 -24 Juli 2019
  • 29 – 31 Juli 2019
  • 5 – 7 Agustus 2019
  • 13-15 Agustus 2019
  • 19 – 21 Agustus 2019
  • 26 -28 Agustus 2019
  • 02 – 04 September 2019
  • 09-11 September 2019
  • 16 – 18 September 2019
  • 23 – 25 September 2019
  • 30 September – 02 Oktober 2019
  • 07 – 09 Oktober 2019
  • 14 – 16 Oktober 2019
  • 21 – 23 Oktober 2019
  • 28 – 30 Oktober 2019
  • 04 – 06 November 2019
  • 11 – 13 November 2019
  • 18 – 20 November 2019
  • 25 – 27 November 2019
  • 02 -04 Desember 2019
  • 9 – 11 Desember 2019
  • 16 – 18 Desember 2019
  • 23 – 24 Desember 2019
  • 30 – 31 Desember 2019

 

INVESTASI & FASILITAS TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

  • 5.900.000 (Non Residential)
  • Quota minimum 2 peserta
  • Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel khusus bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta)

 

INSTRUKTUR TRAINING PORTOFOLIO OBLIGASI

Drs H Moeljadi ( Praktisi Finance & Cash Management )

 

 NOTE:

Disarankan membawa Laptop untuk simulasi study kasus program MS Excel

 

BEST PRACTICE PORTOFOLIO OBLIGASI: KONSEP & APLIKASI

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

ACARA

27 – 28 Maret 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
24 – 25 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

PENDAHULUAN WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, manajemen pengelolaan pemerintahan desa mulai berubah. Desa diberikan alokasi anggaran yang besar untuk pembiayanan pembangunan dan pengelolaan pemerintahan desa. Konsep pembangunan juga berubah, pengembangan desa lebih mengedapkan partisipasi masyarakat. pembangunan desa berbasis pada usulan dari masyarakat. Saat ini, pemerintah desa diberi keluluasaan dalam  pengelolaan program pembangunan dan anggaran. Kondisi ini memberikan konsekwensi tersendiri bagi pemerintah desa. Pemerintah desa harus mampu mempertanggung jawabkan program pembangaunan dan pemanfaatan anggaran.  Terkait pertanggung jawaban tentu tidak dapat dilepaskan dari dokumen. Dokumen tersebut meliputi kuitansi, nota, surat, proposal kegiatan dan laporan pertanggung jawaban. Pemerintah desa harus mampu mengelola berbagai dokumen tersebut sehingga ketika diperlukan dokumen dapat ditemukan secara cepat. Dokumen merupakan informasi yang terekam dalam berbagai media seperti media cetak dan elektronik.  Dokumen memiliki peran penting dalam pengelolaan pemerintahan desa. Dokumen berfungsi sebagai memori aktivitas desa, membantu kepala desa dalam pengambilan keputusan, menunjang litigasi dan sebagai rujukan historis. Bahkan bagi kepala desa dokumen memiliki peran penting sebagai pembuktian jika ada perselisihan dan terhindar dari tuduhan korupsi. Berbagai kasus korupsi dapat diungkap karena ditemukannya penyimpangan pada dokumen atau arsip Melihat peranan penting dokumen bagi pimpinan desa, maka lembaga kami bermasukan menyelenggarakan workshop pengelolaan dokumen desa berbasis teknologi informasi. Melalui worshop ini lembaga kami bermaksud memberikan kompetensi pengelolaan dokumen secara manual dari berbasis teknologi informasi. Dengan mengikuti workshop ini diharapkan peserta akan memiliki kompetensi bagaimana mengelola dokumen secara manual dan berbasis teknologi informasi.

 

BENTUK KEGIATAN WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan bentuk workshop pengelolaan dokumen desa berbasis teknologi informasi serta penyusunan buku panduan.

 

TUJUAN KEGIATAN WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Workshop ini diselenggarakan dengan berbagai tujuan diantaranya:

  1. Memberikan pengetahuan tentang peran strategis dokumen dalam pengelolaan desa
  2. Memberikan kompetensi pengelolaan dokumen secara manual
  3. Memberikan kompetensi pengelolaan dokumen berbasis teknologi informasi

 

PESERTA KEGIATAN WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Kegiatan ini dapat diikuti oleh:

  1. Kepala Desa
  2. Sekretaris Desa
  3. Staf administrasi kelurahan

 

MATERI WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

  1. Pengantar Kearsipan.
    • Pengertian arsip
    • Dasar hukum kearsipan
    • Organisasi kearsipan
    • Jenis arsip
    • Pentingnya arsip
    • Daur hidup arsip
    • Sanksi dan ketentuan pidana bidang kearsipan kearsipan
    • Sarana dan prasarana kearsipan
    • Sumber Daya Manusia Kearsipan
  2. Pengurusan Surat
    • Pengertian pengurusan surat
    • Tujuan pengurusan Surat
    • Asas pengurusan surat
    • Sistem pengurusan surat
    • Unit kearsipan dan unit pengolah
    • Prosedur pengurusan surat
  3. Penataan Berkas
    • Pengertia penataan berkas
    • Tujuan penataan berkas
    • Azas penataan berkas
    • Macam pemberkasan
    • Tahapan penataan berkas
    • Indeks
    • Klasifikasi
    • Tunjuk silang
    • Penyusunan Daftar Arsip
    • Peralatan penataan berkas
  4. Penggunaan dan pemeliharaan arsip
    • Pengertian penggunaan dan pemeliharaan arsip
    • Keterbukaan dan ketertutupan arsip
    • Jenis pemeliharaan
    • Faktor perusak arsip
    • Prosedur penggunaan
    • Bentuk pemeliharaan
    • Hak dan kewajiban pengguna arsip.
  5. Penyusutan Arsip
    • Pengertian penyusutan
    • Tujuan Penyusutan
    • Nilaiguna Arsip
    • Jadwal Retensi Arsip
    • Penilaian arsip
    • Syarat dan prosedur penyusutan
    • Pemindahan, penyerahan, dan pemusnahan arsip
  6. Instalasi OpenDocMan sebagai aplikasi pengelola dokumen (arsip)
    • Profil OpenDocMan
    • Persiapan Instalasi
    • Instalasi
    • Operasional OpenDocman
    • Backup dan restore data

 

INSTRUKTUR WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Heri Abi Burahcman Hakim, SIP dan tim

 

TEMPAT WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

2 days

 

WAKTU WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI 

  • 27 Mar 2019-28 Mar 2019
  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 24 Jun 2019-25 Jun 2019
  • 18 Jul 2019-19 Jul 2019
  • 28 Agust 2019-29 Agust 2019
  • 25 Sep 2019-26 Sep 2019
  • 17 Okt 2019-18 Okt 2019
  • 27 Nop 2019-28 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

WORKSHOP PENGELOLAAN DOKUMEN (ARSIP) DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

ACARA

28 – 29 Maret 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
27 – 28 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

Sektor publik memang berbeda dan mempunyai ciri kas dibanding dengan sektor privat (swasta). Di sektor publik yang tujuan utama nya adalah pelayanan publik mempunyai kompleksitas yang cukup tinggi, baik dalam hal perencanaan, penerapan, maupun pertanggungjawaban pelayanannya. Sektor publik dituntut untuk dapat melayani masyarakat sebaik-baiknya dengan berbagai keterbatasan, baik dari sisi sumber daya manusia, sumber dana, maupun kondisi politik yang mewarnai kinerja birokrasi. Sistem akuntabilitas instansi pemerintah yang merupakan suatu siklus kinerja, mulai dari perencanaan strategis sampai dengan pertanggungawabannya menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami dan dilaksanakan oleh setiap instansi pemerintah. Namun pemahaman dan penerapan sesuai peraturan yang berlaku saja terkadang tidak cukup. Masyarakat membutuhkan lebih dari sekedar ‘menjalankan tugas’. Banyak hal terutama dari sisi perencanaan yang dapat menjadi sumber inovasi pelayanan kepada masyarakat. Terobosan dalam hal penerapan pun diperlukan agar dapat melakukan eksekusi rencana strategis lebih efektif dan efisien, sehingga mampu menghasilkan sebuah sistem akuntabilitas kinerja yang ‘beyond expectation’ bagi masyarakat. Dengan instruktur seorang birokrat yang telah berpengalaman dalam perencanaan strategis dan manajemen kinerja, sekaligus juga sebagai akademisi dengan pemikiran yang progresif, diharapkan pelatihan ini memberikan khasanah pengetahuan yang mencerahkan dan bekal keterampilan yang cukup untuk dapat digunakan dalam menjawab tantangan masyarakat.

 

TUJUAN TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan:

  1. Mampu memahami perencanaan strategis dalam pemerintahan
  2. Mampu membuat perencanaan strategis yang inovatif
  3. Mampu memahami manajemen kinerja dalam pemerintahan
  4. Mampu menyusun sistem pengukuran dan pelaporan kinerja

 

MATERI TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

  1. Arti penting perencanan strategi
  2. Perbedaan perencanaan strategi sektor privat dan public
  3. Menyusun rencana strategi
  4. Inovasi rencana strategi
  5. Keterkaitan manajemen kinerja dengan perencanaan strategi
  6. Membuat indikator kinerja
  7. Menyusun system pengukuran kinerja
  8. Menyusun pelaporan kinerja
  9. Faktor pendukung dan penghambat keberhasilan SAKIP

 

SASARAN TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

  • Pimpinan instansi di tiap level struktural
  • Staf yang bertugas dalam perencanaan dan pengukuran kinerja
  • Semua Level pegawai yang peduli/tertarik dengan manajemen strategi dan manajemen kinerja

 

INSTRUCTOR TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

Mutia Rizal dan tim

 

TEMPAT TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

 Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

2 days

 

WAKTU TRAINING SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH)

  • 28 Mar 2019-29 Mar 2019
  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 27 Jun 2019-28 Jun 2019
  • 11 Jul 2019-12 Jul 2019
  • 29 Agust 2019-30 Agust 2019
  • 26 Sep 2019-27 Sep 2019
  • 10 Okt 2019-11 Okt 2019
  • 28 Nop 2019-29 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

SAKIP (SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH) INOVATIF DAN EFEKTIF

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PENYUSUNAN RENSTRA DESA

ACARA

15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
17 – 18 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
01 – 02 Agustus 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

LATAR BELAKANG BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

Pembangunan perdesaan sebagaimana disebutkan dalam RPJPN 2005–2025, diarahkan untuk mewujudkan Misi Pembangunan Yang Lebih Merata Dan Berkeadilan melalui pengembangan agroindustri berbasis pertanian dan kelautan, di dukung kapasitas sumber daya manusia dan modal sosial perdesaan, pengembangan jaringan infrastruktur penunjang kegiatan produksi di kawasan perdesaan, akses kepada informasi, pemasaran, lembaga keuangan, kesempatan kerja, dan teknologi, serta intervensi kebijakan yang berpihak kepada produk pertanian perdesaan nasional.

Pembangunan perdesaan dalam pembangunan jangka panjang juga diarahkan untuk mewujudkan Misi Bangsa Yang Berdaya Saing, melalui modernisasi dan peningkatan nilai tambah produk pertanian, kelautan dan pertambangan, yang didukung dengan pelayanan transportasi perintis di daerah perbatasan, terpencil, dan perdesaan; pengembangan jasa infrastruktur dan keuangan perdesaan; perdagangan luar negeri yang berpihak pada perlindungan perdesaan; serta akses pendanaan bagi keluarga miskin di perdesaan.

Lebih rinci, arah pembangunan Desa sebagaimana ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, yang menyebutkan bahwa pembangunan Desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotongroyongan guna mewujudkan pengarusutamaan perdamaian dan keadilan sosial.

Pembangunan Kawasan Perdesaan yang merupakan perpaduan pembangunan antar-Desa dalam 1 (satu) Kabupaten/Kota, diarahkan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat desa, melalui penetapan dan pemanfaatan wilayah pembangunan desa sesuai dengan tata ruang Kabupaten/Kota; peningkatan pelayanan masyarakat perdesaan; pembangunan infrastruktur, ekonomi perdesaan, dan teknologi tepat guna; serta peningkatan akses terhadap pelayanan dan kegiatan ekonomi.

Adapun isu-isu strategis pembangunan desa dan kawasan perdesaan adalah:

  1. Tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di perdesaan yang masih rendah. Kemiskinan di perdesaan dapat disebabkan oleh keterisolasian wilayah dimana terdapat keterbatasan akses mobilitas transportasi, terutama di desa-desa kepulauan dan perbatasan; rendahnya nilai tukar petani maupun upah penduduk desa yang bekerja sebagai petani/nelayan gurem maupun buruh di sektor pertanian, perikanan/kelautan, perkebunan dan pertambangan; bencana alam dan perubahan iklim yang menghambat penduduk desa untuk mencari nafkah; ketidakmampuan sebagian masyarakat perdesaan untuk menabung; konflik kewilayahan dan politik yang menyebabkan tingginya friksi di masyarakat. Selain itu, penduduk desa yang bekerja di sektor pertanian yaitu sekitar 57 persen pada tahun 2012 dihadapkan pada upah bulanan yang masih sangat rendah. Hal ini memicu semakin meningkatnya peralihan lapangan pekerjaan di perdesaan menjadi ke arah non pertanian dan semakin mendorong migrasi penduduk ke perkotaan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih layak.
  2. Ketersediaan sarana dan prasarana fisik maupun non-fisik di desa dan kawasan perdesaan yang belum memadai. Keterbatasan dan penyediaan sarana prasarana dan tenaga pendidikan dan kesehatan yang belum memadai menyebabkan kualitas sumber daya manusia perdesaan rendah. Selain itu, ketersediaan lingkungan permukiman perdesaan seperti air bersih, perumahan, sanitasi dan drainase juga masih belum memadai sehingga sebagian besar masyarakat perdesaan terutama di desa-desa perbatasan, terpencil dan kepulauan hidup dalam kondisi yang tidak layak. Akses terhadap listrik, transportasi dan telekomunikasi juga masih rendah terutama di desa-desa perbatasan, terpencil dan kepulauan.
  3. Ketidakberdayaan masyarakat perdesaan akibat faktor ekonomi maupun non ekonomi. Ketidakberdayaan masyarakat perdesaan dapat disebabkan oleh faktor ekonomi maupun non ekonomi. Masih rendahnya keberlanjutan pembangunan di desa, disebabkan antara lain karena tingkat kemandirian masyarakat masih rendah. Masyarakat adat dan desaadat juga belum optimal direkognisi dan rendahnya integrasi budaya danadat istiadat masyarakat adat dalam pembangunan. Hal tersebut utamanya disebabkan kurangnya pendampingan pada masyarakat dalam pengelolaan desa dan pelaksanaan pembangunan.
  4. Pelaksanaan tata kelola pemerintahan Desa yang memerlukan penyesuaian dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah desa semakin dituntut untuk semakin efektif, efisien dan akuntabel. Pemerintah desa diharapkan dapat memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat desanya serta mampu menjalankan kewenangan desa sesuai dengan peraturan perundangan. Namun demikian, kondisi desa yang sangat beragam dan juga kapasitas sumber daya manusia pemerintahan desa dan kelembagaan masyarakat desa dalam tata kelola pemerintahan Desa masih sangat bervariasai dan pada umumnya dinilai masih rendah. Dengan adanya UU Desa, kualitas tata kelola Pemerintah Desa menjadi penting, mengingat bahwa Pemerintah Desa harus dapat membuat perencanaan Desa dan mengelola keuangan Desa secara mandiri dan akuntabel. Kualitas sumber daya manusia turut dipengaruhi oleh motivasi dan tingkat pendidikan kepala desa dan perangkatnya. Dalam beberapa kasus, sumber daya manusia yang kompeten lebih memilih untuk merantau dan mencari penghidupan yang lebih baik di luar desanya daripada tinggal dan membangun desanya.
  5. Kualitas lingkungan hidup masyarakat desa memburuk dan sumber pangan yang terancam berkurang. Isu strategis terkait penggunaan lahan di desa-desa adalah tingginya konversi lahan produktif menjadi lahan terbangun. Pengaruh dari aktifitas perkotaan turut mengubah mata pencaharian masyarakat desa dari pertanian menjadi jasa dan perdagangan. Penataan ruang kawasan perdesaan yang masih belum optimal memberikan peluang bagi kawasan-kawasan yang seharusnya menjadi daerah resapan juga harus terkonversi, sehingga menimbulkan dampak berkurangnya sumber daya air. Hal tersebut menyebabkan kualitas lingkungan hidup masyarakat desa memburuk dan sumber pangan menjadi berkurang.
  6. Pengembangan potensi ekonomi lokal desa yang belum optimal akibat kurangnya akses dan modal dalam proses produksi, pengolahan, maupun pemasaran hasil produksi masyarakat desa. Permasalahan yang selalu terjadi di desa, terutama di desa-desa terpencil adalah keterbatasan infrastruktur. Jalan-jalan dari dan menuju desa masih banyak yang berupa jalan setapak yang sulit dilalui oleh kendaraan. Kondisi geografis yang berat juga turut mempengaruhi kelancaran akses masyarakat desa ke kota, padahal kemudahan aksesibilitas ini sangat diperlukan untuk membangun keterkaitan antara desa-kota. Ketersediaan sumber daya di perdesaan tidak diikuti dengan adanya infrastruktur transportasi yang baik sehingga menyulitkan masyarakat desa untuk memasarkan hasil produksinya. Kualitas layanan infrastruktur desa yang buruk juga mempengaruhi rendahnya layanan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat desa. Akses masyarakat ke pusat layanan kesehatan relatif jauh dengan infrastruktur yang buruk menyulitkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Dari segi ketersediaan infrastruktur listrik dan telekomunikasi, kondisinya tidak jauh berbeda. Belum semua desa teraliri listrik, pada tahun 2012 tercatat 76,6 persen rumah tangga di desa yang telah menggunakan listrik. Terkait jaringan telekomunikasi, sambungan telepon kabel maupun sinyal telepon nirkabel masih sangat terbatas di perdesaan. Segala keterbatasan ini membuat masyarakat Desa tidak memiliki akses yang cukup untuk melakukan proses produksi, pengolahan, maupun pemasaran dengan optimal sehingga interaksi ekonomi dari desa ke kota menjadi terhambat.

Perencanaan strategis merupakan proses secara sistematis dan berkelanjutan dari keputusan yang berisiko, dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasi secara sistematis usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan mengukur hasilnya melalui umpan balik yang terorganisasi dan sistematis. perencanaan strategis merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul.

Setidaknya muatan Rencana Strategis, adalah:

  1. Memuat secara jelas arah masa depan yang hendak dituju (where do we want to be)? (Visi, Tujuan dan Sasaran)
  2. Renstra mempertimbangkan kondisi saat ini (where are we now)? (Nilai-nilai, SWOT analysis dan misi organisasi)
  3. Memuat cara-cara mencapai tujuan dan sasaran (how to get there)? (Kebijakan, Progran dan Kegiatan)
  4. Memuat ukuran keberhasilan (how do we measure our progress)? (Indikator kinerja).

Dalam proses penyusunan Renstra, perlu melibatkan semua pihak (Partisipatif), menggunakan Teknik Analisis Manajemen, harus menggambarkan core business instansi pemerintah, dan memperhatikan proses timbal balik. Perencanaan Kinerja merupakan proses penyusunan Rencana Kinerja  sebagai penjabaran dari Sasaran dan Program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis, yang akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan tahunan. Kegiatan utama penyusunan rencana kinerja, yaitu menetapkan target indikator sasaran, merumuskan kegiatan Pokok, merumuskan indikator kegiatan, merumuskan satuan setiap indikator kegiatan, dan menetapkan target setiap indikator pada kegiatan yang satuannya telah ditetapkan.

Adapun manfaat Perencanaan Kinerja, adalah: menghubungkan perencanaan strategis dan perencanaan operasional secara terinci, menajamkan dan mengoperasionalkan rangkaian perencanaan sampai penganggaran, membantu pencapaian hasil pelaksanaan program, memudahkan proses pengukuran dan penilaian kinerja, membantu pemantauan dan evaluasi kinerja, dan membantu dalam menetapkan target kinerja.  Prasyarat  yang harus diperhatikan dalam penyusunan Perencanaan Kinerja, yaitu; (1) Sudah ada dokumen Renstra atau perencanaan jangka menengah; (2) Sudah ada kejelasan mengenai perumusan tujuan dan sasaran yang jelas, spesifik, dan dapat diukur; (3) Sudah ada perumusan strategi yang jelas dan dapat ditentukan waktu pelaksanaannya ; dan (4) Terdapat hubungan yang rasional antara sumber daya dan outcome (hasil yang diinginkan). Tahapan dalam menentukan Target Kinerja, yang perlu dilakukan adalah:

  1. Mempelajari dan menentukan tingkat kinerja yang diinginkan dengan sasaran yang ingin dicapai;
  2. Menentukan tingkat kinerja dengan mempertim-bangkan tahapan pelaksanaan program/kegiatan;
  3. Mempertimbangkan kemampuan riil pengerahan sumber daya;
  4. Menetapkan tingkat kinerja yang diinginkan dalam bentuk target.

 

TUJUAN BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

  1. Memahami cara menyusun Renstra yang benar.
  2. Mampu membuat renstra dengan benar dan impplementatif.

 

MATERI BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

Alur proses membuat Renstrad Desa secara komprehensif dan base on theory Strategic Planning.

  1. Assessment model SWOT
  2. Membuat Baseline: Identifikasi dan analisis isu isu strategis
  3. Pengembangan Strategis, Action Plan, Budgeting
  4. Teknik Evaluasi, Monitoring dan Implementasi.

 

METODE PEMBELAJARAN:

Workshop adalah sebuah acara pembelajaran yang singkat dan intensif, dengan topik yang relatif sempit, dan biasanya menekankan pertukaran informasi, interaksi antar peserta, dan pembahasan yang sering bersifat tutorial dan cenderung teknis. Karena sifatnya yang lebih teknis, sering diberikan setelah ada pemberian informasi yang lebih menekankan teori.

 

DURASI BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

2 hari, jika diperlukan sampe menghasikan produk Renstra yang benar-benar akuntabel diperlukan pendampingan 1-2 minggu.

 

INSTRUKTUR BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

Awan Kostrad Diharto, SE., M.Ag and team

 

TEMPAT BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

2 days

 

WAKTU BIMTEK PENYUSUNAN RENSTRA DESA

  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 17 Jun 2019-18 Jun 2019
  • 01 Agust 2019-02 Agust 2019
  • 08 Agust 2019-09 Agust 2019
  • 05 Sep 2019-06 Sep 2019
  • 31 Okt 2019-01 Nop 2019
  • 07 Nop 2019-08 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT/ PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

BIMBINGAN TEKNIS MEMBUAT PERENCANAAN STRATEGIS DESA UNTUK MEWUJUDKAN PEMERINTAH DESA BERBASIS KINERJA

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

ACARA

21 – 22 Maret 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
20 – 21 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

Dinamika organisasi menuntut instansi pemerintah tetap fokus pada tujuannya. Dalam pencapaian tujuan tersebut, instansi menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu membelokkan upaya organisasi mencapai tujuannya. Selain itu, penilaian risiko tidak hanya dikenal di sektor swasta, namun di instansi pemerintah melalui PP 60 tahun 2008, diwajibkan untuk melakukan sistem pengendalian internal pemerintah yang di dalamnya banyak memuat penilaian risiko sebagai salah satu unsur penting yang membutuhkan keahlian khusus. Program penilaian risiko ini disampaikan untuk semua anggota instansi di level apapun, guna melengkapi dengan sebuah skill dan kemampuan untuk melakukan pemetaan risiko berupa identifikasi risiko, analisis risiko sekaligus antisipasi jika risiko tersebut terjadi melalui mitigasi risiko. Program ini tidak bersifat teoritis namun lebih banyak bersifat praktik penerapan melakukan Focus Group Discussion pemetaan risiko. Peserta tetap akan dibekali teori dasar namun selebihnya fokus kepada praktik penilaian risiko. Program yang dilengkapi dengan latihan ini akan memastikan peserta pelatihan mampu memahami penilaian risiko dan teknik implementasi nya.

 

TUJUANTRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan:

  1. Mampu memahami prinsip dasar penilaian risiko.
  2. Mampu melakukan pemetaan risiko berupa :
    1. Identifikasi risiko.
    2. Analisis risiko.
    3. Mitigasi risiko.
  3. Mampu menerapkan manajemen risiko dalam pencapaian tujuan organisasi

 

MATERI TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

  1. Konsep organisasi
  2. Konsep dasar dan manfaat penilaian risiko
  3. Pemetaan risiko berupa identifikasi risiko, analisis risiko serta mitigasi risiko
  4. Teknik melaksanakan FGD pemetaan risiko
  5. Faktor pendukung dan penghambat keberhasilan penilaian risiko

 

SASARAN TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

  • Pimpinan dan/atau anggota satgas spip/ penilaian risiko di instansi pemerintah
  • Pejabat struktural tingkat menengah instansi pemerintah
  • Semua level pegawai yang peduli dengan penilaian/ pengelolaan risiko

 

INSTRUCKTUR TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

Mutia Rizal dan tim

 

TEMPAT TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

2 days

 

WAKTU TRAINING PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

  • 21 Mar 2019-22 Mar 2019
  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 20 Jun 2019-21 Jun 2019
  • 04 Jul 2019-05 Jul 2019
  • 22 Agust 2019-23 Agust 2019
  • 19 Sep 2019-20 Sep 2019
  • 03 Okt 2019-04 Okt 2019
  • 21 Nop 2019-22 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

PENILAIAN RISIKO DI INSTANSI PEMERINTAH

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

ACARA

15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
26 – 27 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
31 Juli – 01 Agustus 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

PENDAHULUAN PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

Sistem pengendalian intern pemerintah adalah proses yang Integral pada tindakan dan kegiatan  yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untukmemberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efesien, keandalan pelaporan keuangan, pengamananaset Negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang undangan   harus disesuaikan dengan karakteristik setiap satuan kerja sesuai dengan tugas pokok, fungsi, sifat, tujuan, dan kompleksitas, serta risiko-risiko yang dihadapi oleh masing-masing satuan kerja. Agar sistem pengendalian intern yang dibangun dapat efektif seperti yang diharapkan, perlu dibuat suatu rencanaa tindak pengendalian  intern mencegah terjadinya risiko dan mempercepat pencapaian tujuan secara efektif, ekonomis dan efisien serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rencana tindak pengendalian intern merupakan uraian tentang bagaimana satuan kerja diharapkan dapat mencapai berbagai tujuan dan sasaran dengan menggunakan kebijakan dan prosedur untuk meminimalkan risiko. Secara umum,  meliputi:

  1. Pernyataan tujuan dan sasaran unit kerja baik tingkat satuan kerja sebagai unit maupun tingkat kegiatan yang ada dalam unit kerja.
  2. Penguatan lingkungan pengendalian,
  3. Pemetaan risiko yang dihadapi dalam pencapaian tujuan dan sasaran,
  4. Penguatan struktur, kebijakan, dan prosedur organisasi dalam upaya mengendalikan risiko,
  5. Pengkomunikasian informasi keseluruhan unsur pengendalian termasuk hasil penguatannya, dan
  6. Pemantauan keseluruhan unsur pengendalian.

 

TUJUAN PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

  1. Untuk mengetahui lebih jauh peserta tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Menjamin mutu pelaksanaan kegiatan .
  2. Memberikan peserta pengetahuan dan pemahaman tentang Menjaga konsistensi langkah-langkah pelaksanaan
  3. Menjaga kesinambungan layanan pembinaan penyelenggaraan pengendallian intern; dan
  4. Mencapai hasil kerja yang sesuai dengan kualitas yang diharapkan
  5. Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme bagi peserta pelatihan dan untuk Organisasi

 

MATERI PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

  1. Pemahaman Pengendalian Intern Pemerintah
  2. Manfaat membangun pengendalian intern
  3. Struktur dan unsur pengendalian intern
  4. Pengendalian intern berbasis pada proses
  5. Hambatan implementasi pengendalian intern
  6. Langkah-langkah membangun pengendalian intern yang efektif

 

INSTRUKTUR PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

Mutia Rizal dan tim

 

TEMPAT PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

2 days

 

WAKTU PELATIHAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH

  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 26 Jun 2019-27 Jun 2019
  • 31 Jul 2019-01 Agust 2019
  • 15 Agust 2019-16 Agust 2019
  • 12 Sep 2019-13 Sep 2019
  • 30 Okt 2019-31 Okt 2019
  • 14 Nop 2019-15 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

PENGENDALIAN INTERN INSTANSI PEMERINTAH

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

BARANG MILIK NEGARA: PENGELOLAAN DAN STOCK OPNAME PERSEDIAAN

ACARA

15 – 16 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
29 – 30 April 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
19 – 20 Juni 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta
24 – 25 Juli 2019 | Rp. 4.500.000/ person di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

DESKRIPSI TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

Barang milik negara (BMN), merupakan salah satu unsur aset terbesar dalam laporan keuangan suatu instansi pemerintah. Oleh karena itu, pengelolaan barang mendapatkan perhatian yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan negara secara keseluruhan. Saat ini, masih banyak kementerian/lembaga yang laporan keuangannya belum memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) karena pengelolaan barang yang dianggap belum dapat diyakini. Opini ini menunjukkan bahwa pengelolaan barang masih belum baik dan berisiko menimbulkan kerugian bagi negara, misalnya, adanya barang yang dibiarkan tidak dimanfaatkan (idle), tidak dipelihara, dan tidak dicatat dengan baik sehingga terbengkalai, rusak, bahkan beralih kepemilikan secara tidak sah kepada oknum atau kelompok tertentu. Banyak instansi pemerintah yang meningkatkan kecermatan dalam menginventarisir aset khususnya aset tetap. Pos lain yang harus mendapat perhatian ekstra oleh instansi pemerintah yaitu pos persediaan. Walaupun Persediaan nilainya di neraca tidaklah sebesar Aset Tetap namun sering menjadi pengecualian oleh BPK. Mencuplik dari LHP BPK di beberapa instansi pemerintah, permasalahan umum persediaan menjadi pengecualian adalah bahwa sistem pencatatan dan pelaporan persediaan belum memadai yang disebabkan antara lain tidak ada pencatatan yang memadai atas persediaan pada tiap-tiap unit kerja, dan juga penyaluran barang kepada pemakai tidak didukung dengan bukti permintaan barang dan tidak pernah dilakukan stock  opname secara rutin sebagai bentuk pengendalian. Pelatihan yang diselenggarakan akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai barang milik negara serta memberikan penekanan terhadap cara pengelolaan persediaan termasuk penyelenggaraan stock opname.

 

TUJUAN TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan:

  • Mampu memahami konsep BMN
  • Mampu mengelola, dan menatausahakan BMN
  • Mampu menyelenggarakan penertiban persediaan
  • Mampu melakukan stock opname dengan cermat dan tepat

 

MATERI TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

  1. Pemahaman Konsep Barang Milik Negara
  2. Perencanan kebutuhan Barang Milik Negara
  3. Pemanfaatan dan Penatausahaan Barang Milik Negara
  4. Penertiban dan penatausahaan persediaan
  5. Penyelenggaraan stock opname

 

SASARAN TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

  • Pejabat Struktural dan staf pengelola Barang Milik Negara
  • Pengawas/Inspektorat Instansi Pemerintah
  • Semua level pegawai yang tertarik untuk memahami pengelolaan BMN

 

INSTRUKTUR TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

Mutia Rizal dan tim

 

TEMPAT TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

2 days

 

WAKTU TRAINING PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA

  • 15 Apr 2019-16 Apr 2019
  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 19 Jun 2019-20 Jun 2019
  • 24 Jul 2019-25 Jul 2019
  • 08 Agust 2019-09 Agust 2019
  • 05 Sep 2019-06 Sep 2019
  • 23 Okt 2019-24 Okt 2019
  • 07 Nop 2019-08 Nop 2019
  • 26 Des 2019-27 Des 2019

 

INVESTMENT PRICE/PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/person (full fare) or
  2. Rp. 4.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
  3. Rp. 3.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA DAN STOCK OPNAME PERSEDIAAN

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

OWNER ESTIMATE DAN HUKUM PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH

ACARA

18 – 20 Februari 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Yogyakarta
18 – 20 Maret 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Yogyakarta
01 – 03 April 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Yogyakarta
20 – 22 Mei 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Yogyakarta

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

 

MATERI TRAINING OWNER ESTIMATE DAN HUKUM PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH

  1. Aspek Hukum:
    • Penyusunan Paket dan Ketentuan Pemaketan Pekerjaan
    • Biaya Pengadaan
    • Definisi Kuasa Pengguna Anggaran dan Implikasi Kepres 80 Tahun 2003 Melalui Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2006:
    • Struktur dan Unsur Anggota Panitia Pengadaan
    • Metode Pemilihan Barang, Jasa Pemborongan dan Jasa Lainnya (B/JP/JL) serta Jasa Konsultasi (JK):
    • Pemilihan Penyedia Barang dan Jasa (Lelang umum, lelang terbatas, pemilihan langsung, penunjukan langsung)
    • Metode penyampaian dokumen penawaran
    • Metode evaluasi
    • Evaluasi penawaran untuk jasa konsultasi
    • Sistem Prakualifikasi
    • Alokasi waktu pengadaan Pasca kualifikasi
    • Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang dan Jasa
      • (i)pengumuman, (ii) undangan, (iii) instruksi, (iv) bentuk penawaran & kontrak, (v) syarat kontrak, (vi) daftar kuantitas & harga, (vi) spesifikasi teknis; pengadaan JK: (i) pengumuman, (ii) undangan, (iii) KAK; (iv) RKS, (v) konsep kontrak
  2. Peran Owners Estimate dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
    • Fungsi Owners Estimate di Pengadaan B/J
    • Peran Owners Estimate dalam berbagai pola pengadaan.
    • Diskusi dan studi kasus.
  3. Teknik Penyusunan Owners Estimate
    • Harga pasar
    • Data Kontrak masa lalu
    • Perhitungan harga satuan dan Cost of goods Sold
    • Price list dari pabrikan
    • Delphi Method
    • Referensi harga yang lain.
  4. Perhitungan OE untuk pengadaaan international
    • Ketentuan – ketentuan pengadaan internasional
    • Biaya-biaya pengadaan internasional
    • Ilustrasi perhitungan OE untuk pengadaan internasional
  5. Perhitungan OE Proyek
    • Network Planning
    • Menerjemahkan network planning menjadi bar chart
    • Estimasi biaya setiap aktivitas proyek dengan konsep ABB (Activity- Based Budgeting)
    • Penentuan Project Cash Budget.
  6. Perhitungan OE untuk pengadaan jasa
    • Perbedaan barang dan jasa
    • Ketentuan pengadaan jasa bagi BUMN dan lembaga pemerintah
    • Aplikasi traditional cost accounting dan Activity-Based Costing untuk perhitungan OE pengadaan jasa.
  7. Konsep TCO (Total Cost of Ownership) untuk pengadaan aktiva tetap
    • Konsep Biaya dan Penganggaran Modal
    • Time value of money
    • Menghitung TCO dengan Net Present Value (NPV)
    • Latihan perhitungan TCO.
  8. Studi Kasus dan Diskusi

 

TEMPAT TRAININGOWNER ESTIMATE DAN HUKUM PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH

Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI TRAINING OWNER ESTIMATE DAN HUKUM PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH

3 hari

 

JADWAL TRAINING 2019

  1. 18 Feb 2019-20 Feb 2019
  2. 18 Mar 2019-20 Mar 2019
  3. 01 Apr 2019-03 Apr 2019
  4. 20 Mei 2019-22 Mei 2019
  5. 17 Jun 2019-19 Jun 2019
  6. 01 Jul 2019-03 Jul 2019
  7. 19 Agust 2019-21 Agust 2019
  8. 16 Sep 2019-18 Sep 2019
  9. 30 Sep 2019-02 Okt 2019
  10. 18 Nop 2019-20 Nop 2019
  11. 02 Des 2019-04 Des 2019

 

HARGA INVESTASI/PESERTA

  1. 6.500.000/peserta (bayarpenuh) atau
  2. 6.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggusebelum training) atau
  3. 5.950.000/peserta (pesertabergroup yang terdiridari 3 pesertaataulebihdari 1 perusahaan yang sama)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified Instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

ASPEK HUKUM DAN OE PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days

PELAYANAN PRIMA BAGI APARATUR PEMERINTAHAN

Acara

30 Januari – 01 Februari 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Bandung
06 – 08 Februari 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Bandung
04 – 06 Maret 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Bandung
24 – 26 April 2019 | Rp 6.500.000/ peserta di Bandung

Jadwal Training 2019 Selanjutnya …

 

 

PENDAHULUAN

Pemerintah adalah lembaga publik service yang melayani masyarakat. Masyarakat sebagai pengguna jasa layanan pemerintah tentunya harus diberikan pelayanan yang sebaik baiknya karena Aparatur pemerintah (PNS) merupakan kunci keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, sesuai dengan ketentuan ketentuan sebagai berikut :

  1. Kepmenpan 81/1993 tentang Pedoman Tatalaksana Pelayanan Umum,
  2. Inpres 1/1995 tentang Perbaikan dan Peningkatan Mutu Pelayanan Aparatur Pemerintah Kepada Masyarakat,
  3. SE Menkowasbangpan No. 56/Wasbangpan /6/98 tentang Langkah-Langkah Nyata Memperbaiki Pelayanan Masyarakat,
  4. Kepmenpan 63/KEP/M.PAN/7/2004 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik       dan
  5. Kepmenpan no. 63 Tahun 2004, tentang azas dan hakikat Pelayanan Publik

maka setiap aparatur negara wajib memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Setiap aparatur pemerintah dituntut untuk memiliki kompetensis sesuai dengan PP no 101 tahun 2000. Secara definisi kompetensi itu sendiri adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang PNS, berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya.

Berikut ini adalah tuntutan kompetensi yang harus dimiliki oleh aparatur pemerintah :

  1. Mampu melaksanakan kebijakan-kebijakan di bidang pelayanan
  2. mampu menerapkan strategi Pelayanan Prima dalam pengelolaan Pelayanan Publik.

Berdasarkan hal tersebut di atas maka pelatihan customer service atau Pelayanan Prima Bagi Aparatur Pemerintahan ini perlu untuk dilaksanakan.

 

TUJUAN PELATIHAN 

Pelatihan ini bertujuan untuk

  1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi.
  2. Meningkatkan kemampu untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan di bidang pelayanan dan mampu menerapkan strategi Pelayanan Prima dalam pengelolaan Pelayanan Publik

 

MATERI PELATIHAN PELAYANAN PRIMA BAGI APARATUR PEMERINTAHAN

Konsep dan philosopi pelayanan prima

  1. Customer service (CS) dalam aparatur pemerintahan,
    1. Ketentuan dan aspek hukum dalam pelayanan prima,
    2. Konsep kosumen internal dan ekternal ,
    3. Kecerdasan IQ dan EQ dalam hubungannya dengan pelayanan prima
  2. Identifikasi keluhan yang terjadi pada setiap unit,
    1. Customer service fungsi, peran dan tanggungjawab,
    2. Unsur profesionalisme petugas CS : knowledge, skill, attitude, grooming
  3. Tuntutan kompetensi CS, Proses dan karakteristik pelayanan prima
  4. Prinsip prinsip pelayanan : Kejelasan , Kepastian waktu , Akurasi ,Keamanan , Tanggung jawab ,Kelengkapan sarana prasarana , Kemudahan akses , Kedisiplinan, kesopanan, dan keramahan Kenyamanan
  5. 8 suplemen pelayanan : Information, consultation, undertaking, hospitality,caretaking,exception, billing, payment
  6. Penetapan standar pelayanan yang professional : prosedur, waktu, biaya, produk pelayanan, sarana dna prasarana, kompetensi petugas
  7. Profesionalisme petugas CS :
  8. Knowledge termasuk : pengetahuan umum, tentang pekerjaan
  9. Skills termasuk : komunikasi verbal dan tertulis, interpersonal, kerjasama tim, kepemimpinan, fleksibilitas, IT, mengolah angka problem saving,
  10. Attitude termasuk : inisiatif proaktif, stabil secara emosional, percaya diri, motivasi diri
  11. Grooming termasuk : penampilan, bahasa tubuh, ekspresi wajah
  12. Memahami watak manusia dan perilakunya :
  13. koleris-kuat, phlegmatis- damai, sanguinis-populer dan melankolis-sempurna
  14. Test watak untuk masing masing peserta pelatihan,
  15. Memahami watak dan karakteristik masing maisng kelebihan dan kekurangannya,
  16. Melayani dan handle masing masing watak ( bagaimana melayani watak koleris, malayani watak phlegmatis, melayani watak sanguinis dan melayani melankolis sempurna)
  1. Pemahaman tentang Komplain :
    1. Pengertian  komplain dan manfaat komplain,
    2. Kapan komplain terjadi dan dimana,
    3. Komplain dan sikap pelanggan,
    4. Dampak dari kegagalan menangani komplain
  2. Komplain handling :
    1. Penyebab timbulnya komplaint,
    2. Mengenali Harapan  dan Emosi Pelanggan :
    3. Perbedaan kebutuhan emosional dan rasional pelanggan,
    4. Tahap-tahap dalam emosi pelanggan, Tipe-tipe pelanggan yang menantang
  3. Mengenali Penyebab-Penyebab Komplain :
    1. Langkah-Langkah Penanganan Komplain,
    2. Menurunkan emosi negatif,
    3. Mendengarkan secara reflektif,
    4. Menunjukkan empati dengan pemilihan kalimat yang positif,
    5. Mengambil tindakan penyelesaian komplain, termasuk bagaimana mengatakan ‘tidak’ dengan positif,
    6. Menutup interaksi secara positif Tindak lanjut, pastikan kepuasan pelanggan dan tinggalkan kesan yang menyenangkan.
  4. Praktek pelayanan prima :

Menyapa, bersalaman, cara duduk, cara berdiri, menyampaikan informasi, bahsa tubuh yang benar dan yang salah, cara mengidentifikasi keluhan, teknik memberikan penjelasan, teknik memulai dna mengahiri layanan

 

INSTRUKTUR

DR. Ayi Tejaningrum, SE., MT. and Team

Dr. Ayi Tejaningrum,SE.,MT. Adalah lulusan magister dan doktor dari teknik dan manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), dan sarjana dari IKOPIN Bandung jurusan manajemen produksi. Lebih dari 24 tahun mengajar di perguruan tinggi, seperti di IKOPIN, STIE EKUITAS dan Universitas Widyatama untuk mata kuliah dengan topik-topik sebagai berikut : Manajemen pemasaran, Manjaemen Sumber Daya Manusia, Kewirausahaan, Manajemen mutu, Statistitical Quality Control, Manajemen projek, Penjadwalan projek, ISO 9000, Manajemen SDM, Sistem Operasi I dan II, Six Sigma. Dr. Ayi Tejaningrum SE. MT. termasuk instruktur yang produktif, sudah ratusan kelas training, baik publik maupun inhouse training, yang sudah beliau berikan. Banyak perusahaan di Indonesia yang sudah ikutserta di kelas training Beliau diantaranya Pt. Pertamina (Persero), Pt. Semen Gresik, Pt. Pupuk Sri Widjaya, Pt. Arun Lng, Pt. Semen Padang, Pt. Chevron Indonesia , Setjen Dpr Ri , Setjen Mpr Ri , Pt. Peruri , Kementrian Sek. Negara, Sekretaraian Wakil Presiden , Bapenas, Departemen pertanian, PPATK, Pegadaian, Dirjen Tenaga Kerja, Departemen Pertanian, Pemda Jatim, Pt. Pln , Pt. Total , Pt. Pupuk Kujang , Pt. Pupuk Kaltim , Pt. Trubalindo Coal Mining , Pt. Tambang Batu Bara Adaro Iddonesia, Telkomsell, Telkom, Bank CIMB niaga, Bank BJB dan masih banyak yang lainnya. Dalam waktu yang demikian panjang yang telah Beliau lalui, Dr. Ayi Tejaningrum SE. MT. telah memiliki pengalaman riil praktis dan ditopang kemampuan akademis yang baik maka setiap kelas yang Beliau sampaikan akan memperoleh wawasan dan manfaat training yang lebih baik.

Beberapa In house training Untuk Service excellence diantaranya adalah

  1. Bapenas
  2. PPATK bagian GE
  3. PT Pupuk Sriwidjaya
  4. PT KAI
  5. Pertamina
  6. Kantor Pelayanan Pajak Kalimantan Selatan
  7. Kantor Pelayanan Pajak Kabupaten Tanjung pinang
  8. Bank CIMB Niaga
  9. Pegawai beberapa perguruan tinggi swata di Jawa Tengah
  10. Angkutan Danau dan Laut Dirjen Perhubungan
  11. Sarinah dll

 

TEMPAT TRAINING

Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Serela, Gino Feruci), Amaroossa Hotel, Noor Hotel, Grand Setiabudi Hotel, dll

 

DURASI TRAINING

3 hari

 

JADWAL TRAINING 2019

  1. 30 Jan 2019-01 Feb 2019
  2. 06 Feb 2019-08 Feb 2019
  3. 04 Mar 2019-06 Mar 2019
  4. 24 Apr 2019-26 Apr 2019
  5. 27 Mei 2019-29 Mei 2019
  6. 19 Jun 2019-21 Jun 2019
  7. 31 Jul 2019-02 Agust 2019
  8. 05 Agust 2019-07 Agust 2019
  9. 02 Sep 2019-04 Sep 2019
  10. 30 Okt 2019-01 Nop 2019
  11. 04 Nop 2019-06 Nop 2019
  12. 04 Des 2019-06 Des 2019

 

HARGA INVESTASI/PESERTA

  1. 6.500.000/peserta (bayar penuh) atau
  2. 6.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. 5.950.000/peserta (peserta bergroup yang terdiri dari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FASILITAS UNTUK PESERTA 

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  10. Qualified instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

 

PELAYANAN PRIMA BAGI APARATUR PEMERINTAHAN

 

Formulir Pra-Pendaftaran Public Training / Permintaan Informasi Lebih Lanjut
  1. JENIS INFORMASI/TRAINING
  2. (required)
  3. (required)
  4. DATA PRIBADI
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. DATA PRE REGISTRATION (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. PESAN UNTUK PENYELENGGARA TRAINING
 

cforms contact form by delicious:days